Kejar-kejaran Subuh di Medan! Polsek Sunggal Sikat 5 Remaja Geng Motor, Sajam 1 Meter Disita
MEDAN Tim Patroli Siaga Reserse Polsek Sunggal mengamankan lima remaja yang diduga terlibat tawuran antargeng motor di kawasan Jalan Sun
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) mendalami kasus penerima bantuan sosial (bansos) lanjut usia yang tidak memiliki telepon seluler tetapi datanya terindikasi terkait aktivitas judi online (judol). Pemerintah menduga identitas penerima, termasuk KTP, digunakan oleh orang lain untuk berbagai aktivitas.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan penyalahgunaan identitas dapat membuat masyarakat yang sebenarnya memenuhi kriteria justru terindikasi tidak layak menerima bansos.
"Sekarang kita dalami itu, ada fenomena KTP-KTP menerima bansos dimanfaatkan dan digunakan orang lain untuk membuat akun. Untuk membeli motor atau untuk membeli aset-aset yang lain termasuk untuk langganan listrik. Jadi ini sedang kita pastikan semua," kata Saifullah Yusuf di Kantor Kemensos, Jakarta, dikutip Kamis (3/9/2026).Baca Juga:
Menurut dia, kondisi tersebut dapat merugikan masyarakat miskin yang menjadi penerima bansos. Data mereka bisa terbaca memiliki aktivitas tertentu yang sebenarnya dilakukan oleh pihak lain.
"Ada misalnya keluarga yang tidak mampu, tertolak (bansos) karena KTP-nya dimanfaatkan oleh orang lain. Kedua ada juga fenomena yang main judol itu bukan orang tuanya, tapi anaknya atau keluarganya," ujarnya.
Kemensos kini melakukan pendalaman dan verifikasi terhadap data penerima bansos untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat yang memenuhi persyaratan tidak kehilangan hak bantuan akibat penyalahgunaan identitas.
"Jadi kalau ada lansia, kemudian mungkin keluarga yang sangat tidak mampu, tapi tidak menerima bansos karena terindikasi judol. Itu mungkin dimanfaatkan oleh keluarganya atau oleh orang lain. Untuk yang seperti ini sedang kita perbaiki, sedang kita dalami," kata Saifullah.
Kasus tersebut sebelumnya menyorot pasangan lansia Dayat (77) dan Darmi (63), warga Dukuh Kayunan Barat, Desa Kayugeritan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Keduanya disebut tidak lagi menerima bansos setelah data mereka terindikasi terkait aktivitas judi online. Padahal, Dayat dan Darmi mengaku tidak memiliki telepon seluler.
Sebelumnya, pasangan tersebut tercatat sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan menerima bantuan sebesar Rp600 ribu setiap tiga bulan. Namun, sejak awal 2026, bantuan tersebut terhenti setelah nama keduanya tidak lagi tercantum sebagai penerima.
Kemensos memastikan persoalan seperti ini akan ditelusuri agar kesalahan atau penyalahgunaan data tidak membuat kelompok masyarakat yang membutuhkan kehilangan bantuan.
Pemerintah juga terus melakukan perbaikan data untuk memastikan penyaluran bansos tepat sasaran sekaligus mencegah identitas penerima dimanfaatkan untuk aktivitas yang dilakukan pihak lain.* (in/dh)
MEDAN Tim Patroli Siaga Reserse Polsek Sunggal mengamankan lima remaja yang diduga terlibat tawuran antargeng motor di kawasan Jalan Sun
HUKUM DAN KRIMINAL
BOGOR Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ingin melahirkan sosok pemimpin baru dari kalangan kader yang terinspirasi dari perjalanan poli
POLITIK
MEDAN Tim gabungan Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) menggagalkan penyelundupan 1,16 ton ketamin hidroklorida (HCl) yang diangkut
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan mengusulkan revisi UndangUndang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan untuk mengatur pela
NASIONAL
JAKARTA Pendiri Microsoft, Bill Gates, memperingatkan bahwa peralihan menuju ekonomi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intellig
INTERNASIONAL
JAKARTA Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dinilai perlu memperkuat mesin partai hingga tingkat akar rumput dan tidak hanya mengandalkan
NASIONAL
MEDAN Polres Tebing Tinggi menangkap seorang pemuda berinisial DV (22) di Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara. DV diduga m
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kecelakaan beruntun yang melibatkan mobil BYD Denza dan sejumlah kendaraan terjadi di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, tepat di de
PERISTIWA
LANGKAT Tiga rumah warga di Dusun II, Desa Pamah Tambunan, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, ludes terbakar menjela
PERISTIWA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumut untuk membantu upaya
PEMERINTAHAN