Untung Presidennya Prabowo Subianto
Oleh Mayjen TNI (Purn) Dr. Saurip KadiBERANGKAT dari isi pidato tahunan didepan Sidang Paripurna MPR RI pada hari Jum&039at tanggal 14
OPINI
JAKARTA –Sejumlah massa dari berbagai elemen masyarakat melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada Kamis (22/8/2024), untuk menolak pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pilkada. Demonstrasi ini menandai penolakan yang signifikan terhadap proses legislasi yang sedang berlangsung.
Pada pukul 10.12 WIB menunjukkan bahwa massa aksi telah mulai berdatangan. Peserta unjuk rasa terdiri dari berbagai kelompok, termasuk Partai Buruh, Partai Ummat, dan kalangan mahasiswa. Mereka memadati kawasan gedung MPR/DPR RI, membawa serta berbagai atribut dan spanduk dengan tuntutan khusus. Beberapa spanduk terlihat jelas bertuliskan “Kembalikan Kedaulatan Rakyat” dan “DPR Milik Rakyat, bukan Jokowi.”
Massa aksi terlihat menguasai dua lajur jalan di depan Gedung DPR RI, menyebabkan kepadatan lalu lintas dari arah Semanggi menuju Slipi. Meskipun terjadi kemacetan, pihak kepolisian belum memberlakukan pengalihan arus lalu lintas pada saat kejadian.
Demonstrasi ini berlangsung di bawah pengawasan ketat dari aparat keamanan. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo, menyebutkan bahwa sebanyak 2.013 personel gabungan telah disiapkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa tersebut. Selain itu, personel keamanan tambahan sebanyak 1.273 orang juga disiapkan di kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta Pusat, untuk memastikan ketertiban dan keamanan selama demonstrasi.
Para pengunjuk rasa berorasi di atas mobil komando, menyampaikan aspirasi mereka dan menuntut agar DPR RI membatalkan rencana pengesahan RUU Pilkada. Orasi tersebut menjadi bagian penting dari upaya mereka untuk menarik perhatian publik dan pembuat kebijakan terhadap kekhawatiran mereka mengenai dampak potensial dari RUU tersebut.
Aksi unjuk rasa ini menunjukkan intensitas protes terhadap perubahan dalam aturan pemilihan kepala daerah yang diusulkan dalam RUU Pilkada. Kelompok-kelompok tersebut menyuarakan kekhawatiran bahwa pengesahan RUU ini akan merugikan prinsip kedaulatan rakyat dan lebih menguntungkan kelompok-kelompok tertentu.
Sementara itu, DPR RI harus menghadapi tantangan tambahan dalam proses legislasi ini dengan meningkatnya tekanan dari masyarakat. Penundaan pengesahan yang terjadi sebelumnya dan aksi demonstrasi hari ini menyoroti ketidakpuasan yang mendalam di kalangan masyarakat terhadap cara-cara pembuatan kebijakan yang dianggap tidak transparan atau tidak mewakili kepentingan publik.
Dengan demonstrasi yang berlangsung secara damai namun penuh semangat, pihak berwenang diharapkan dapat menangani situasi dengan bijak dan mengupayakan dialog dengan para pengunjuk rasa untuk mencari solusi yang memadai. Publik akan terus mengikuti perkembangan ini, berharap agar proses demokrasi dapat berjalan dengan adil dan sesuai dengan aspirasi masyarakat.
(N/014)
Oleh Mayjen TNI (Purn) Dr. Saurip KadiBERANGKAT dari isi pidato tahunan didepan Sidang Paripurna MPR RI pada hari Jum&039at tanggal 14
OPINI
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menilai kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu kunci penting bagi Indonesia
NASIONAL
BOGOR Suasana malam di Jalan Utama Perumahan Sunrise River, Desa Jatisari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berubah mer
NASIONAL
JAKARTA Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Soleman B. Ponto mendorong pemerintah dan DPR membentuk Pengadilan Maritim.
HUKUM DAN KRIMINAL
TANJAB TIMUR Warga RT 17 RW 04, Kelurahan Perjuangan 1, Kecamatan Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, menggelar turnamen lacak
NASIONAL
MEDAN Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Medan Arrahmaan Pane menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dar
PEMERINTAHAN
MEDAN Upacara penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung khidmat di La
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden ke6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menilai arah pembangunan yang disiapkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto u
EKONOMI
MANGGARAI TIMUR Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah prioritas untuk men
NASIONAL
JAKARTA Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan belasungkawa atas gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggar
NASIONAL