Hujan Deras dan Badai Petir, Laga Meksiko vs Ekuador di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Ditunda
AZTECA Pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Meksiko melawan Ekuador mengalami penundaan akibat cuaca buruk yang melanda S
OLAHRAGA
MEDAN – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap menegaskan bahwa pemahaman terhadap kode etik dan integritas merupakan fondasi utama dalam membentuk aparatur sipil negara (ASN) yang profesional, kompeten, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Hal tersebut disampaikan Sulaiman Harahap saat menjadi narasumber pada Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Batch VII Golongan III yang berlangsung di Ruang Rapat Sekda Sumut, Lantai 9 Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Selasa (30/6/2026).
Menurut Sulaiman, integritas dan profesionalisme bukan hanya menjadi kewajiban yang diatur dalam regulasi, tetapi juga merupakan tanggung jawab moral setiap aparatur negara dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.Baca Juga:
Ia menilai birokrasi yang bersih, kompeten, dan berorientasi pada hasil nyata menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung kemajuan bangsa.
"Profesional itu bukan sekadar status, tetapi sifat yang mencerminkan kemampuan, kompetensi, dan komitmen dalam menjalankan profesi," ujarnya.
Sulaiman juga mengingatkan bahwa sikap profesional harus tercermin sejak awal seseorang menjadi ASN.
Karena itu, ia meminta seluruh aparatur menghindari berbagai tindakan yang dapat merusak integritas, seperti melakukan pungutan liar (pungli), bekerja di luar tugas pada jam kerja, maupun menggunakan waktu kerja untuk kepentingan pribadi.
Ia mengatakan reformasi birokrasi yang menjadi arahan Presiden menuntut ASN mampu bekerja lebih cepat, responsif, efektif, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Selain itu, Sulaiman mengajak para ASN meninggalkan pola pikir lama yang dapat menghambat kemajuan, seperti merasa aman hingga masa pensiun, bekerja sekadarnya, atau menganggap kerja keras tidak berpengaruh terhadap jenjang karier.
Menurutnya, pola pikir seperti itu hanya akan menurunkan kualitas pelayanan publik dan berpotensi menyebabkan pemborosan anggaran negara.
Sebaliknya, ASN yang memiliki integritas, kompetensi, dan kinerja yang baik akan memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan karier.
Dampaknya, pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam bidang perizinan, dapat berjalan lebih cepat, mudah, dan berkualitas sehingga meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah.
AZTECA Pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Meksiko melawan Ekuador mengalami penundaan akibat cuaca buruk yang melanda S
OLAHRAGA
NEW JERSEY Timnas Prancis memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Swedia dengan skor meyakinkan 30 pa
OLAHRAGA
ARLINGTON Norwegia memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Pantai Gading dengan skor 21 pada pertandi
OLAHRAGA
JAKARTA Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi salah satu fasilitas pembiayaan yang banyak dimanfaatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, da
EKONOMI
OlehBenediktus Hestu Cipto HandoyoPERHATIAN publik kembali tertuju pada penegakan hukum setelah mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Rise
OPINI
JAKARTA Zikir Hasbunallah wa ni&039mal wakil, ni&039mal maula wa ni&039man nashir merupakan salah satu bacaan yang sering diamalka
AGAMA
LABUHANBATU SELATAN Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah
PEMERINTAHAN
ASAHAN Pemerintah Kabupaten Asahan menyambut kunjungan Tim Monitoring Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Utara dalam rangka Hari K
PEMERINTAHAN
MEDAN Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap menegaskan bahwa pemahaman terhadap k
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyalurkan bantuan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) senilai Rp3,5 mil
PEMERINTAHAN