BREAKING NEWS
Kamis, 24 September 2026

Minta Inspektorat Tak Menakut-nakuti ASN, Rico Waas Geber Platform PengawasMU Demi Cegah Pungli

Abyadi Siregar - Kamis, 24 September 2026 18:27 WIB
Minta Inspektorat Tak Menakut-nakuti ASN, Rico Waas Geber Platform PengawasMU Demi Cegah Pungli
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, saat menjadi mentor dalam Seminar Hasil Rancangan Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XII Tahun 2026 di Kantor BPSDM Provinsi Sumatera Utara, Rabu (23/9/2026). (Foto: ist/BIT
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendukung inovasi digitalisasi pengawasan internal yang digagas Inspektur Kota Medan sekaligus Pj Sekda Kota Medan Erfin Fachrurrazi. Inovasi bernama PengawasMU atau Pengawasan Medan Untuk Semua itu diarahkan untuk memperkuat fungsi Inspektorat sebagai mitra strategis bagi aparatur sipil negara (ASN).

Dukungan tersebut disampaikan Rico saat menjadi mentor dalam Seminar Hasil Rancangan Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XII Tahun 2026 di Kantor BPSDM Provinsi Sumatera Utara, Rabu (23/9/2026).

Proyek perubahan yang disusun Erfin mengusung tema Penguatan Peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) sebagai Trusted Advisor. Salah satu penerapannya diwujudkan melalui platform digital PengawasMU.

Baca Juga:

Platform tersebut mencakup sejumlah layanan, mulai dari pemantauan tindak lanjut rekomendasi pemeriksaan, konsultasi daring, whistleblowing system, pengelolaan data pengawasan hingga penyajian informasi kinerja secara terpusat.

Rico mengatakan keberadaan Inspektorat perlu diarahkan agar tidak hanya dipandang sebagai lembaga yang melakukan pemeriksaan dan penindakan. Menurutnya, Inspektorat juga harus menjadi tempat bagi ASN dan perangkat daerah untuk berkonsultasi terkait tata kelola pemerintahan.

"Keinginan kami adalah Inspektorat memiliki nyawa sepenuhnya untuk menjaga integritas ASN. Inspektorat bukan jabatan yang ditakuti atau menakut-nakuti, tapi harus menjadi lembaga yang dihormati karena menjalankan fungsi sesuai aturan," ujar Rico.

Dia menilai pengawasan internal seharusnya lebih mengedepankan pencegahan agar potensi pelanggaran dapat diketahui sebelum berkembang menjadi persoalan hukum.

Melalui fitur konsultasi online dalam PengawasMU, ASN maupun organisasi perangkat daerah (OPD) diharapkan dapat berdiskusi mengenai tata kelola kegiatan, proyek serta aturan yang harus dipenuhi sebelum program dijalankan.

"Melalui sistem aplikasi yang dirancang, saya berharap Inspektorat Kota Medan kini difungsikan sebagai konsultan internal (trusted advisor) tempat para ASN berkonsultasi mengenai tata kelola proyek dan aturan hukum agar terhindar dari pelanggaran," harapnya.

Rico juga menyoroti sejumlah perilaku ASN yang menurutnya dapat menurunkan kepercayaan masyarakat, termasuk ketidakprofesionalan dalam pelayanan, kebiasaan berada di luar kantor saat jam kerja hingga persoalan pungutan liar dan korupsi.

Karena itu, dia berharap digitalisasi pengawasan dapat memberikan pendekatan baru yang lebih menitikberatkan pada pencegahan sekaligus memperkuat integritas ASN.

Sementara itu, Erfin Fachrurrazi menjelaskan PengawasMU dirancang untuk membangun sistem pengawasan yang modern, transparan, terintegrasi dan proaktif.

"Beberapa fitur utama dalam platform digital ini meliputi pemantauan real-time, dengan cara menjangkau tindak lanjut rekomendasi pemeriksaan dan pengelolaan data kinerja," jelas Erfin.

Selain pemantauan, PengawasMU menyediakan layanan konsultasi online yang menjadi ruang diskusi antara OPD dan Inspektorat sebelum pelaksanaan program kerja.

Platform tersebut juga dilengkapi Whistleblowing System (WBS) sebagai kanal pengaduan yang dapat digunakan oleh pihak internal maupun masyarakat.

Dengan inovasi tersebut, Inspektorat Kota Medan diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pengawasan, tetapi juga menjadi mitra internal yang membantu ASN dan OPD memastikan pelaksanaan pemerintahan berjalan sesuai aturan serta mencegah potensi pelanggaran sejak awal.* (dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bupati Asahan Ingatkan ASN Siapkan Mental dan Keuangan Sebelum Pensiun
PengawasMU Diluncurkan, Rico Waas: Inspektorat Harus Dihormati, Bukan Menakut-nakuti ASN
Wabup Labusel Dorong ASN Tak Hanya Profesional, tapi Juga Berintegritas dan Berakhlak
Perkuat Kinerja Organisasi, Lapas Labuhan Ruku Ikuti Rapat Koordinasi Kemenimipas Tahun 2026 secara Virtual
Gotong Royong Pemkab Batu Bara dan Forkopimda Sasar Tiga Wilayah, Bupati Baharuddin Imbau Warga Tak Buang Sampah Sembarangan
Ciptakan Lingkungan Bersih dan Asri, Bupati Baharuddin Pimpin Gotong Royong di Tanjung Tiram
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru