Kapolri Respons Ancaman Aksi Reformasi Jilid II dari BEM SI
JAKARTA Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengimbau mahasiswa agar tetap menjaga ketertiban dalam menyampaikan aspirasi di ruan
NASIONAL
JAKARTA –Mantan Menteri Perdagangan Thomas Lembong, yang dikenal juga sebagai Tom Lembong, turut ambil bagian dalam aksi demonstrasi Kawal Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada Kamis pagi. Aksi ini digelar untuk menolak revisi Undang-Undang (UU) Pilkada yang dianggap menganulir keputusan MK sebelumnya.
Dalam orasinya di tengah kerumunan massa, Lembong menegaskan bahwa kehadirannya kali ini merupakan bentuk aksi pribadi dan bukan sebagai wakil dari pihak politik manapun. Ia menegaskan, “Saya di sini saat ini berdiri sendiri mewakili diri saya sendiri. Saya tidak berdiri di sini mewakili 01, saya tidak mewakili 02, saya tidak mewakili 03. Tapi berada di depan demi istri dan anak saya, keluarga saya,” ujarnya dengan penuh tekad.
Lembong mengungkapkan bahwa keputusannya untuk turun ke jalan didorong oleh keyakinan bahwa kondisi politik dan hukum di Indonesia saat ini tidak dalam keadaan baik. Ia menilai, momen ini adalah titik kritis bagi bangsa Indonesia, dan penting untuk menentukan arah masa depan negara.
“Jadi ibu bapak, ini momen historis, kritis, kita di sebuah persimpangan, negara kita di persimpangan. Kita menentukan masa depan bukan hanya untuk kita tapi anak cucu dan generasi berikutnya,” tambah Lembong dengan nada serius.
Mantan menteri itu juga mengimbau kepada seluruh peserta aksi untuk menyuarakan pendapat mereka dengan cara yang tertib dan damai. “Jadi mari kita berjuang, mari kita semuanya tertib. Mari kita semuanya damai. Bahwa kita marah, bukan berarti tidak bisa damai. Mari kita tunjukkan bahwa kita kalangan yang beradab, kita adalah kalangan yang tertib, kita adalah kalangan yang menegakkan konstitusi,” pungkasnya.
Sementara itu, aksi demo Kawal Putusan MK ini merupakan reaksi terhadap upaya revisi UU Pilkada oleh DPR RI yang dianggap mengabaikan keputusan MK terkait ambang batas pencalonan kepala daerah. Demonstrasi ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk politikus, akademisi, dan aktivis, yang menyuarakan penolakan terhadap perubahan aturan tersebut.
(N/014)
JAKARTA Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengimbau mahasiswa agar tetap menjaga ketertiban dalam menyampaikan aspirasi di ruan
NASIONAL
JAKARTA Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menegaskan bahwa kenaikan harga Pertamax bukan disebabkan oleh me
EKONOMI
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyampaikan keluhan dalam rapat kerja bersama Komisi XIII DPR RI saat pembahasan a
NASIONAL
MEDAN Semangat untuk menghidupkan kembali kejayaan PSMS Medan kembali menguat setelah jajaran legenda dan keluarga besar mantan pemain klu
OLAHRAGA
JAKARTA Jakarta Millennial Film Festival (JMFF) 2026 resmi dibuka di GOR Otista, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (10/6/2026). Festival ini
ENTERTAINMENT
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,1 triliun pada 2026 untuk mendukung pelaksanaan Program Hasil
PEMERINTAHAN
JAKARTA Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) menilai vonis terhadap empat prajurit TNI dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Ko
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap lima aparatur sipil negara (ASN) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam operasi tangkap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, membantah keras tudingan keterlibatan dirinya dalam pengadaan di Badan Gizi Nasional (B
HUKUM DAN KRIMINAL
LAMPUNG Presiden Prabowo Subianto menceritakan alasan di balik keputusannya maju sebagai kepala negara. Ia menyebut dorongan tersebut munc
POLITIK