30 Persen Penduduk Indonesia Adalah Anak-anak, UGM Ungkap Akses Kesehatan dan Pendidikan Belum Merata
YOGYAKARTA Anakanak mencakup hampir 30 persen dari total penduduk Indonesia. Jumlah yang besar tersebut menjadikan pemenuhan hak anak s
NASIONAL
GUNUNGSITOLI – Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya memastikan pembangunan bronjong di ruas jalan provinsi Miga-Lolowua, Kota Gunungsitoli, berjalan sesuai perencanaan.
Infrastruktur tersebut dibangun untuk menangani sejumlah titik longsor sekaligus memperkuat badan jalan agar lebih aman dilalui masyarakat.
Saat melakukan peninjauan lokasi, Jumat (24/7/2026), Surya menerima laporan terdapat sembilan titik longsor di sepanjang ruas jalan tersebut.Baca Juga:
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut kemudian melakukan pembangunan turap atau bronjong sebagai langkah penanganan agar jalan tetap kokoh dan mampu menahan beban konstruksi.
"Saya ke sini menjalankan tugas dari Pak Gubernur (Bobby Nasution), untuk memastikan pekerjaan pembangunan jalan sesuai perencanaan," ujar Wagub Surya.
Surya menegaskan penyelesaian pembangunan perlu dilakukan secara cepat dan sesuai jadwal.
Menurutnya, ruas jalan Miga-Lolowua memiliki peran penting karena menjadi jalur penghubung antara Kota Gunungsitoli dan Kabupaten Nias Barat.
Ia mengatakan konektivitas antarwilayah di Kepulauan Nias menjadi salah satu perhatian utama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam pembangunan infrastruktur.
"Kalau sudah ada penetapan waktunya, segera selesaikan sesuai jadwal. Karena jalan ini penting dan dibutuhkan masyarakat. Apalagi jalur ini menghubungkan Kota Gunungsitoli dan Nias Barat. Begitu juga di tempat lain di Kepulauan Nias," tegasnya.
Dalam kunjungan tersebut, Wagub juga melihat langsung salah satu titik longsor dengan kondisi kerusakan yang cukup parah.
Penanganan dilakukan dengan membangun pondasi yang kuat sebagai dasar agar konstruksi jalan lebih kokoh dan mampu menghadapi risiko longsor.
Pembangunan bronjong tersebut ditargetkan selesai dalam waktu sekitar tiga bulan.
Pemerintah berharap pekerjaan dapat berjalan maksimal sehingga masyarakat segera merasakan manfaat dari perbaikan infrastruktur tersebut.
Surya menekankan bahwa pembangunan infrastruktur harus selesai tepat waktu dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
"Prinsipnya kita ingin pembangunan infrastruktur ini tepat waktu. Sebagaimana pesan Pak Gubernur (Bobby Nasution) pada agenda Berkantor di Kepulauan Nias untuk memastikan pembangunan berjalan optimal, dan wilayah ini tidak lagi masuk kategori tertinggal," pungkas Surya.
Dengan adanya pembangunan bronjong ini, Pemprov Sumut berharap akses transportasi masyarakat di Kepulauan Nias semakin aman, lancar, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi serta pemerataan pembangunan antarwilayah.* (ad)
YOGYAKARTA Anakanak mencakup hampir 30 persen dari total penduduk Indonesia. Jumlah yang besar tersebut menjadikan pemenuhan hak anak s
NASIONAL
JAKARTA Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 273/PUUXXIII/2025 yang melarang penghapusan sisa kuota internet secara sepihak dinilai m
NASIONAL
JAKARTA Rapper asal Amerika Serikat, Kanye West atau yang kini dikenal dengan nama Ye, dipastikan akan menggelar konser perdananya di In
ENTERTAINMENT
JAKARTA Program Bedah Rumah pemerintah selangkah lagi memiliki aturan baru. Rancangan Peraturan Menteri (Rapermen) tentang Program Bedah
NASIONAL
BANDA ACEH Kebijakan Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh yang menyerahkan pengelolaan tata kelola parkir publik kepada pihak swasta menda
PEMERINTAHAN
PENAJAM PASER UTARA Kabar duka datang dari lingkungan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN). Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi
PERISTIWA
NEW DELHI Menteri Pendidikan India Dharmendra Pradhan resmi mengundurkan diri dari jabatannya setelah gelombang aksi protes besarbesara
INTERNASIONAL
JAKARTA Kasus kendaraan Toyota Alphard yang menerobos pelican crossing di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, berbuntu
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDUNG Kasus dugaan intimidasi terhadap seorang petugas keamanan proyek di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, membawa peru
NASIONAL
MEDAN Seorang mahasiswa jurusan farmasi berinisial MZ (21) diamankan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan karena diduga terlibat dal
HUKUM DAN KRIMINAL