BREAKING NEWS
Rabu, 14 Oktober 2026

Tak Cuma Andalkan Hujan! Prabowo Kumpulkan Profesor Hingga Patok 70 Ribu Polisi Hutan Atasi Karhutla

Administrator - Selasa, 13 Oktober 2026 14:38 WIB
Tak Cuma Andalkan Hujan! Prabowo Kumpulkan Profesor Hingga Patok 70 Ribu Polisi Hutan Atasi Karhutla
Presiden Prabowo Subianto akan meminta masukan dari para profesor dan pakar untuk mencari strategi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), termasuk mengatasi dampak asap yang ditimbulkan. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto akan meminta masukan dari para profesor dan pakar untuk mencari strategi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), termasuk mengatasi dampak asap yang ditimbulkan. Prabowo menegaskan pencegahan dan mitigasi hingga tingkat desa harus menjadi prioritas agar kebakaran tidak terus berulang.

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam rapat terbatas mengenai karhutla yang digelar secara hybrid dari Istana Merdeka, Jakarta, Senin (12/10/2026).

"Ya, masalah asap nanti kita minta masukan para profesor kita, bagaimana," kata Prabowo, dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (13/10/2026).

Baca Juga:

Prabowo mengatakan telah mengundang sejumlah pakar dari berbagai perguruan tinggi dan daerah untuk membahas penanganan karhutla. Menurutnya, hujan dan air tetap menjadi unsur utama dalam memadamkan kebakaran, tetapi pemerintah perlu memperkuat strategi pencegahan agar kejadian serupa dapat diminimalkan.

"Tapi saya kira memang benar, ujungnya ya hanya hujan, air, ya. Tapi kita dengan strategi yang kita telah bahas, waktu saya kumpulkan para pakar dari semua kampus, ya, para profesor-profesor itu dan mereka ahli-ahli dari daerah-daerah sendiri, bahwa langkah nanti yang paling utama adalah pencegahan presisi, mitigasi di tingkat paling bawah, di tingkat desa," ujarnya.

Prabowo Minta TNI-Polri Bantu Latih Polisi Hutan

Selain melibatkan para ahli, Prabowo meminta TNI dan Polri membantu melatih polisi hutan. Ia menilai jumlah personel yang tersedia saat ini belum sebanding dengan luas kawasan hutan yang harus diawasi.

Prabowo menyebut jumlah polisi hutan di bawah Kementerian Kehutanan saat ini sekitar 20.000 orang. Karena itu, ia mengusulkan peningkatan jumlah personel hingga 70.000 orang.

"(Polisi hutan) dari Kemenhut yang hanya 20.000, ya. Ya, kalau nggak, ya, minta dilatihlah oleh polisi atau oleh tentara. Namanya aja polisi hutan. Ya kan? Kapolri nanti bisa bantu, ya, didik polisi hutan, ya. Iya. Alam kita berat," kata Prabowo.

Ia kemudian meminta dukungan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) untuk mendukung rencana penambahan personel tersebut.

"Karena itu, tolong sampaikan ke MenPAN RB, ya, kalau memang saya minta 70.000 polisi hutan, itu karena ada maksud untuk menjaga hutan-hutan kita," ungkapnya.

Pencegahan Karhutla Jadi Prioritas

Pemerintah mendorong penanganan karhutla melalui pencegahan yang lebih terarah, peningkatan kemampuan petugas, serta mitigasi hingga tingkat desa. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan di wilayah rawan kebakaran.

Karhutla tidak hanya menimbulkan kerusakan lingkungan, tetapi juga menghasilkan asap yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat dan menyebar hingga ke wilayah negara tetangga.

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Asap Makin Parah! Ketua DPD Minta Pemerintah Buka Diri Terima Bantuan Malaysia Padamkan Karhutla
Kemlu Akhirnya Buka Suara! Jawab Tawaran Bantuan Karhutla Malaysia usai Kena Sentil
Disindir Malaysia Soal Bantuan Karhutla "Dicuekin", Menko Dudung: Prabowo Belum Bahas!
Karhutla Belum Berstatus Bencana Nasional, Menko Dudung: Masih Mampu Kita Tangani
Prabowo Belum Tetapkan Karhutla sebagai Bencana Nasional, Ini Alasannya
Karhutla Meluas di Kaltim, Gubernur Rudy Mas’ud Jalani Medical Check Up di Singapura
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru