Prabowo: Perang Ukraina Bisa Lampaui Durasi Perang Dunia Kedua, Dunia Kian Rawan
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto berbicara mengenai tantangan geopolitik dunia termasuk konflik di sejumlah negara yang masih berlangsung
POLITIK
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyatakan, Indonesia telah berhasil mencapai ketahanan hingga swasembada pangan dalam waktu yang relatif singkat. Hal tersebut disampaikan di hadapan pengurus Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7/2026).
"Paling dasar, Anda sudah tahu kalau saya bicara sudah beberapa puluh tahun pasti masalah pangan, masalah perut. Karena ini pelajaran ribuan tahun sejarah. Alhamdulillah kita sudah capai dalam waktu yang singkat, ketahanan pangan, swasembada pangan," kata Prabowo dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Prabowo menekankan, sektor ekonomi dan pangan sebagai fondasi utama pembangunan bangsa. Menurutnya persoalan pangan merupakan hal paling krusial yang mendasari keberlangsungan suatu negara.Baca Juga:
"Pembangunan bangsa adalah usaha besar. Di mana untuk awalnya memang, bukan awalnya, dasar sebetulnya adalah masalah yang paling krusial adalah masalah ekonomi. Masalah perut adalah ekonomi," kata dia.
Ia menuturkan bahwa pencapaian ini membuktikan kemampuan bangsa dalam mengelola sektor vital tersebut, sekaligus menjawab keraguan berbagai pihak. "Di luar dugaan banyak orang. Bahkan banyak yang tidak percaya sampai sekarang, kita tapi Alhamdulillah ini adalah hasil real. Ini yang membuat kita percaya diri, confident," ujarnya.
"Apa pun terjadi kita yakin kita bisa jamin, makan untuk bangsa untuk Indonesia," tambah Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo menyebut keberhasilan ini sebagai catatan penting, mengingat Indonesia sudah cukup lama tidak merasakan kondisi swasembada pangan. "Dan ini bukan prestasi yang gampang. Bukan prestasi yang gampang. Ternyata swasembada pangan baru kita alami hanya beberapa tahun sekian puluh tahun yang lalu, sekarang kita mencapai itu," ucapnya.* (k/dh)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto berbicara mengenai tantangan geopolitik dunia termasuk konflik di sejumlah negara yang masih berlangsung
POLITIK
JAKARTA KPK telah melimpahkan berkas perkara mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) dalam kasus dugaan korupsi kuota haji
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) telah menerima hasil klasifikasi data Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berdasarkan kertas kerja au
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia berencana mengajak pengusaha domestik untuk ikut serta dalam proyek
EKONOMI
JAKARTA Polisi masih mengusut kematian Sutrimo yang ditemukan di depan klinik Mordent, Jakarta Selatan (Jaksel). Salah satu yang didalami
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyampaikan adanya 414 temuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menerima uan
EKONOMI
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan, Presiden Korea Selatan (Korsel) Lee Jae Myung meminta dirinya untuk pergi ke Korea Utara
POLITIK
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI M Qodari menegaskan, pemerintah terus melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek pen
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mempercepat pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru berka
EKONOMI
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti negaranegara lain yang sudah memiliki senjata nuklir. Prabowo mengatakan, setiap sore dan
POLITIK