BREAKING NEWS
Minggu, 04 Oktober 2026

Pesparani Katolik Asahan 2026 Resmi Dibuka, Bupati Taufik Ajak Rawat Toleransi: Perbedaan Justru Hasilkan Harmoni yang Indah

Muhammad Taufik - Minggu, 04 Oktober 2026 10:10 WIB
Pesparani Katolik Asahan 2026 Resmi Dibuka, Bupati Taufik Ajak Rawat Toleransi: Perbedaan Justru Hasilkan Harmoni yang Indah
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin membuka secara resmi Pesparani Katolik LP3KD Kabupaten Asahan 2026 di halaman SMA Panti Budaya Kisaran, Sabtu, 3 Oktober 2026. (foto: Pemkab Asahan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

KISARAN — Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin membuka secara resmi Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik LP3KD Kabupaten Asahan 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di halaman SMA Panti Budaya Kisaran, Sabtu, 3 Oktober 2026.

Pembukaan Pesparani turut dihadiri Plt. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan, perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Kabag Umum, Kabag Protokol, pengurus LP3KD Kabupaten Asahan, para pastor, Dewan Pastoral Paroki, peserta, serta umat Katolik.

Baca Juga:

Ketua Panitia Pesparani Katolik Kabupaten Asahan, Manosor Simanullang, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Asahan dan rombongan yang hadir sekaligus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurut Manosor, Pesparani bukan sekadar perlombaan paduan suara atau seni gerejani.

Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk menumbuhkan iman, mengembangkan talenta, mempererat persaudaraan, serta membangun kerukunan.

"Melalui tema Berjalan dalam Harmoni, Mewartakan Kasih dalam Satu Irama, kita diajak untuk menyadari bahwa setiap orang memiliki suara dan karakter yang berbeda. Namun, apabila semua suara disatukan dalam semangat kebersamaan, maka perbedaan tersebut justru dapat menghasilkan harmoni yang indah," ujarnya.

Pesparani Kabupaten Asahan 2026 diikuti sekitar 250 peserta.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kehidupan iman dan rohani umat Katolik, mengembangkan bakat dan talenta dalam seni dan musik gerejani, serta mempererat persaudaraan umat Katolik.

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Pesparani Katolik Kabupaten Asahan 2026.

Ia berharap kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi kehidupan umat Katolik di Kabupaten Asahan.

Menurut Taufik, Pesparani tidak semata-mata merupakan pertandingan.

Kegiatan itu juga menjadi sarana bagi umat untuk memuji Tuhan melalui seni dan paduan suara.

"Pesparani ini bukan hanya semata-mata pertandingan. Ini adalah kegiatan untuk menyatukan suara dalam memuji Tuhan. Melalui paduan suara, bagaimana kita menyatukan hati dalam seni memuji Tuhan, sehingga kasih yang ada di dalamnya dapat menyentuh hati setiap orang yang mendengarkannya," ungkapnya.

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan perbedaan sebagai kekuatan dan keindahan dalam kehidupan bermasyarakat.

Keberagaman, kata dia, harus terus dirawat melalui sikap saling menghormati dan toleransi antarumat beragama.

"Walaupun kita memiliki perbedaan, mari kita jadikan perbedaan itu menjadi kekuatan dan juga keindahan. Mari kita terus menjaga toleransi antarumat beragama," pesannya.

Taufik berharap umat beragama di Kabupaten Asahan tidak hanya mencintai agamanya masing-masing, tetapi juga ikut menjaga kerukunan dan keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat.

"Kita berharap umat beragama di Kabupaten Asahan menjadi umat yang cinta kepada agamanya dan tetap menjaga kerukunan serta keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat," lanjutnya.

Pesparani Kabupaten Asahan selanjutnya akan berlanjut ke tingkat Provinsi Sumatera Utara yang dijadwalkan berlangsung di Kota Pematangsiantar.

Taufik berharap peserta yang nantinya mewakili Kabupaten Asahan mampu memberikan prestasi terbaik dalam ajang tingkat provinsi tersebut.

"Kegiatan Pesparani ini tentu setelah ini akan berlanjut ke tingkat Provinsi Sumatera Utara yang akan dilaksanakan di Siantar. Semoga yang mewakili Kabupaten Asahan nantinya dapat meraih juara di tingkat Provinsi Sumatera Utara, bahkan dapat mewakili Sumatera Utara ke tingkat berikutnya," harap Bupati.

Pembukaan Pesparani Katolik LP3KD Kabupaten Asahan 2026 ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Asahan bersama para pastor.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata berupa ulos dari panitia kepada Bupati Asahan dan foto bersama.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bantaran Sungai Toba-Asahan di Toba Diusulkan Jadi Destinasi Wisata dan Ekonomi Kreatif
Resmi Dibuka Bupati, FSQ Asahan 2026 Jaring 626 Bakat Seni Islam Menuju Panggung Provinsi
Dibidik KPK Jadi Teladan Nasional, Desa Ledong Barat Asahan Jalani 'Ujian Ketat' Desa Antikorupsi 2026
Asahan Usulkan Desa Hessa Perlompongan Jadi Kampung Kreatif Sumut Berkah 2026, Ini Potensinya
Desa Ledong Barat Raih Predikat Istimewa dalam Penilaian Desa Antikorupsi 2026, Bupati Asahan: Ini Bukan Akhir
Dari Energi Air ke Pasar Dunia, INALUM Perkenalkan Low Carbon Aluminium Indonesia
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru