BREAKING NEWS
Selasa, 11 Agustus 2026

Kinerja OPD Dinilai Belum Memuaskan, Wali Kota Tanjungbalai: Jangan Bawa Kekerabatan

Muhammad Taufik - Selasa, 11 Agustus 2026 15:30 WIB
Kinerja OPD Dinilai Belum Memuaskan, Wali Kota Tanjungbalai: Jangan Bawa Kekerabatan
Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim, saat memimpin apel pemerintahan yang diikuti seluruh ASN, pimpinan OPD, kepala lingkungan, serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja dan PPPK paruh waktu di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungbalai, Senin (1
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Untuk pelayanan masyarakat, Mahyaruddin meminta camat, lurah hingga kepala lingkungan memberikan layanan yang optimal. Ia meminta informasi mengenai pejabat, standar operasional prosedur (SOP) serta alur pelayanan dipasang secara jelas di setiap kantor pemerintahan.

"Di kantor buat plang, foto pejabat pemerintahan, SOP dan alur pelayanan. Semua itu harus terpasang dengan baik di kantor bapak/ibu sekalian," katanya.

Mahyaruddin juga mendorong seluruh OPD memanfaatkan media sosial, media cetak dan media online untuk menyampaikan berbagai program serta pekerjaan yang telah dilakukan pemerintah kepada masyarakat.

Jika muncul persoalan yang menjadi perhatian publik atau viral di media sosial, ia meminta jajaran pemerintah segera berkoordinasi dan menyelesaikannya hingga tuntas.

Dalam apel tersebut, Mahyaruddin turut menyampaikan rencana penyerahan penghargaan dan apresiasi kepada pemerintah daerah berprestasi 2026 yang akan digelar di Kota Batam pada 12 Agustus mendatang.

Sejumlah kategori yang dinilai antara lain pengelolaan sampah dan lingkungan asri, akses penduduk terhadap layanan pendidikan, akses dan kualitas layanan kesehatan, serta implementasi program 3 juta rumah.

Ia berharap Pemko Tanjungbalai dapat meraih penghargaan dari salah satu kategori tersebut.

"Harapannya, Pemko Tanjungbalai mendapat penghargaan dari salah satu kategori tersebut," ucapnya.

Di bidang pembangunan, Mahyaruddin meminta Bapperida mengawal arah kebijakan pemerintah agar seluruh target dapat dilaksanakan tepat waktu. Ia menyebut Pemko Tanjungbalai menargetkan pembangunan 10 ruas jalan dengan pengaspalan hotmix pada 2027.

Sementara untuk pengadaan barang dan jasa, ia meminta seluruh proses dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. Penggunaan sistem Inaproc juga ditekankan sebagai bagian dari upaya menjaga transparansi pengadaan pemerintah.

"Barang dan jasa harus benar-benar dilaksanakan sesuai aturan, wajib Inaproc karena keterbukaan saat ini jawaban dari semua dugaan korupsi," pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mahyaruddin juga turut melakukan launching ASN BerAKHLAK, logo dan city branding "Tanjungbalai Kota Kerang", layanan Identitas Kependudukan Digital (IKD) Dukcapil, serta menyerahkan santunan kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan dan kartu BPJS Ketenagakerjaan.* (dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Geger! 1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Main Judol
Pemda Kesulitan Bayar Gaji PPPK, Pemerintah Kucurkan Rp 19 Triliun
CCTV Buka Petunjuk, Polisi Tangkap Bidan ASN dan Anaknya dalam Kasus Mayat Bayi Binjai
Diduga Minta Rp120 Juta dan Janjikan Jabatan, Camat Medan Timur Dibebastugaskan
Pemkab Tanjab Timur Lantik 15 Pejabat, Isi Sejumlah Jabatan yang Kosong
Kopdes Merah Putih Dinilai Belum Sesuai Prinsip Koperasi, Pengamat: Demokratisnya di Mana?
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru