Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
TANJUNGBALAI — Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina berharap kepengurusan baru Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) Kota Tanjungbalai dapat membawa organisasi semakin maju dan melahirkan atlet-atlet berprestasi.
Harapan itu disampaikan Fadly saat menerima kunjungan Ketua Umum DPP PPSI Galih Santika Fadilakusuma, Ketua DPW PPSI Sumut Edi Yusri, serta Ketua DPD PPSI Kota Tanjungbalai yang baru dilantik, Rahdiansyah Pane, bersama jajaran pengurus lainnya di ruang kerja Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Rabu, 19 Agustus 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Fadly mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus PPSI Kota Tanjungbalai yang baru dilantik.
Baca Juga:
Ia mengatakan amanah yang diberikan bukan hanya berkaitan dengan menjalankan organisasi, tetapi juga tanggung jawab untuk membina olahraga pencak silat agar terus berkembang.
Menurut Fadly, pencak silat memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar cabang olahraga.
Sebagai warisan budaya bangsa, pencak silat mengajarkan nilai disiplin, keberanian, sportivitas, saling menghormati, dan persaudaraan.
Nilai-nilai tersebut, kata dia, penting ditanamkan kepada generasi muda.
Karena itu, PPSI dinilai memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter sekaligus mencetak atlet yang mampu berprestasi di berbagai ajang.
Melalui pembinaan yang berkesinambungan, olahraga pencak silat diharapkan tidak hanya menghasilkan prestasi.
Lebih dari itu, pembinaan tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berintegritas, cinta tanah air, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Fadly mengatakan Pemerintah Kota Tanjungbalai berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan dunia olahraga sebagai bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia.
Menurutnya, setiap prestasi yang diraih atlet daerah bukan hanya menjadi kebanggaan bagi masyarakat, tetapi juga dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi mereka.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.