BREAKING NEWS
Selasa, 08 September 2026

Berkantor di Kepulauan Nias, Bobby Nasution Bawa Agenda Besar Percepat Pembangunan Infrastruktur hingga Kesehatan

Abyadi Siregar - Selasa, 21 Juli 2026 20:41 WIB
Berkantor di Kepulauan Nias, Bobby Nasution Bawa Agenda Besar Percepat Pembangunan Infrastruktur hingga Kesehatan
Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution menyusuri ruas jalan mulai dari Desa Silimbowo Siwalawa, Kecamatan Lolowau, Nias Selatan, hingga Kecamatan Sirombu, Nias Barat, Sabtu (18/7/2026). (foto: Diskominfo Sumut)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN — Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution membawa sejumlah agenda strategis saat menjalankan komitmen berkantor di Kepulauan Nias.

Fokus utama diarahkan pada percepatan pembangunan di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pariwisata, hingga penguatan ketahanan logistik masyarakat kepulauan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut Erwin Hotmansah Harahap mengatakan, kehadiran Gubernur Bobby Nasution di Kepulauan Nias merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk melihat langsung kebutuhan masyarakat sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan pembangunan.

Baca Juga:

Menurut Erwin, ada tiga sektor utama yang menjadi perhatian pemerintah provinsi, yakni pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, pemerataan fasilitas pendidikan, serta peningkatan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat.

"Pak Gubernur memfokuskan akselerasi pembangunan pada tiga sektor krusial, yakni percepatan infrastruktur jalan dan jembatan, pemerataan fasilitas pendidikan, serta penguatan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat kepulauan," kata Erwin, Selasa (21/7/2026).

Di sektor infrastruktur, Pemprov Sumut memastikan rekonstruksi ruas jalan strategis yang menghubungkan Kabupaten Nias Selatan dan Nias Barat melalui jalur pantai barat mulai dikerjakan pada Agustus 2026.

Kepastian tersebut diperoleh setelah Bobby Nasution melakukan peninjauan langsung kondisi jalan dari Desa Silimbowo Siwalawa, Kecamatan Lolowau, hingga Kecamatan Sirombu.

Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi jalan mengalami kerusakan cukup parah dan selama ini menjadi hambatan bagi aktivitas masyarakat, terutama dalam mobilitas ekonomi dan pelayanan publik.

Pada tahap awal, pemerintah memprioritaskan pembangunan sepanjang 2,3 kilometer ruas jalan tersebut.

Selain jalan, Bobby juga menerima aspirasi masyarakat terkait pembangunan jaringan irigasi untuk mendukung sektor pertanian.

Sekitar 500 hektare lahan sawah di wilayah tersebut membutuhkan dukungan pengairan karena sebagian saluran irigasi tidak lagi berfungsi maksimal.

Sementara di Kota Gunungsitoli, Pemprov Sumut memastikan perbaikan lantai Jembatan Sungai Mo'awo di Jalan Yos Sudarso mulai dilakukan tahun ini.

Perbaikan tersebut diharapkan dapat mengurangi kemacetan sekaligus memperlancar akses menuju Kabupaten Nias Utara.

Selain infrastruktur, sektor pendidikan juga menjadi perhatian dalam agenda pembangunan Kepulauan Nias.

Pemprov Sumut melakukan relokasi dan rekonstruksi sejumlah sekolah unggulan, salah satunya SMK Negeri 1 Gido di Kabupaten Nias.

Sekolah tersebut dipindahkan ke Desa Somi dengan menggunakan lahan hibah masyarakat seluas dua hektare.

Relokasi dilakukan karena lokasi sebelumnya berada di kawasan yang rawan banjir dan dekat dengan muara.

Pembangunan tahap pertama sekolah agribisnis perikanan air tawar tersebut ditargetkan selesai pada November 2026.

Fasilitas yang akan dibangun meliputi ruang praktik, sumur bor, serta dukungan beasiswa kuliah bagi siswa berprestasi.

"Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut menghibahkan anggaran senilai Rp5 miliar kepada Pemkab Nias untuk merampungkan akses jalan menuju relokasi SMKN 1 Gido," ujar Erwin.

Pemprov Sumut juga mempercepat pembangunan kembali SMAN Unggulan Sukma Nias di Kota Gunungsitoli dengan anggaran Rp87 miliar.

Proyek tersebut ditargetkan selesai pada Desember 2026 sehingga fasilitas asrama dan laboratorium baru dapat digunakan oleh siswa mulai Januari 2027.

Di bidang kesehatan, Pemprov Sumut menjadikan peningkatan status Puskesmas Mandrehe di Kabupaten Nias Barat sebagai salah satu program prioritas.

Puskesmas yang melayani sekitar 23 ribu penduduk di 20 desa tersebut akan ditingkatkan kapasitasnya melalui penambahan tempat tidur rawat inap dari dua menjadi 10 tempat tidur.

Selain itu, fasilitas pelayanan juga akan dilengkapi ruang persalinan serta alat USG 4D.

Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap layanan rujukan rumah sakit yang jaraknya mencapai sekitar 60 kilometer.

"Pemprov Sumut menerapkan sistem rotasi dokter dari RSUD, mengoptimalkan penempatan dokter residen kerja sama dengan FK USU dan UGM, serta menggenjot program beasiswa dokter spesialis khusus bagi putra-putri Kepulauan Nias," kata Erwin.

Selain pembangunan fisik dan pelayanan dasar, Bobby Nasution juga menggagas pembangunan gudang logistik di Kepulauan Nias.

Gudang tersebut dirancang sebagai pusat distribusi komoditas strategis untuk menjaga ketersediaan kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah kepulauan.

Pemerintah berharap keberadaan fasilitas logistik tersebut dapat memperkuat ketahanan pasokan sekaligus mengurangi kendala distribusi akibat kondisi geografis Nias yang berada di wilayah kepulauan.

Selama menjalankan agenda berkantor di Nias, Bobby Nasution juga menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Salah satunya dengan menghadiri kegiatan nonton bareng final Piala Dunia antara Argentina dan Spanyol di Alun-alun Kota Gunungsitoli yang dihadiri ribuan warga.

Melalui rangkaian agenda tersebut, Pemprov Sumut menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan Kepulauan Nias agar tidak tertinggal dan mampu berkembang sejajar dengan wilayah lain di Sumatera Utara.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemprov Sumut Perkuat Layanan Kesehatan Nias Utara, RSUD Tafaeri Diproyeksikan Naik Kapasitas
Pemerintah Aceh Perkuat Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi dan LPG 3 Kg, Pastikan Pasokan Aman untuk Masyarakat
Polda Aceh Perkuat Sinergi dengan Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk Tingkatkan Penegakan Hukum serta Pelayanan Publik
Revitalisasi RSUD Dr. Pirngadi Medan Tak Hanya Bangun Gedung, Rico Waas Tekankan Perbaikan Tata Kelola Rumah Sakit
Update Kasus Narkoba Oknum Polisi Polres Samosir: Berkas Perkara Dilimpahkan ke Kejaksaan, Pemasok Asal Medan Dikejar
Respons Kecelakaan Maut Sibolangit, Bobby Nasution Usulkan Pemisahan Jalan Truk hingga Pembangunan Tol Medan–Berastagi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru