BREAKING NEWS
Sabtu, 08 Agustus 2026

MBG Jadi Senjata Baru Pemerintah Tekan Stunting, Menkes Soroti Peran Penting Gizi Ibu Hamil

Dharma - Senin, 22 Juni 2026 14:09 WIB
MBG Jadi Senjata Baru Pemerintah Tekan Stunting, Menkes Soroti Peran Penting Gizi Ibu Hamil
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, Senin (22/6). Di kantor Kemenkes, Jakarta Selatan. (Foto: Bloomberg Technoz/Dinda Decembria)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu strategi utama pemerintah dalam upaya menekan angka stunting di Indonesia. Program ini disebut tidak hanya menyasar anak, tetapi juga perlu diperkuat pada kelompok rentan seperti ibu hamil dan balita.

Budi menekankan, penanganan stunting tidak bisa hanya difokuskan pada anak setelah lahir, melainkan harus dimulai sejak masa kehamilan. Kondisi gizi ibu hamil dinilai sangat menentukan kualitas kesehatan bayi yang dilahirkan.

"Ibu hamil harus menjadi target utama karena kondisi gizinya sangat menentukan kesehatan bayi yang dilahirkan," ujar Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Senin (22/6/2026).

Baca Juga:

Ia menjelaskan, masih tingginya kasus gangguan kesehatan pada bayi dan anak berkaitan erat dengan kurangnya asupan gizi sejak masa kehamilan hingga awal pertumbuhan anak. Karena itu, intervensi gizi sejak dini dianggap penting untuk memutus rantai stunting.

Selain ibu hamil, Budi juga menyoroti pentingnya peran ibu menyusui dan pemberian ASI eksklusif hingga dua tahun sebagai bagian dari pemenuhan gizi anak pada fase emas pertumbuhan.

Program MBG diharapkan tidak hanya berdampak pada penurunan stunting, tetapi juga mampu mengurangi risiko penyakit jangka panjang jika dijalankan secara tepat sasaran dan berkelanjutan.

Pemerintah, kata Budi, akan terus melakukan evaluasi berbasis data untuk memastikan efektivitas program tersebut di berbagai daerah.

Dengan pendekatan intervensi gizi yang lebih terarah, pemerintah optimistis angka stunting dapat ditekan dan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan semakin meningkat.* (d/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
BGN Persilakan Kejagung Usut 41 Nama yang Disebut dalam Kasus Dugaan Korupsi MBG
Sekda Aceh Dukung Sensus Ekonomi 2026, Sebut Data Akurat Kunci Pembangunan
Mualem Siapkan Revisi Pengembangan Blok Andaman, Dorong Hilirisasi Gas di Aceh
Golkar Ingatkan PDI-P Soal Posisi Penyeimbang, Minta Kritik Lebih Matang dan Tidak Memanaskan Situasi
Sony Sonjaya Ungkap Dugaan Pola Perubahan Yayasan SPPG dalam Kasus Korupsi MBG
Stok Beras Tembus 5,2 Juta Ton, Mentan Amran Tegaskan Indonesia Tak Perlu Impor
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru