Usai OTT, Istri Bupati Pemalang Tiba di KPK dan Langsung Jalani Pemeriksaan
JAKARTA Tujuh orang yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi yang menj
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN– Lurah Paya Pasir, Syerly, menyampaikan permohonan maaf usai video dirinya yang diduga mengejek seorang warga saat menyampaikan keluhan kepada Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas viral di media sosial. Syerly mengaku ucapan tersebut terlontar secara spontan dan tidak bermaksud merendahkan warga.
Dalam video yang beredar, Syerly terdengar mengucapkan kalimat "cie curhat dia" ketika seorang warga bernama Ulfa menyampaikan keluhan mengenai minimnya penerangan jalan di kawasan Paya Pasir. Warga tersebut bahkan mengaku membeli dan memasang lampu penerangan jalan menggunakan dana pribadi demi meningkatkan keamanan lingkungan.
Menanggapi viralnya video tersebut, Syerly menyatakan telah lama mengenal Ulfa sehingga menganggap ucapan itu sebagai candaan yang biasa terjadi di antara mereka.Baca Juga:
"Saya menyampaikan permohonan maaf. Hal tersebut terjadi secara spontan. Karena saya merasa dekat dan akrab serta sering bercanda kepada Ibu Ulfa," ujar Syerly saat ditemui di Kantor Kelurahan Paya Pasir, Rabu (29/7/2026).
Ulfa juga membenarkan dirinya memiliki hubungan yang cukup dekat dengan Syerly. Menurutnya, candaan seperti itu sudah biasa terjadi dan tidak menimbulkan persoalan di antara keduanya.
"Kami dekat dengan Ibu Lurah, jadi biasa bercanda seperti itu. Ya, mungkin tanggapan netizen lain, saya pun mohon maaf juga, tapi yang jelas kami biasa saja kok, enggak ada masalah," kata Ulfa.
Meski demikian, Inspektorat Kota Medan tetap menindaklanjuti video yang viral tersebut. Inspektur Kota Medan Erfin Fahrurrazi menyebut Syerly diduga melanggar Peraturan Wali Kota Medan Nomor 58 Tahun 2023 tentang Penegakan Disiplin dan Kode Etik Aparatur Sipil Negara (ASN).
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Inspektorat merekomendasikan pemberian hukuman disiplin ringan serta pembinaan disiplin kepada yang bersangkutan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga integritas, etika, dan profesionalisme aparatur sipil negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meminta seluruh pihak menghormati proses pemeriksaan yang sedang dilakukan Inspektorat. Menurutnya, apabila nantinya ditemukan adanya pelanggaran, maka proses akan dilanjutkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kasus ini bermula saat Rico Waas melakukan kunjungan ke wilayah Paya Pasir. Dalam kesempatan itu, seorang warga menyampaikan keluhan terkait kondisi jalan yang minim penerangan sehingga rawan tindak kejahatan. Video momen tersebut kemudian beredar luas di media sosial dan memicu beragam tanggapan dari warganet setelah terdengar ucapan Syerly yang dinilai sebagai sindiran terhadap warga yang sedang menyampaikan aspirasi.
Pemerintah Kota Medan memastikan proses pemeriksaan terhadap Lurah Paya Pasir akan dilakukan sesuai aturan yang berlaku sebagai bentuk komitmen menjaga etika pelayanan publik.* (k/dh)
JAKARTA Tujuh orang yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi yang menj
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memilih tidak memberikan komentar terkait temuan dugaan pemborosan anggaran Program Ma
NASIONAL
MEDAN Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Joko Juliantono mengaku kini memiliki banyak pihak yang merasa terganggu sejak pemerintah menjalank
NASIONAL
MEDAN Lurah Paya Pasir, Syerly, menyampaikan permohonan maaf usai video dirinya yang diduga mengejek seorang warga saat menyampaikan kelu
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan penunjukan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru sepenuhny
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aliran uang dalam perkara suap yang menjerat Bupati Kuantan Singingi (K
NASIONAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan pembentukan Dewan Pengawas untuk memperkuat pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG). D
NASIONAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan tunggakan pembayaran kepada pihak ketiga senilai Rp1,6 triliun akan diselesaikan setelah pro
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyetujui kenaikan tunjangan kinerja (tukin) bagi prajurit TNI dan pegawai Kementerian Pertahanan (Kem
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono membantah anggapan yang mengaitkan kondisi SD Negeri Tanggirejo, Kabupaten Grobogan, J
NASIONAL