BREAKING NEWS
Kamis, 22 Oktober 2026

Prabowo Buka-bukaan di Depan Kepala Daerah: Malu Saya Jadi Presiden Kalau Rakyat Masih Miskin

Dharma - Kamis, 22 Oktober 2026 16:28 WIB
Prabowo Buka-bukaan di Depan Kepala Daerah: Malu Saya Jadi Presiden Kalau Rakyat Masih Miskin
Presiden Prabowo Subianto, saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2026). (Foto: Tangkapan Layar Sekretariat Presiden / YT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan dirinya ingin memimpin Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia bahkan menyatakan lebih baik tidak menjadi presiden jika rakyat Indonesia terus hidup dalam kemiskinan.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2026).

"Saya mau jadi presiden untuk lihat rakyat saya sejahtera. Saya tidak mau jadi presiden, rakyat saya miskin terus, saya tidak mau jadi presiden. Malu saya. Lebih baik saya enggak jadi presiden," kata Prabowo.

Baca Juga:

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga meminta para kepala daerah tidak khawatir terhadap aliran dana dari pemerintah pusat ke daerah. Ia menegaskan pemerintah berencana meningkatkan penyaluran dana ke kabupaten dan provinsi pada tahun mendatang.

Menurut Prabowo, pemerintah tidak bermaksud mengurangi alokasi dana untuk daerah. Ia justru menyatakan akan membuktikan bahwa dana yang mengalir ke daerah selama masa pemerintahannya akan lebih besar dibandingkan periode sebelumnya.

"Bukan kita kurangi uang di kabupatenmu. Nanti saya buktikan, uang yang mengalir ke kabupatenmu, provinsimu, itu jauh lebih di zaman saya memerintah daripada saya sebelum ini," ujarnya.

Prabowo juga meyakini penyaluran dana ke daerah pada tahun depan akan meningkat. Ia mengatakan seluruh potensi negara harus dimanfaatkan untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat, bukan hanya mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat pusat.

"Dan tahun yang akan datang, saya yakini, akan lebih banyak lagi kita salurkan. Seluruh potensi kita adalah untuk memperkuat rakyat. Tujuan kita rakyat sejahtera," ucapnya.

Dalam arahannya kepada para kepala daerah, Prabowo turut menekankan pentingnya menjadikan kesejahteraan masyarakat sebagai tolok ukur keberhasilan seorang pemimpin.

Menurutnya, keberhasilan kepala daerah tidak semata-mata dinilai dari jabatan atau capaian administratif, tetapi juga dari perubahan nyata yang dirasakan masyarakat.

"Kebanggaan kita, para gubernur semua, kebanggaanmu para bupati, kebanggaan kalian sebagai pemimpin rakyat, kalau kalian datang ke rakyat, rakyatnya senyum. Nah, itu kebanggaan kalian," pungkas Prabowo.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rakornas TPAKD yang membahas percepatan akses keuangan di daerah. Prabowo menekankan bahwa kebijakan pemerintah pusat dan daerah harus diarahkan untuk mendukung aktivitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.* (k/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran, Angka Kemiskinan Indonesia Turun Jadi 8,07 Persen
Rico Waas Dorong Sekolah Rakyat Putus Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan
Rico Waas Ubah Strategi Atasi Kemiskinan di Medan, Tak Cukup Hanya Beri Bansos
Ogah Sekadar Bagi-bagi Bansos, DPRD Medan Dorong Revisi Perda Kemiskinan demi Kemandirian Warga
Baznas Tanjungbalai Siapkan Penyaluran Zakat untuk 2.000 Penerima pada Desember 2026
Bupati Asahan Luncurkan ASTABRATA, Pengentasan Kemiskinan Berbasis Data
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru