BREAKING NEWS
Minggu, 26 Juli 2026

"Cinta Tukang Parkir", Kisah Perjalanan Cinta Wakil Wali Kota Medan Resmi Diluncurkan di Festival Literasi Sumut 2026

Abyadi Siregar - Minggu, 26 Juli 2026 10:37 WIB
"Cinta Tukang Parkir", Kisah Perjalanan Cinta Wakil Wali Kota Medan Resmi Diluncurkan di Festival Literasi Sumut 2026
Penulis muda Anisa Putri Indriana dan Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap bersama sang istri dalam peluncuran buku biografi di Festival Literasi Sumut 2026 di Manhattan Times Square, Medan, Sabtu, 25 Juli 2026. (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN Buku biografi berjudul "Cinta Tukang Parkir" resmi diluncurkan di sela kemeriahan Festival Literasi Sumatera Utara 2026 yang digelar di Manhattan Times Square, Medan, Sabtu, 25 Juli 2026.

Buku karya penulis muda Anisa Putri Indriana tersebut mengangkat sisi humanis dan perjalanan cinta Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap bersama sang istri, Ny. Martinijal Zakiyuddin Harahap.

Melalui buku ini, pembaca diajak mengenal kisah kehidupan pasangan tersebut dari sudut pandang yang lebih personal.

Baca Juga:

Judul buku yang unik itu ternyata berangkat dari kisah pertemuan pertama Zakiyuddin dan Martinijal di arena Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU).

Saat itu, Zakiyuddin berseloroh dengan mengaku sebagai seorang tukang parkir.

Candaan tersebut justru menjadi awal tumbuhnya benih cinta yang kemudian mengantarkan perjalanan hidup keduanya hingga Zakiyuddin dipercaya menjabat sebagai Wakil Wali Kota Medan.

Pada peluncuran buku tersebut, Zakiyuddin Harahap menyampaikan apresiasi kepada penulis yang telah mendokumentasikan perjalanan hidupnya dalam sebuah karya biografi.

Ia berharap buku itu tidak hanya menjadi kisah romantis, tetapi juga mampu mendorong minat membaca dan menulis di kalangan generasi muda.

"Pasti kita bangga. Mudah-mudahan buku ini bisa menjadi inspirasi. Penulis ini adalah orang yang pintar, karena dia pasti rajin membaca. Saya berharap anak-anak muda lainnya juga gemar membaca dan menulis," kata Zakiyuddin.

Menurut Zakiyuddin, peningkatan budaya literasi perlu didukung dengan penyediaan ruang bagi komunitas literasi untuk berkumpul dan berkreasi.

Pemerintah Kota Medan, kata dia, akan berupaya menyediakan wadah yang dapat dimanfaatkan oleh para pegiat literasi.

"Mungkin nanti kita bisa buat di Taman Budaya untuk dijadikan wadah berkumpul, belajar, dan berkreasi bagi para komunitas literasi serta anak-anak muda penggemar buku," ujar Zakiyuddin.

Sementara itu, Martinijal Zakiyuddin Harahap mengaku terharu atas terbitnya buku biografi tersebut.

Ia mengatakan sempat merasa ragu ketika Anisa Putri Indriana mengajukan gagasan untuk menulis kisah hidupnya.

Namun, keraguan itu akhirnya berubah menjadi rasa bangga setelah melihat hasil karya penulis muda tersebut.

"Awalnya saya tidak percaya diri karena masih banyak orang-orang hebat yang bisa dibuat bukunya. Tapi Nisa meyakinkan saya. Saya sangat bangga dan senang kepada anak-anak remaja yang berprestasi dan mempunyai kreativitas," tutur Martinijal.

Penulis buku, Anisa Putri Indriana, menjelaskan bahwa ketertarikannya menulis biografi Martinijal bermula ketika dirinya mengikuti seleksi Duta Genre Kota Medan.

Saat itu Martinijal menjabat sebagai Bunda Genre Kota Medan dan dinilainya sebagai sosok yang dekat dengan generasi muda.

"Saya melihat beliau sebagai sosok ibu yang baik, pengayom, dan motivator bagi seluruh remaja. Perhatian itu yang membuat saya merasa beliau sudah seperti ibu sendiri," ungkap Anisa.

Melalui buku "Cinta Tukang Parkir", Anisa berharap masyarakat, khususnya kaum perempuan dan generasi muda di Kota Medan, kembali tertarik membaca buku-buku biografi yang sarat dengan nilai perjuangan dan inspirasi kehidupan.

"Semoga kita bisa memetik pelajaran hidup dan nilai-nilai perjuangan yang tertuang di dalam buku ini," harapnya.

Peluncuran buku tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan Festival Literasi Sumatera Utara 2026 yang bertujuan meningkatkan budaya membaca, menulis, dan memperkuat ekosistem literasi di Sumatera Utara.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Mahasiswa Farmasi di Medan Diduga Jadi Bandar Vape Narkoba, Polisi Sita 488 Pod Getar
Pemko Medan Cek Warga Tinggal di Rumah Kardus Bantaran Sungai Deli, Ternyata Punya Rumah di Marelan
KKSU 2026 Resmi Dibuka, Bobby Nasution Dorong UMKM Sumut Tembus Pasar Global dan Tarik Investor
Anak Down Syndrome Tampil Memukau di Hari Anak Nasional Medan, Rico Waas: Masa Depan Kota Ada di Tangan Mereka
Kiran dan Tania Curi Perhatian di Hari Anak Nasional Medan, Rico Waas: Anak Indonesia Berpotensi Besar
Nommensen Festival 2026: Ketika Hiburan Lebih Diutamakan daripada Pendidikan dan Penelitian
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru