BREAKING NEWS
Jumat, 28 Agustus 2026

Ekspansi Unilever di Sei Mangkei, Bupati Baharuddin Bidik Peluang Investasi dan Kerja bagi Warga Batu Bara

Muhammad Taufik - Kamis, 27 Agustus 2026 08:05 WIB
Ekspansi Unilever di Sei Mangkei, Bupati Baharuddin Bidik Peluang Investasi dan Kerja bagi Warga Batu Bara
Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., menghadiri peresmian pengembangan operasional produksi PT Unilever Oleo Chemical Indonesia di Marvel 3 Hall, KEK Sei Mangkei, Kab. Simalungun, Rabu, 26 Agustus 2026. (foto: Pemkab Batu Bara)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SIMALUNGUN — Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., menghadiri peresmian pengembangan operasional produksi PT Unilever Oleo Chemical Indonesia di Marvel 3 Hall, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, Rabu, 26 Agustus 2026.

Kehadiran Baharuddin dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antardaerah untuk mendorong pertumbuhan industri, hilirisasi, investasi, dan penciptaan lapangan kerja di Sumatera Utara.

Peresmian pengembangan operasional produksi itu turut dihadiri Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung, Chief Supply Chain Officer Unilever Willem Uijen, Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK Rizal Edwin Manansang, Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih, Direktur Utama PTPN IV Jatmiko Krisna Santosa, unsur Forkopimda Sumatera Utara dan Kabupaten Simalungun, serta pimpinan BUMN dan investor kawasan.

Baca Juga:

Pengembangan pabrik fatty alcohol tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat kemampuan Indonesia menghasilkan produk oleokimia dengan nilai tambah tinggi.

Investasi itu tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kapasitas produksi.

Pengembangan pabrik juga mendorong penerapan manufaktur rendah karbon berbasis bioenergi sirkular serta pemberdayaan tenaga kerja dan masyarakat lokal.

Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya mengatakan pengembangan operasional produksi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama memperkuat hilirisasi, memperluas kesempatan kerja, meningkatkan daya saing daerah, dan mendorong kesejahteraan masyarakat.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, saya menyampaikan apresiasi kepada PT Unilever Oleo Chemical Indonesia atas kepercayaan dan komitmen yang terus diberikan kepada Sumatera Utara sebagai salah satu basis penting pengembangan industri kimia dan rantai pasokan global," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan pengembangan operasional produksi tersebut akan meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.

Menurut dia, keberadaan industri yang terintegrasi dalam satu kawasan dapat menciptakan nilai tambah sekaligus memperkuat ekosistem industri.

"Dengan ketersediaan gas, listrik terbarukan, dan bahan baku yang cukup di dalam satu ekosistem yang ada di Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei ini, maka daya saing produknya di pasar global itu menjadi sangat tinggi," ujarnya.

Bagi Bupati Batu Bara, perkembangan industri di KEK Sei Mangkei memiliki arti penting dalam memperkuat konektivitas dan ekosistem ekonomi antarwilayah di Sumatera Utara.

Kedekatan KEK Sei Mangkei dengan Kabupaten Batu Bara dinilai membuka peluang kerja sama di berbagai sektor, mulai dari investasi, industri, ketenagakerjaan, logistik, hingga pengembangan usaha masyarakat.

Kolaborasi tersebut diharapkan memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah.

Salah satunya dengan memperluas peluang kerja dan usaha bagi masyarakat Batu Bara serta memperkuat posisi Sumatera Utara sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri dan hilirisasi di Indonesia.

Baharuddin menegaskan pentingnya membangun sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha agar pertumbuhan industri dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Melalui penguatan konektivitas dan kerja sama antara Kabupaten Batu Bara, Kabupaten Simalungun, pemerintah, serta pelaku industri di Sumatera Utara, pembangunan kawasan industri diharapkan tidak hanya meningkatkan investasi.

Kawasan tersebut juga diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat di wilayah sekitar.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemkab Batu Bara Perketat Data Penerima Bansos, Wabup Minta Bantuan Warga Mampu Diputus
PT UOI Gelontorkan Investasi US$155 Juta di KEK Sei Mangkei, Wagub Sumut: Harus Beri Manfaat Langsung bagi Masyarakat
QRESTO Jadi Senjata Baru Pemko Medan Awasi Pajak Restoran dan Tekan Kebocoran PAD
Siap-siap Beli LPG 3 Kg Bakal Diatur Pakai Sistem Desil, Nggak Bisa Asal Comot Lagi
'Pemerintah Tidak Akan Membiarkan Saudara Sendiri!' Prabowo Janji Bangun Kembali NTT Kabupaten demi Kabupaten
Dari 75 Persen ke 37 Persen: Membaca Tren Kepercayaan Publik pada Pemerintahan Prabowo-Gibran
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru