Dipecat dan Dipenjara, Empat Prajurit TNI Penyiram Aktivis KontraS Ajukan Banding
JAKARTA Oditurat Militer II07 Jakarta memutuskan tidak mengajukan banding atas putusan majelis hakim terhadap empat anggota Badan Intel
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan pemerintah tidak akan melakukan impor beras konsumsi dalam waktu dekat. Kepastian itu disampaikan menyusul melimpahnya stok beras nasional yang saat ini mencapai sekitar 5,2 juta ton.
Amran mengatakan, ketersediaan cadangan beras pemerintah yang dikelola Perum Bulog berada dalam kondisi aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Karena itu, pemerintah menilai tidak ada alasan untuk membuka keran impor beras medium.
"Stok kita per hari ini bulan Juni berada pada sekitar 5,2 juta ton dan stok kita aman. Yang terpenting, sejak tahun 2025 tidak ada izin impor beras medium yang dikeluarkan hingga saat ini," kata Amran, Sabtu (20/6/2026).Baca Juga:
Menurut Amran, besarnya stok beras nasional dapat dilihat dari kapasitas gudang Bulog yang saat ini tidak lagi mampu menampung seluruh cadangan beras yang tersedia. Dari kapasitas gudang sekitar 3 juta ton, Bulog bahkan harus menyewa tambahan gudang berkapasitas sekitar 2,2 juta ton untuk menyimpan stok yang terus bertambah.
"Kapasitas gudang Bulog hanya sekitar 3 juta ton, sementara stok saat ini mencapai 5,2 juta ton. Artinya, Bulog harus menyewa tambahan gudang untuk menampung kelebihan stok tersebut," ujarnya.
Selain itu, Amran mengungkapkan laporan terbaru Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) turut mencatat peningkatan stok beras Indonesia sebagai salah satu faktor yang mendukung tingginya cadangan beras global.
Dalam laporan Food Outlook edisi Juni 2026, FAO memperkirakan stok beras dunia pada akhir periode 2026/2027 mencapai 213,8 juta ton atau menjadi salah satu level tertinggi dalam satu dekade terakhir. Indonesia diproyeksikan memiliki stok beras sekitar 7,5 juta ton pada periode 2025/2026 dan meningkat menjadi 7,8 juta ton pada periode 2026/2027.
Dengan kondisi tersebut, Amran menilai peluang Indonesia untuk menjadi negara pengekspor beras semakin terbuka apabila tren peningkatan produksi dan cadangan pangan nasional terus berlanjut.
Tak hanya itu, Amran juga menegaskan bahwa komoditas beras tidak lagi menjadi penyumbang utama inflasi nasional dalam dua tahun terakhir. Menurutnya, peningkatan produksi dan terjaganya pasokan dalam negeri berhasil menjaga stabilitas harga beras di pasaran.
"Selama dua tahun berturut-turut, beras bukan lagi penyumbang utama inflasi nasional. Ini menunjukkan produksi dan pasokan kita semakin kuat," tegas Amran.
Pemerintah berharap kondisi stok yang melimpah dapat menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus memberikan kepastian bagi masyarakat terkait ketersediaan beras di seluruh wilayah Indonesia.*
(oz/dh)
JAKARTA Oditurat Militer II07 Jakarta memutuskan tidak mengajukan banding atas putusan majelis hakim terhadap empat anggota Badan Intel
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan pemerintah tidak akan melakukan impor beras konsumsi dalam waktu dekat
EKONOMI
JAKARTA Roy Suryo berencana mengajukan penangguhan penahanan setelah ditahan oleh Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penyebaran tudin
HUKUM DAN KRIMINAL
LHOKNGA Musyawarah Ke2 Persatuan Masyarakat Langsa (Permasa) yang digelar di kawasan Pantai Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (20/6/
POLITIK
JAKARTA Partai Demokrat meminta PDI Perjuangan (PDIP) menunjukkan sikap politik yang lebih tegas terkait posisinya terhadap pemerintahan
POLITIK
JAKARTA Wortel selama ini dikenal sebagai salah satu makanan yang baik untuk kesehatan mata karena kaya akan vitamin A. Namun, anggapan
KESEHATAN
JAKARTA Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau Ara menegaskan bantuan perumahan pemerintah harus tepat sasar
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Seorang anak lakilaki berusia 10 tahun bernama Azka Al Fatih dilaporkan hilang usai menunaikan salat Jumat di Kecamatan Pat
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, merespons video viral yang memperlihatkan sejumlah siswa di Kabupaten Samosir terlambat m
PEMERINTAHAN
JAKARTA Proses hukum kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke7 RI Joko Widodo memasuki babak baru. Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dok
NASIONAL