BREAKING NEWS
Jumat, 02 Oktober 2026

PAAREDI Tanjungbalai Masuk Monitoring Provinsi Sumut, Pantai Burung Andalkan Program Rumbia

Muhammad Taufik - Jumat, 14 Agustus 2026 08:16 WIB
PAAREDI Tanjungbalai Masuk Monitoring Provinsi Sumut, Pantai Burung Andalkan Program Rumbia
Pemerintah Kota Tanjungbalai menerima kunjungan Tim Monitoring TP PKK Provinsi Sumut dalam rangka HKG PKK Tahun 2026 di Kelurahan Pantai Burung, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Rabu, 12 Agustus 2026. (foto: Pemkot Tanjungbalai)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TANJUNGBALAI — Pemerintah Kota Tanjungbalai menerima kunjungan Tim Monitoring Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2026.

Kegiatan berlangsung di Kelurahan Pantai Burung, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Rabu, 12 Agustus 2026.

Tim monitoring TP PKK Provinsi Sumatera Utara dipimpin Ketua Tim Sitti Banina.

Baca Juga:

Rombongan diterima Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina dan Ketua TP PKK Kota Tanjungbalai Ny. Mashandayani Mahyaruddin.

Turut hadir Kepala BNN Tanjungbalai, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Tanjungbalai Selatan Yudhi Irfan Lesmana, lurah, pengurus TP PKK tingkat kota, kecamatan dan kelurahan, serta undangan lainnya.

Kegiatan monitoring dilakukan dalam program Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI).

Berdasarkan hasil evaluasi tingkat kecamatan dan kota, Kelurahan Pantai Burung terpilih sebagai wilayah terbaik dalam pelaksanaan PAAREDI Tahun 2026 di Kota Tanjungbalai.

Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina mengapresiasi seluruh OPD dan TP PKK Kota Tanjungbalai yang telah melakukan pembinaan terhadap Kecamatan Tanjungbalai Selatan dan Kelurahan Pantai Burung.

Menurut Fadly, pembinaan tersebut membuat Kelurahan Pantai Burung mampu mewakili Kota Tanjungbalai dalam tahap monitoring tingkat Provinsi Sumatera Utara.

"PAAREDI (pola asuh anak dan remaja di era digital) bukan sekadar program, tetapi merupakan gerakan moral dan sosial untuk menyiapkan generasi penerus bangsa yang berkarakter, berakhlak mulia, dan tangguh menghadapi perubahan zaman. Melalui kegiatan ini, PKK berperan aktif menanamkan nilai-nilai positif di lingkungan keluarga — karena dari keluarga yang kuat, akan lahir anak-anak yang hebat," jelasnya.

Fadly mengatakan evaluasi tersebut tidak hanya menjadi ajang penilaian.

Menurut dia, kegiatan itu juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen, menumbuhkan semangat, dan memantapkan langkah agar Tanjungbalai dapat memberikan hasil terbaik.

"Saya meyakini, dengan kerja keras, kekompakan, dan inovasi dari seluruh kader PKK — serta dukungan dari seluruh elemen masyarakat — Tanjungbalai bisa menjadi juara. kita buktikan bahwa PKK Kota Tanjungbalai tidak hanya aktif, tetapi juga produktif dan inspiratif dalam menjalankan setiap programnya," sebutnya.

Fadly mengajak seluruh jajaran PKK, mulai tingkat kota hingga dasawisma, untuk menjaga semangat dan memperkuat koordinasi.

Ia meminta seluruh kader menjadikan evaluasi tersebut sebagai bahan introspeksi sekaligus pemacu untuk meningkatkan program PAAREDI.

Menurut Fadly, pembinaan anak dan remaja harus mampu mengikuti perkembangan zaman, terutama di tengah penggunaan teknologi digital yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Di akhir sambutannya, Fadly memberikan apresiasi kepada TP PKK Kelurahan Pantai Burung yang telah menjalankan berbagai kegiatan inovatif dalam program PAAREDI.

"Mari bersama kita wujudkan menuju kota tanjungbalai emas — elok, maju, aman, dan sejahtera — melalui keluarga yang tangguh dan anak-anak yang berdaya," tutup Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina.

Ketua TP PKK Kota Tanjungbalai Ny. Mashandayani Mahyaruddin mengatakan TP PKK telah melakukan pembinaan secara intensif terhadap Kelurahan Pantai Burung sebelum mengikuti penilaian.

Salah satu program yang menjadi perhatian adalah Rumah Baca Ibu dan Anak atau Rumbia.

Tempat tersebut menjadi wadah bagi ibu dan anak untuk melakukan berbagai kegiatan positif, khususnya membaca dan bermain bersama.

Kegiatan Rumbia biasanya dilaksanakan setelah anak-anak pulang sekolah.

Mashandayani berharap kegiatan Rumbia dapat dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan di setiap kelurahan di Kota Tanjungbalai.

Ia juga mengajak para orang tua memberikan edukasi, bimbingan, serta keteladanan kepada anak-anak agar mereka tumbuh menjadi generasi yang berkualitas.

"Saya juga sebagai orang tua dan ibu lainnya berharap dapat memberikan edukasi dan bimbingan yang baik kepada anak-anak kita." ucapnya.

Menurut Mashandayani, keberhasilan pembinaan tidak terlepas dari dukungan perangkat daerah dan komitmen Pemerintah Kota Tanjungbalai dalam mendukung program kerja TP PKK.

Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu mewujudkan visi Tanjungbalai EMAS, yakni Elok, Maju, Agamais dan Sejahtera.

Ketua Tim Monitoring TP PKK Provinsi Sumatera Utara Sitti Banina mengatakan monitoring merupakan bagian dari rangkaian HKG PKK Tahun 2026 sekaligus tindak lanjut hasil supervisi sebelumnya.

Ia menegaskan monitoring bukan sekadar kegiatan seremonial.

Tim ingin melihat secara langsung penerapan 10 Program Pokok PKK di tengah masyarakat sekaligus mengevaluasi kinerja kader PKK di lapangan.

Kelurahan Pantai Burung menjadi salah satu nominasi dalam penilaian PAAREDI tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Sitti mengatakan kunjungan ke Tanjungbalai merupakan hari kedua rangkaian penilaian. Sebelumnya, tim melakukan penilaian di Kabupaten Labuhanbatu Utara.

"Setelah dari Tanjungbalai, kami akan melanjutkan penilaian ke Kabupaten Asahan dan Kabupaten Batubara," ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Sitti mengapresiasi berbagai kegiatan pembinaan anak dan remaja yang dilakukan TP PKK Kota Tanjungbalai.

Salah satunya Rumah Baca Ibu dan Anak atau Rumbia di Kelurahan Pantai Burung.

Menurut Sitti, keberadaan Rumbia sangat membantu pembinaan anak-anak. Terlebih, PAAREDI menjadi salah satu program yang dinilai dalam kegiatan tersebut.

Ia juga mengapresiasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tanjungbalai yang berupaya meningkatkan kembali minat baca anak-anak di tengah perkembangan teknologi digital.

"Banyak kegiatan yang dilaksanakan bersama forum anak dan OPD terkait dalam pembinaan anak dan remaja. Ini sangat luar biasa," katanya.

Sitti menilai program Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tanjungbalai patut diapresiasi karena tidak hanya menunggu anak datang ke perpustakaan.

Pemerintah juga aktif menghadirkan taman baca di berbagai ruang publik.

Kegiatan taman baca tersebut dilakukan hampir setiap hari, antara lain di taman bermain, kegiatan Car Free Day (CFD), kelurahan, dan sejumlah fasilitas publik lainnya.

Ia berharap pembinaan melalui kader PKK, forum anak, OPD terkait, dan berbagai komunitas terus dikembangkan.

Dengan begitu, anak-anak dan remaja diharapkan mampu menggunakan teknologi secara bijak dan produktif sekaligus tetap memiliki budaya literasi yang kuat.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
GPdI Siapkan Hari Anak Nasional 2026 Gereja Ramah Anak, Pemkot Tanjungbalai Nyatakan Dukungan
Bupati Labusel Hadiri Apresiasi Pemda Berprestasi 2026, Perkuat Komitmen Tingkatkan Pelayanan Publik
Lima Kategori Lomba TP PKK Sumut Dievaluasi di Asahan, Pemkab Dorong Program Berdampak bagi Masyarakat
Hadiri Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 di Batam, Bupati Asahan: Jadi Motivasi Tingkatkan Pelayanan
TMMD ke-129 Resmi Ditutup, Bupati Batu Bara Apresiasi Pembangunan Tembok 1 Kilometer di Kapal Merah
Wabup Syafrizal Sampaikan KUA-PPAS 2027, Pertumbuhan Ekonomi Batu Bara Ditargetkan hingga 5 Persen
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru