BREAKING NEWS
Jumat, 26 Juni 2026

Digitalisasi Pasar Dimulai, Rico Waas Luncurkan Sistem Pembayaran Nontunai di Pasar Petisah

Abyadi Siregar - Kamis, 25 Juni 2026 16:38 WIB
Digitalisasi Pasar Dimulai, Rico Waas Luncurkan Sistem Pembayaran Nontunai di Pasar Petisah
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meluncurkan Sistem Pembayaran Kontribusi dan Digitalisasi Pasar di Pasar Tradisional Petisah, Kamis, 25 Juni 2026. (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

"Hari ini adalah langkah yang berani. Agar nantinya semua pembayaran kontribusi oleh pedagang itu clear, tidak ada yang aneh-aneh di tengah. Tidak ada lagi istilah 'potong tengah'. Semuanya direct dan bisa dikontrol secara real time setiap harinya," tegas Rico Waas.

Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran PUD Pasar Kota Medan yang telah mendorong lahirnya inovasi tersebut.

Menurutnya, perubahan sistem yang dilakukan saat ini merupakan investasi penting bagi masa depan pasar tradisional di Kota Medan.

"Ini adalah sebuah langkah awal. Perubahan memang tidak mudah, tapi jangan takut dan jangan ragu untuk berubah karena ini untuk kebaikan kita semua. Pasar Petisah dan pasar-pasar lainnya adalah milik masyarakat Kota Medan yang harus kita perjuangkan," pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PUD Pasar Kota Medan, Anggia Ramadhan, mengatakan digitalisasi yang diluncurkan bukan hanya perubahan metode pembayaran, tetapi juga bagian dari reformasi tata kelola pasar secara menyeluruh.

"Ini adalah langkah awal reformasi tata kelola pasar menuju sistem yang lebih modern, transparan, akuntabel, dan profesional. Ini juga menjadi semangat Bapak Wali Kota Medan dalam mewujudkan pemerintahan serta BUMD yang bersih," ujarnya.

Menurut Anggia, transformasi digital menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda lagi mengingat perubahan perilaku konsumen yang semakin cepat serta meningkatnya persaingan dengan pasar modern dan platform e-commerce.

"Jika para pedagang tidak mampu mengimbangi tuntutan pelayanan yang cepat dan berkualitas, dikhawatirkan pasar tradisional akan kehilangan daya saingnya. Oleh karena itu, PD Pasar menegaskan bahwa digitalisasi kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan demi membangun lingkungan pasar yang bersih, tertib, aman, dan nyaman," tambahnya.

Melalui program ini, Pemerintah Kota Medan berharap pasar tradisional dapat berkembang menjadi pusat perdagangan yang lebih modern tanpa meninggalkan fungsi utamanya sebagai penggerak ekonomi masyarakat kecil dan menengah.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bupati Baharuddin Apresiasi Kafilah Batu Bara, Raih Sederet Prestasi di MTQ ke-40 Sumut 2026
LKBH Binjai Desak Pemko Terbitkan Perda Earmarking Parkir Lapangan Merdeka, Dana Diminta Kembali untuk Fasilitas Publik
Khawatir Kehilangan Mata Pencaharian, Ribuan Relawan SPPG Geruduk Kantor Bupati Bangkalan: Jangan Hentikan MBG
DPR Usul AI Bantu Analisis Penyakit, Menkes: Dokter Tetap Harus Periksa dan Sentuh Pasien
Asahan Raih Juara Umum V MTQ Sumut 2026, Bupati Taufik Apresiasi Perjuangan Kafilah
Sumut Raih WTP Ke-12 Berturut-turut, Bobby Nasution Minta Aparatur Jaga Integritas dan Kinerja
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru