BREAKING NEWS
Jumat, 03 Juli 2026

Forum Komdigi APEKSI XVIII Bahas Transformasi Digital, Rico Waas: Pemerintah Harus Cepat dan Adaptif

Abyadi Siregar - Kamis, 02 Juli 2026 10:00 WIB
Forum Komdigi APEKSI XVIII Bahas Transformasi Digital, Rico Waas: Pemerintah Harus Cepat dan Adaptif
Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Adlan S.Pd saat membuka Forum Komdigi yang merupakan rangkaian Rakernas XVIII APEKSI di Hotel Aryaduta Medan, Rabu (1/7/2026). (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Kedaulatan bangsa di era digital tidak lagi hanya ditentukan oleh luas wilayah atau kekayaan sumber daya alam.

Kemampuan mengelola data, menguasai informasi, serta menjaga kepercayaan publik di ruang digital kini menjadi bagian penting dalam memperkuat pemerintahan.

Hal itu menjadi salah satu pembahasan utama dalam Forum Komunikasi dan Digitalisasi (Komdigi) yang merupakan rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Hotel Aryaduta Medan, Rabu (1/7/2026).

Baca Juga:

Forum dibuka oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Adlan S.Pd.

Dalam sambutannya, Rico Waas menegaskan bahwa transformasi digital kini menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda.

"Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Pemerintah daerah harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar pelayanan publik lebih cepat, efektif, dan akurat," ujar Adlan.

Menurutnya, perkembangan teknologi menuntut pemerintah daerah menghadirkan pelayanan publik yang semakin responsif sekaligus mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.

Selain pelayanan publik, komunikasi pemerintah juga dinilai memiliki peran yang semakin strategis.

Adlan mengatakan media sosial pemerintah harus dimanfaatkan sebagai saluran informasi resmi sekaligus ruang untuk menyerap aspirasi masyarakat.

"Ketika pemerintah terlambat memberi penjelasan, ruang itu akan diisi spekulasi," kata Adlan.

Ia juga menyoroti meningkatnya ancaman hoaks, disinformasi, hingga kejahatan digital seperti judi online yang dinilai semakin mengkhawatirkan, terutama di kalangan generasi muda.

Karena itu, pemerintah dituntut lebih cepat menghadirkan informasi yang akurat, berbasis data dan fakta, khususnya saat menghadapi situasi darurat agar tidak memberi ruang bagi penyebaran informasi yang menyesatkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara, Erwin Hotmansyah Harahap, mengatakan tantangan transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan perkembangan teknologi, tetapi juga menyangkut aspek hukum dalam pengelolaan informasi publik.

Menurut Erwin, pemerintah perlu memperkuat counter narrative berbasis data agar mampu meluruskan berbagai opini yang berkembang di media sosial.

Ia juga memperkenalkan inovasi digital Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui aplikasi PASADA (Portal Satu Data) yang menjadi pusat data statistik sektoral.

Aplikasi tersebut diharapkan memudahkan masyarakat, pelaku usaha, hingga investor dalam memperoleh berbagai data strategis daerah.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kominfo Kota Medan Arrahmaan Pane menjelaskan Forum Komdigi diselenggarakan sebagai respons terhadap semakin kompleksnya tantangan transformasi digital yang dihadapi pemerintah daerah.

Mengusung tema "Digitalization Insights, Better Government", forum tersebut menjadi wadah berbagi pengalaman, wawasan, serta praktik terbaik antar-Dinas Kominfo dari berbagai kota di Indonesia dalam mengembangkan layanan pemerintahan berbasis digital.

Forum Komdigi berlangsung pada 1–2 Juli 2026 dan diikuti 98 Kepala Dinas Kominfo dari kota-kota anggota APEKSI.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Medan menegaskan komitmennya untuk terus mendorong terwujudnya pemerintahan digital yang modern, adaptif, transparan, serta mampu membangun kepercayaan publik melalui komunikasi yang terbuka dan berbasis data.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dialog Kota Tangguh APEKSI Bahas Ketahanan Pangan, Rico Waas Tekankan Kolaborasi Hadapi Bencana
Dibuka Wamendagri Bima Arya, Rico Waas Dorong Rakernas XVIII APEKSI Hasilkan Aksi Nyata untuk Perkuat Pembangunan Daerah
Ladies Program Rakernas APEKSI 2026, Airin Rico Waas Dorong Peran Ibu Bangun Keluarga Hebat dan Berkelanjutan
Hadiri HUT APKASI di Deli Serdang, Bobby Nasution Dorong Sinkronisasi Kebijakan Fiskal antara Pemprov dan Kabupaten
Bobby Nasution Dorong Peran Pemprov Perkuat Tindak Lanjut Rekomendasi Rakernas APEKSI 2026
Wali Kota Mahyaruddin Salim Promosikan Produk Unggulan Tanjungbalai di Indonesia City Expo 2026 Rakernas APEKSI
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Kapolri: Reformasi Polri Bukan Beban

Kapolri: Reformasi Polri Bukan Beban

JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa reformasi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia bukanlah sebuah beb

HUKUM DAN KRIMINAL