BREAKING NEWS
Senin, 06 Juli 2026

KAGAMA Bangun Harapan di Pedalaman Aceh Tamiang, 26 Huntara Diserahkan untuk Korban Bencana

T.Jamaluddin - Senin, 06 Juli 2026 08:17 WIB
KAGAMA Bangun Harapan di Pedalaman Aceh Tamiang, 26 Huntara Diserahkan untuk Korban Bencana
KAGAMA menyerahkan sebanyak 26 unit huntara kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (5/7/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ACEH TAMIANG – Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) menyerahkan sebanyak 26 unit hunian sementara (huntara) kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (5/7/2026). Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan bagi masyarakat yang masih berjuang bangkit pascabencana.

Penyerahan huntara dilakukan secara simbolis oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) yang juga Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat KAGAMA, Nezar Patria, bersama Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., serta Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah pejabat dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang.

Baca Juga:

Dalam sambutannya, Sekda Aceh M. Nasir yang juga menjabat sebagai Ketua KAGAMA Aceh mengatakan keterlibatan alumni UGM dalam penanganan bencana telah memberikan kontribusi nyata, baik di tingkat daerah maupun nasional.

"KAGAMA telah banyak berperan dalam menanggulangi bencana. Selaku Sekda Aceh, saya berkomitmen untuk terus memberikan sumbangsih dalam membangun Aceh pascabencana. Hal ini juga sejalan dengan instruksi Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, untuk mempercepat proses pemulihan bagi masyarakat terdampak," ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, M. Nasir turut mengajak jajaran Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), di antaranya Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) dan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh.

Menurutnya, kehadiran dua instansi tersebut bertujuan memastikan bantuan yang diberikan dapat diterima masyarakat secara tepat sasaran sekaligus terintegrasi dengan program pemulihan pemerintah.

"Kami sengaja mengajak Kepala Dinas ESDM untuk membantu penanganan kelistrikan melalui bantuan lampu tenaga surya, sementara BPBA fokus pada distribusi logistik bagi masyarakat terdampak," katanya.

Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, akses menuju Desa Sekumur masih membutuhkan perhatian serius. Selain kondisi jalan yang belum sepenuhnya pulih, sejumlah fasilitas umum dan rumah warga juga masih dalam tahap rehabilitasi setelah terdampak bencana hidrometeorologi.

Pemerintah Aceh bersama KAGAMA berharap pembangunan huntara tersebut dapat menjadi solusi sementara bagi warga sekaligus memberikan semangat baru dalam menjalani proses pemulihan.

Kehadiran berbagai pihak, mulai dari pemerintah, perguruan tinggi, hingga organisasi alumni, diharapkan mampu mempercepat rehabilitasi kawasan terdampak sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sosial dan ekonomi secara normal.* (dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
135 Reje Kampung Resmi Dilantik di Bener Meriah, Bupati Tekankan Transparansi Dana Desa dan Sinergi Jaga Keamanan
Bupati Anton Achmad Saragih: Sinergi Polri dan Forkopimda Jadi Fondasi Menjaga Stabilitas dan Mendorong Pembangunan Simalungun
Sekda Aceh Ikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat I LAN RI, Siapkan Pemimpin Birokrasi yang Adaptif
Sekda Aceh Sambangi Praja IPDN Asal Aceh di Jatinangor, Perkuat Komitmen Membangun SDM Unggul
T.A. Khalid Raih Gelar Doktor di Unpad, Sekda Aceh: Inspirasi bagi Generasi Muda Aceh
Wakil Wali Kota Medan Gowes Bersama Forkopimda, Pantau Kondisi Kota Sambil Perkuat Sinergi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru