BREAKING NEWS
Kamis, 20 Agustus 2026

Dies Natalis ke-74, USU Diminta Perkuat Riset dan Kolaborasi untuk Pembangunan Sumut

Abyadi Siregar - Kamis, 20 Agustus 2026 16:57 WIB
Dies Natalis ke-74, USU Diminta Perkuat Riset dan Kolaborasi untuk Pembangunan Sumut
Wakil Gubernur Sumut Surya menghadiri Sidang Terbuka Dies Natalis ke-74 USU yang diselenggarakan di Auditorium USU, Jalan Dr. Mansyur, Medan, Kamis (20/8/2026). (Foto: Diskominfoprovsu / Imam Syahputra)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN — Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya mengapresiasi kontribusi Universitas Sumatera Utara (USU) dalam mendorong kemajuan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pembangunan di Sumatera Utara.

Menurut Surya, kontribusi USU terlihat melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, riset unggulan daerah, pemberdayaan masyarakat, hingga kerja sama dalam penyusunan kebijakan bersama pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Surya saat menghadiri Sidang Terbuka Dies Natalis ke-74 USU di Auditorium USU, Jalan Dr. Mansyur, Medan, Kamis, 20 Agustus 2026.

Baca Juga:

Acara tersebut turut dihadiri Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) USU yang juga Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman, Forkopimda Sumut, anggota DPR RI, guru besar, rektor perguruan tinggi, sejumlah kepala daerah kabupaten/kota, serta civitas akademika USU.

Surya mengatakan tema Dies Natalis ke-74 USU, "Listening to Science for Global Impact", relevan dengan tantangan yang dihadapi saat ini.

Menurut dia, tema tersebut menegaskan pentingnya ilmu pengetahuan sebagai landasan untuk memahami persoalan dan mengambil keputusan.

"Pentingnya riset, inovasi, kolaborasi lintas disiplin, serta kebijakan berbasis bukti agar ilmu pengetahuan tidak hanya bermanfaat secara lokal, tetapi juga mampu memberikan kontribusi pada tingkat global. Bagi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, perguruan tinggi adalah mitra strategis pemerintah dalam pembangunan," ucapnya.

Surya mengatakan hasil penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan seharusnya dapat diterjemahkan menjadi solusi yang dirasakan masyarakat.

Menurut dia, riset dapat menghasilkan inovasi, rekomendasi kebijakan, hingga membuka kegiatan ekonomi baru.

Karena itu, ia mendorong USU memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, pemerintah kabupaten dan kota, dunia usaha dan industri, komunitas, serta masyarakat.

"Riset jangan berhenti di ruang akademik. Inovasi jangan berhenti menjadi prototipe. Gagasan jangan berhenti dalam forum seminar," ucapnya.

Surya berharap peningkatan kiprah USU di tingkat global juga diikuti dengan semakin besarnya manfaat yang dirasakan masyarakat Sumatera Utara.

Ia pun menyampaikan ucapan selamat atas Dies Natalis ke-74 USU.

"Teruslah menjadi rumah bagi ilmu pengetahuan, tempat lahirnya inovasi, serta mitra strategis dalam membangun Sumatera Utara," pungkasnya.

Rektor USU Muryanto Amin mengatakan tema Dies Natalis ke-74 USU dimaknai sebagai pesan agar ilmu pengetahuan tidak hanya berkembang di ruang kuliah, laboratorium, dan yudikasi.

Menurut Muryanto, ilmu pengetahuan harus mampu menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, mulai dari pangan dan energi, lingkungan, kesehatan, sumber daya manusia, hingga pengembangan sentra ekonomi baru.

Ia menjelaskan, makna global impact bukan berarti meninggalkan persoalan yang ada di sekitar.

Dampak global justru dapat dimulai dari kemampuan menyelesaikan persoalan masyarakat, mengubah pengetahuan menjadi manfaat, dan memberikan dampak langsung.

"USU saat ini mengelola 42.724 mahasiswa, 1.595 dosen, 2.346 tenaga kependidikan, 272.196 alumni. Selain itu USU juga memiliki 325 dosen asing, 518 mahasiswa asing yang turut memperkuat proses internasionalisasi di universitas," ucapnya.

Muryanto mengatakan USU juga terus memperkuat kapasitas daerah melalui kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan pemerintah kabupaten/kota, khususnya di Kepulauan Nias.

Di bidang pendidikan, USU mendirikan dua program studi di luar kampus di Kabupaten Nias Utara.

Kedua program studi tersebut yakni S-1 Agroteknologi dan Manajemen Sumber Daya Perairan pada Fakultas Pertanian.

USU juga berkolaborasi dengan Pemprov Sumut dalam pemberian beasiswa dan tambahan kuota.

Selain itu, USU menyediakan sumber daya manusia di bidang kesehatan untuk membantu penanganan tuberkulosis, stunting, serta persoalan banjir yang terjadi di sejumlah daerah.

"USU juga berkolabroasi denga Pemprov Sumut dalam pemberian beasiswa dan tambahan kuota, serta menyediakan SDM di bidang kesehatan untuk mengatasi penyakit tubercolosis, stunting, serta penanangan banjir yang terjadi di sejumlah daerah," pungkas Muryanto.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Wamenko Pangan Ungkap Masalah Kopdes Merah Putih
Zulhas Janji Benahi MBG dalam Dua Bulan: Kami Bereskan
82 Dapur MBG Dibangun dengan Rp110,8 Miliar, Eks Waka BGN Ungkap Asal Dana: Anggaran Hamba Allah
Lodewyk Pusung Sempat Dihubungi Seskab Teddy Sebelum Dicopot dan Ditangkap, Ini yang Dibahas
Target Puluhan Juta Penerima, Eks Waka BGN Beberkan Sulitnya Bangun Dapur MBG: Tak Ada Anggaran
Paman Bobby Nasution Pindah ke Pemprov Sumut, Ini Status Jabatannya Sekarang
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru