BREAKING NEWS
Senin, 24 Agustus 2026

Jumlah Warga Miskin Aceh Bertambah 10,4 Ribu Orang Pasca Bencana, BPS Ungkap Penyebabnya

Administrator - Rabu, 05 Agustus 2026 17:43 WIB
Jumlah Warga Miskin Aceh Bertambah 10,4 Ribu Orang Pasca Bencana, BPS Ungkap Penyebabnya
Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem langsung terjun ke Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, untuk meninjau kondisi masyarakat terdampak bencana, Aceh Utara, 12 Januari 2026. (foto: Humas Aceh/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH – Jumlah penduduk miskin di Aceh mengalami peningkatan setelah bencana banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah pada akhir November 2025 lalu.

Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat, jumlah warga miskin bertambah sekitar 10,4 ribu orang pada Maret 2026.

Secara persentase, tingkat kemiskinan di Aceh tercatat mencapai 12,34 persen, atau meningkat sebesar 0,12 persen dibandingkan September 2025.

Baca Juga:

Kepala BPS Aceh Agus Andria mengatakan, total penduduk miskin di Tanah Rencong saat ini mendekati angka 714 ribu orang.

"Total warga miskin mendekati 714 ribu orang," ujar Agus Andria dalam konferensi pers virtual, Rabu (5/8/2026).

Menurut Agus, pendataan tersebut dilakukan pada Februari 2026, atau sekitar dua bulan setelah bencana banjir bandang dan longsor melanda Aceh.

Bencana tersebut berdampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, terutama sektor pertanian yang menjadi salah satu sumber penghasilan utama warga.

BPS mencatat, sektor pertanian mengalami penurunan kinerja yang berpengaruh terhadap produksi sejumlah komoditas seperti padi, tanaman hortikultura, hingga hasil perkebunan.

Selain sektor pertanian, perlambatan ekonomi juga terjadi pada beberapa sektor lain, seperti real estate, administrasi pemerintahan, pendidikan, dan kesehatan.

Agus menjelaskan, kategori penduduk miskin ditentukan berdasarkan rata-rata pengeluaran per kapita setiap bulan yang berada di bawah garis kemiskinan.

Pada Maret 2026, garis kemiskinan Aceh tercatat sebesar Rp742.464 per kapita per bulan.

Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 3,83 persen dibandingkan September 2025.

Dari komposisinya, garis kemiskinan Aceh masih didominasi kebutuhan makanan dengan kontribusi sebesar 76,86 persen, sedangkan kebutuhan nonmakanan mencapai 23,14 persen.

"Jika dibandingkan dengan September 2025, share komoditas makanan pada Maret 2026 mengalami peningkatan, sedangkan share non-makanan mengalami penurunan," jelas Agus.

BPS menyebut sejumlah komoditas makanan yang paling besar memberikan pengaruh terhadap garis kemiskinan, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan, antara lain beras, rokok kretek filter, ikan tongkol/tuna/cakalang, serta telur ayam ras.

Sementara untuk kelompok nonmakanan, komoditas yang memiliki pengaruh besar adalah kebutuhan perumahan, bensin, listrik, dan biaya pendidikan.

Agus menegaskan, persoalan kemiskinan tidak hanya dilihat dari jumlah penduduk miskin, tetapi juga harus memperhatikan tingkat kedalaman dan keparahan kemiskinan.

"Persoalan kemiskinan bukan sekadar mengenai jumlah dan persentase penduduk miskin. Dimensi lain yang perlu diperhatikan adalah tingkat kedalaman dan keparahan kemiskinan. Selain harus mampu mengurangi jumlah penduduk miskin, kebijakan penanggulangan kemiskinan juga harus sekaligus menekan tingkat kedalaman dan keparahannya," ujar Agus.

Pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat program pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana, terutama bagi kelompok rentan yang kehilangan sumber pendapatan akibat dampak bencana alam.* (d/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Ekonomi Sumatera Utara Tumbuh 5,06 Persen, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penopang Utama
Viral Gerai Koperasi Merah Putih di Kaki Gunung Ciremai, KSP Dudung: Agar Warga Pedalaman Tak Kesulitan Akses Kebutuhan
Menkeu Purbaya Tegaskan Babinsa Tak Akan Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak
Pemerintah Tolak Penghapusan Pasal Pidana Umrah Tanpa Izin, Ini Alasannya
BPS: Jumlah Penduduk Miskin dan Pengangguran di Indonesia Turun
Isu Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp16 Juta, Menkeu Purbaya Bantah: Enggak Sampai Segitulah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru