Nyaris Sepertiga Anggaran Pendidikan 2027 Rp820,9 Triliun Mengalir ke Program MBG
JAKARTA Pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp820,9 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RA
EKONOMI
SUBULUSSALAM – Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera meminta Pemerintah Kota Subulussalam segera mempercepat penggunaan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) senilai Rp84,93 miliar untuk program pemulihan masyarakat terdampak bencana.
Hasil monitoring dan evaluasi Satgas PRR pada Rabu (12/8/2026) menunjukkan realisasi belanja tambahan TKD di Kota Subulussalam masih berada di kisaran nol persen dari total pagu anggaran. Kondisi tersebut dinilai perlu segera ditindaklanjuti agar pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi tidak tertunda hingga penghujung tahun anggaran.
Tambahan TKD tersebut telah dialokasikan untuk sejumlah sektor prioritas. Rinciannya, sektor pertanian mendapat Rp31,73 miliar, pendidikan Rp19,51 miliar, infrastruktur Rp16,45 miliar, urusan lainnya Rp15,42 miliar, serta kesehatan Rp1,83 miliar.Baca Juga:
Satgas PRR mendorong anggaran tersebut segera diterjemahkan menjadi kegiatan konkret yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Mulai dari pemulihan sektor pertanian, perbaikan infrastruktur terdampak bencana, hingga pemulihan layanan publik.
Sebelumnya, tambahan TKD tersebut telah terealisasi sebagai pendapatan transfer ke rekening kas umum daerah. Namun, tantangan berikutnya adalah memastikan dana tersebut segera direalisasikan dalam bentuk belanja dan kegiatan pemulihan.
Pemanfaatan tambahan TKD Kota Subulussalam mengacu pada Peraturan Wali Kota Subulussalam Nomor 1 Tahun 2026 sebagai dasar penyesuaian penjabaran APBK. Pelaksanaannya juga berpedoman pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.3/1084/SJ tentang penyesuaian TKD Tahun Anggaran 2026 bagi daerah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Sekretaris Daerah Kota Subulussalam Asrul Assani mengatakan Pemkot akan segera menyusun perencanaan secara menyeluruh untuk mengejar ketertinggalan realisasi. Pemerintah daerah menargetkan seluruh kegiatan yang dibiayai tambahan TKD dapat diselesaikan pada Desember 2026.
"Kami akan lakukan perencanaan secara menyeluruh secepatnya. Sesuai monitoring di Satgas PRR pusat, fokus serapan anggaran dan kegiatan ini akan dimaksimalkan sampai Desember selesai," kata Asrul seusai rapat evaluasi Satgas PRR di Kantor Wali Kota Subulussalam.
Meski mengejar waktu, Asrul memastikan percepatan pelaksanaan tetap dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku, terutama dalam proses pengadaan barang dan jasa.
Pemkot Subulussalam juga berencana membentuk Posko Satgas PRR tingkat kota untuk memperkuat koordinasi sekaligus mengendalikan pelaksanaan program rehabilitasi dan rekonstruksi.
Perwakilan Tim Satgas PRR Aceh dari Kementerian Dalam Negeri, Imran, meminta rendahnya serapan anggaran segera direspons dengan pelaksanaan kegiatan di lapangan. Menurutnya, penggunaan tambahan TKD nantinya menjadi bagian dari laporan realisasi anggaran dan akan menjadi objek pemeriksaan.
"Akhir tahun di Laporan Realisasi Anggaran. Pada saatnya pemda akan diaudit untuk penggunaan TKD tambahan," ujar Imran.
Imran juga menyebut pihaknya akan meminta Pemerintah Provinsi Aceh memberikan asistensi kepada Pemkot Subulussalam dalam mempercepat proses pemulihan permanen.
Memasuki triwulan ketiga 2026, Satgas PRR meminta seluruh perangkat daerah yang mengelola anggaran segera mempercepat tahapan mulai dari perencanaan, pengadaan, kontrak hingga pelaksanaan pekerjaan fisik.
Tambahan TKD tersebut ditegaskan harus digunakan sesuai peruntukannya, yakni untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Anggaran tidak diperbolehkan digunakan untuk membayar utang, menutup defisit, maupun kepentingan lain di luar program pemulihan.
"Sebenarnya kita enggak ada lagi debat, yang penting eksekusi di lapangan. Sehingga masyarakat merasa nyaman dan merasa diperhatikan. Serapan kalian masih sangat rendah," tegas Imran.
Dengan percepatan tersebut, Satgas PRR berharap tambahan anggaran Rp84,93 miliar tidak berhenti sebagai angka dalam dokumen APBK, tetapi segera diwujudkan menjadi pembangunan dan pemulihan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Subulussalam.* (dh)
JAKARTA Pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp820,9 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RA
EKONOMI
BANDA ACEH Polda Aceh bersama TNI menggelar apel kesiapan pengamanan peringatan Hari Damai Aceh 2026 di depan Masjid Raya Baiturrahman,
NASIONAL
BANDA ACEH Polda Aceh membagikan 6.000 bendera Merah Putih kepada masyarakat untuk menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyaksikan penyampaian pidato Presiden RI Prabowo Subianto terkait R
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyaks
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu&039ti menjelaskan rencana pembelajaran bahasa asing sejak kelas
NASIONAL
JAKARTA Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej atau Eddy Hiariej mengungkapkan pemerintah tengah menyusun Rancangan U
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengukuhkan 74 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) P
PEMERINTAHAN
PESISIR SELATAN Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mempercepat pemulihan permanen
NASIONAL
ACEH TAMIANG Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera memperkuat koordinasi dengan Pemer
NASIONAL