Survei Voxpol: Mayoritas Pemilih Demokrat dan PKS Tidak Percaya Pemerintahan Prabowo-Gibran
MEDAN Survei Voxpol Center Research and Consulting menunjukkan 55,1 persen pemilih Partai Demokrat tidak percaya terhadap pemerintahan P
POLITIK
SIMALUNGUN – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, menggelar rapat koordinasi (rakor) untuk memperkuat kerja sama antaranggota sekaligus memastikan seluruh program organisasi berjalan dengan baik.
Pertemuan tersebut juga membahas persiapan peringatan Hari Ibu dan Hari Ulang Tahun (HUT) DWP 2026.
Kegiatan berlangsung di Gedung DWP Kabupaten Simalungun, Pematang Raya, Selasa, 20 Oktober 2026.Baca Juga:
Rapat dipimpin langsung Ketua DWP Kabupaten Simalungun, Yulince Mixnon Andreas Simamora.
Rakor dihadiri seluruh unsur pengurus DWP, baik dari unit organisasi perangkat daerah (OPD) maupun unit kecamatan se-Kabupaten Simalungun.
Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi para pengurus untuk mempererat hubungan, meningkatkan komunikasi, serta mengevaluasi berbagai program kerja yang telah direncanakan.

Selain membahas kegiatan organisasi, rakor juga diisi dengan sosialisasi pengelolaan keuangan keluarga dan pentingnya mengajarkan kebiasaan menabung kepada anak sejak dini.
Dalam arahannya, Yulince menekankan pentingnya koordinasi dan kerja sama antarunit DWP dalam menjalankan program organisasi.
Menurut dia, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi juga pada kualitas pelaksanaan dan manfaatnya bagi anggota maupun masyarakat.
Karena itu, seluruh pengurus diminta terus meningkatkan kemampuan, memperbaiki administrasi, serta menjaga kekompakan dalam menjalankan tugas.
Yulince juga mengingatkan bahwa dalam waktu dekat akan dilakukan evaluasi dan penilaian terhadap kantor DWP unit kecamatan.
Penilaian tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas lingkungan kerja sekaligus mendorong pengurus untuk lebih aktif menjaga fasilitas organisasi.
Beberapa aspek yang akan diperiksa meliputi kebersihan dan kerapian ruang kerja, ruang pertemuan, sekretariat, serta fasilitas umum.
Selain itu, penilaian juga mencakup pengelolaan sampah, keanekaragaman tanaman, inovasi, dan kebersihan lingkungan pekarangan kantor.
"Mari kita jadikan evaluasi ini sebagai motivasi untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas organisasi," ujarnya, mengajak seluruh unit DWP untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya.
Melalui evaluasi tersebut, pengurus DWP di tingkat kecamatan diharapkan semakin peduli terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan kantor.
Penataan pekarangan dan pemanfaatan lahan di sekitar kantor juga diharapkan dapat menjadi contoh kegiatan positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain membahas evaluasi organisasi, rapat koordinasi tersebut juga mematangkan rencana kegiatan untuk memperingati Hari Ibu dan HUT DWP Tahun 2026.
Yulince menjelaskan bahwa berbagai perlombaan akan diselenggarakan dengan melibatkan pengurus DWP dari unit kecamatan dan perangkat daerah.
Untuk DWP unit kecamatan, panitia menyiapkan perlombaan mengolah bahan pangan nonberas yang dibagi menjadi dua kategori, yakni makanan tradisional dan modern.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong kreativitas anggota dalam memanfaatkan bahan pangan selain beras menjadi berbagai jenis makanan.
Pengolahan pangan nonberas juga dapat menjadi sarana memperkenalkan bahan makanan lokal yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai pilihan konsumsi keluarga.
Sementara itu, DWP unit perangkat daerah akan mengikuti perlombaan menghias tumpeng.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan dapat menunjukkan kreativitas dalam menyajikan makanan sekaligus mempererat hubungan antaranggota.
Yulince berharap berbagai perlombaan tidak hanya menjadi ajang mencari pemenang, tetapi juga memberikan pengalaman dan pengetahuan baru bagi seluruh peserta.
Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat membangun semangat kebersamaan serta meningkatkan partisipasi anggota dalam program organisasi.
Dalam rapat koordinasi tersebut, Yulince turut menyoroti pentingnya ketertiban administrasi organisasi, khususnya dalam pengisian laporan kegiatan melalui sistem elektronik atau e-reporting DWP.
Menurut dia, seluruh unit harus memastikan setiap kegiatan yang telah dilaksanakan dilaporkan secara lengkap dan tepat waktu sesuai ketentuan.
Pelaporan melalui sistem digital menjadi salah satu bagian penting dalam penilaian kinerja organisasi DWP di tingkat nasional.
Karena itu, para pengurus diminta tidak mengabaikan proses administrasi meskipun telah melaksanakan berbagai kegiatan di lapangan.
Laporan yang tertib dan akurat diperlukan untuk mengetahui perkembangan program kerja serta menjadi bahan evaluasi bagi pengurus.
"Keberhasilan DWP bukan hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi juga dari kualitas program, ketertiban administrasi, kekompakan pengurus, serta manfaat nyata yang dirasakan oleh anggota, keluarga, dan masyarakat," tegasnya.
Yulince berharap seluruh pengurus dapat memahami pentingnya tanggung jawab bersama dalam menjaga kualitas organisasi.
Dengan sistem administrasi yang tertata, pelaksanaan program diharapkan dapat lebih mudah dipantau dan dievaluasi.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Rakor, Orosa Hotbinson Damanik, menyampaikan bahwa pertemuan rutin bulanan memiliki peran penting dalam menjaga hubungan antarpengurus DWP.
Menurut dia, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi forum untuk membahas pekerjaan organisasi, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan kekeluargaan antaranggota.
Melalui pertemuan rutin, para pengurus dapat saling bertukar informasi, menyampaikan perkembangan kegiatan, serta membahas persoalan yang dihadapi dalam menjalankan program.
Komunikasi yang baik antarunit diharapkan dapat memperkuat kerja sama antara DWP kabupaten, perangkat daerah, dan kecamatan.
Selain itu, rakor juga memberikan kesempatan kepada anggota untuk memperoleh pengetahuan baru melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi.
Dengan demikian, pertemuan rutin diharapkan dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi organisasi, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat.
Rapat koordinasi DWP Kabupaten Simalungun juga dirangkaikan dengan sosialisasi kerja sama bersama Bank Negara Indonesia (BNI).
Materi sosialisasi disampaikan Timoria Sianturi dengan fokus pada pengelolaan keuangan keluarga dan pengenalan program tabungan anak.
Dalam kegiatan tersebut, para anggota memperoleh informasi mengenai pentingnya mengatur pemasukan dan pengeluaran keluarga secara terencana.
Pengelolaan keuangan yang baik diperlukan agar kebutuhan rumah tangga dapat terpenuhi tanpa mengabaikan persiapan dana untuk masa depan.
Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan pentingnya membiasakan anak menabung sejak usia dini.
Kebiasaan menabung dinilai dapat membantu anak memahami cara menggunakan uang secara bijak sekaligus belajar membedakan antara kebutuhan dan keinginan.
Melalui sosialisasi tersebut, anggota DWP juga mendapatkan penjelasan mengenai fasilitas tabungan anak yang memungkinkan orang tua memantau perkembangan simpanan anak secara langsung.
Edukasi ini diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga masing-masing sehingga pengelolaan keuangan rumah tangga menjadi lebih tertib.
Melalui rapat koordinasi yang berlangsung di Pematang Raya tersebut, DWP Kabupaten Simalungun berupaya memperkuat pelaksanaan program kerja sepanjang 2026.
Sejumlah agenda menjadi perhatian, mulai dari evaluasi kantor DWP unit kecamatan, persiapan peringatan Hari Ibu dan HUT DWP, peningkatan ketertiban administrasi, hingga edukasi keuangan keluarga.
Kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan pengurus dalam mengelola organisasi secara lebih terencana dan bertanggung jawab.
Selain itu, kerja sama antarunit DWP di lingkungan perangkat daerah dan kecamatan juga diharapkan semakin kuat.
Ketua DWP Kabupaten Simalungun, Yulince Mixnon Andreas Simamora, menekankan pentingnya menjaga kekompakan pengurus serta memastikan setiap kegiatan memberikan manfaat nyata.
Dengan koordinasi yang baik dan pelaksanaan program yang terarah, DWP Kabupaten Simalungun diharapkan semakin aktif mendukung peningkatan kualitas keluarga dan pemberdayaan masyarakat.
Rapat koordinasi ini sekaligus menjadi momentum bagi seluruh anggota untuk memperkuat semangat kebersamaan dan meningkatkan kontribusi organisasi di Kabupaten Simalungun.* (ad)
MEDAN Survei Voxpol Center Research and Consulting menunjukkan 55,1 persen pemilih Partai Demokrat tidak percaya terhadap pemerintahan P
POLITIK
MEDAN Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca ekstrem berpotensi melanda sejumlah wilayah Sumatera Utara
NASIONAL
MEDAN Persidangan perkara dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara, mengungkap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan dirinya ingin memimpin Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia bahkan men
NASIONAL
MEDAN Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat truk terjadi di Tol BelawanMedanTanjung Morawa (Belmera), tepatnya di KM 5 Jalur B, Ke
PERISTIWA
SLAWI Masyarakat Tegal Bersatu (MTB) mengadukan dugaan pengondisian pengadaan barang dan jasa di lingkungan pendidikan Kabupaten Tegal k
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak para santri untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta memperkuat pers
PENDIDIKAN
JAKARTA Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa mempertimbangkan melaporkan Dian Sandi Utama ke Polda Metro Jaya setelah mendengar kesaksian
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Bupati Langkat nonaktif Syah Afandin alias Ondim membantah menerima uang dari kontraktor Yaqub Abdhal Al Mu&039arif dalam perkar
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa mempertanyakan asalusul foto ijazah Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang beredar di me
HUKUM DAN KRIMINAL