BREAKING NEWS
Sabtu, 21 Februari 2026

Cak Imin Ungkap Ada Preman Pakai Jaket PKB Mau Ganggu Muktamar, tapi Diadang Pecalang

BITVonline.com - Minggu, 25 Agustus 2024 06:30 WIB
Cak Imin Ungkap Ada Preman Pakai Jaket PKB Mau Ganggu Muktamar, tapi Diadang Pecalang
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BALI –Muktamar VI Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang digelar pada Sabtu, 24 Agustus 2024 di kawasan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Nusa Dua, Bali, berlangsung dengan penuh warna dan kontroversi. Acara yang menjadi forum penting bagi pengambilan keputusan internal partai tersebut, tidak lepas dari aksi demo yang sempat mengguncang suasana.

Pada hari pertama Muktamar, sejumlah massa aksi dengan atribut Nahdlatul Ulama (NU) dan PKB melakukan demonstrasi. Mereka mencoba masuk ke area Muktamar sambil membakar spanduk sebagai bentuk protes. Aksi tersebut, menurut Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, merupakan tindakan yang didalangi oleh kelompok preman yang menyamar menggunakan atribut PKB.

Dalam penutupan Muktamar pada Minggu, 25 Agustus 2024, Cak Imin menanggapi aksi tersebut dengan tegas. “Makanya Kiai, kemarin ada beberapa gelintir preman pakai jaket, pakai baju PKB merangsek mau mengganggu Muktamar ini,” ujarnya. Cak Imin menekankan bahwa pihaknya tidak bertanggung jawab atas gangguan tersebut, yang lebih merupakan tindakan provokatif dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Massa demonstran tersebut berusaha memasuki kawasan ITDC, namun upaya mereka dihadang oleh pecalang Bali dan aparat keamanan. Cak Imin menambahkan bahwa pemuka adat dan raja-raja Bali turut mendukung Muktamar. “Bukan kami yang mengadang, tetapi pecalang-pecalang Bali. Beliau-beliau (raja-raja Bali) bersemangat membackup PKB dengan satu kalimat, ‘Kami di Bali merasa nyaman dengan kekuatan Ahli Sunnah Wal Jamaah dengan yang namanya PKB,’” jelasnya.

Dalam suasana penuh ketegangan, Cak Imin memberikan peringatan keras kepada pihak-pihak yang terlibat dalam aksi tersebut. “Kalau kalian orang baik, jadilah manusia yang gentel, tunjukkan muka kalian. Kalau kalian kader NU, jangan jadi kader NU yang pengecut!” tegasnya dengan nada berapi-api sambil mengacungkan tangan.

Muktamar VI PKB akhirnya berhasil menyelesaikan agenda utamanya. Cak Imin kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PKB untuk periode lima tahun ke depan. Keputusan tersebut disahkan dalam sidang pleno Muktamar yang berlangsung hingga dini hari. Selain itu, Ma’ruf Amin, Wakil Presiden Republik Indonesia, ditunjuk sebagai Ketua Dewan Syura PKB.

Acara Muktamar VI ini tidak hanya menjadi momen penting bagi PKB dalam menentukan kepemimpinan dan arah partai ke depan, tetapi juga mencerminkan dinamika politik dan kekuatan internal yang ada. Dengan terpilihnya kembali Cak Imin dan penunjukan Ma’ruf Amin sebagai Ketua Dewan Syura, PKB menunjukkan tekadnya untuk melanjutkan perannya dalam kancah politik Indonesia dengan dukungan penuh dari berbagai elemen partai dan masyarakat.

Muktamar ini diharapkan menjadi titik awal bagi PKB untuk memperkuat konsolidasi internal serta meneguhkan komitmen terhadap visi dan misi partai di tengah perkembangan politik nasional yang dinamis.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru