Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Menurut dia, semakin sedikit proses yang bergantung pada transaksi tatap muka, semakin besar peluang pemerintah menutup celah penyalahgunaan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Bapenda Kota Medan sebelumnya telah mengembangkan sejumlah inovasi digital, antara lain Medan Smart Tax serta Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization (Qresto) untuk mendukung digitalisasi pembayaran pajak restoran.
"E-Loket menjadi langkah berikutnya dalam pengembangan ekosistem digital perpajakan daerah," ujarnya.
Rico berharap digitalisasi pelayanan terus diperluas sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan yang lebih sederhana.
Di sisi lain, penerimaan daerah diharapkan dapat dikelola secara transparan dan akuntabel.
"Yang kita butuhkan adalah masyarakat yang mudah, cepat, dekat, efisien, dan tepat waktu. Ini yang diharapkan oleh masyarakat," kata Rico Waas.
Sebelumnya, Kepala Bapenda Kota Medan M. Agha Novrian melaporkan bahwa sosialisasi Opsen PKB menjadi bagian dari implementasi kerja sama antara Pemko Medan dan Pemprov Sumatera Utara dalam sinergi pemungutan Opsen PKB.
Agha mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat serta pemangku kepentingan mengenai pentingnya pembayaran PKB dan Opsen PKB tepat waktu.
Sosialisasi juga menjadi sarana menyampaikan informasi mengenai kemudahan pelayanan, program insentif dan apresiasi bagi wajib pajak yang patuh, serta meningkatkan pemahaman mengenai registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor.
Selain itu, kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat sinergi Pemko Medan, Pemprov Sumut, instansi terkait, dunia usaha, dan masyarakat dalam mengoptimalkan penerimaan PKB dan Opsen PKB.
Agha mengimbau pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) memastikan pajak kendaraan dinas dibayarkan.
Ia juga mengingatkan jajaran masing-masing untuk memenuhi kewajiban pajak kendaraan pribadi.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.