Malam Ke-4 Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar Ajak Umat Muslim Berhias dengan Akhlak Mulia
MEDAN Pada malam ke4 bulan suci Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar memberikan tausyiah singkat kepada jamaah Mesjid Isti&039adah di J
AGAMA
BITVONLINE.COM –Menjelang perayaan HUT ke-79 Republik Indonesia, publik kembali dihadapkan pada sebuah fakta menarik dan kontroversial terkait sejarah dan simbolisme kemerdekaan. Fatmawati Sukarno, Ibu Negara pertama Republik Indonesia, ternyata mengenakan jilbab saat upacara proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Hal ini terungkap melalui dokumentasi sejarah dan konfirmasi dari sejarawan JJ Rizal.
Fatmawati Sukarno dan Jilbab di Proklamasi Kemerdekaan
JJ Rizal, seorang sejarawan terkemuka, mengkonfirmasi bahwa Fatmawati Sukarno memang mengenakan jilbab pada saat upacara proklamasi kemerdekaan. “Iya betul (Fatmawati berkerudung),” kata Rizal saat dimintai tanggapan. Dokumentasi sejarah menunjukkan bahwa Fatmawati, yang hadir di tengah acara bersejarah tersebut, mengenakan kebaya dan jilbab, menonjol di antara mayoritas pria yang hadir.
Fatmawati Sukarno, sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah Indonesia, menunjukkan bahwa jilbab tidak hanya merupakan simbol agama tetapi juga bagian dari identitas nasional dan sejarah. Pada masa itu, penggunaan jilbab oleh Fatmawati tidak mengurangi makna dari upacara tersebut, melainkan justru menambah kekayaan simbolis peristiwa tersebut.
Kontroversi Kebijakan BPIP
Namun, 79 tahun setelah proklamasi kemerdekaan, Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) sempat mengeluarkan kebijakan kontroversial terkait Paskibraka (Pasukan Pengibar Bendera Pusaka). Kebijakan tersebut meminta anggota Paskibraka untuk melepas jilbab mereka saat pengukuhan dan pengibaran bendera pada 17 Agustus 2024. Keputusan ini memicu polemik di masyarakat, dengan banyak pihak menilai bahwa BPIP melakukan penyeragaman yang sembarangan dan mengabaikan hak individu untuk mengekspresikan identitas keagamaan mereka.
Kebijakan ini dianggap tidak menghargai keberagaman dan hak beragama, serta berpotensi menciptakan ketidaknyamanan di kalangan anggota Paskibraka yang telah memakai jilbab sejak kecil. Banyak yang menganggap bahwa keputusan ini bertentangan dengan semangat inklusivitas dan kebhinekaan yang menjadi prinsip dasar negara.
Revisi Kebijakan BPIP
Menanggapi kritik dan polemik yang muncul, BPIP akhirnya memutuskan untuk merevisi kebijakan mereka. Mereka mengizinkan anggota Paskibraka untuk tetap mengenakan jilbab selama upacara peringatan kemerdekaan. Keputusan ini diharapkan dapat menenangkan protes dan memastikan bahwa keberagaman dihargai dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pengesahan kembali jilbab untuk anggota Paskibraka menegaskan bahwa simbol-simbol pribadi dan keagamaan tetap memiliki tempat dalam acara-acara kenegaraan, tanpa harus mengorbankan prinsip kebersamaan dan identitas nasional.
(N/014)
MEDAN Pada malam ke4 bulan suci Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar memberikan tausyiah singkat kepada jamaah Mesjid Isti&039adah di J
AGAMA
MEDAN Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh anggota Polri menjalani tes urine menyusul kasus eks Kapolres Bima AKB
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Bupati Deli Serdang dr. Asri Ludin Tambunan bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo meresmikan kantor baru Dinas Pemadam Kebak
PEMERINTAHAN
ACEH TIMUR Kepolisian Resor (Polres) Aceh Timur menyalurkan bantuan logistik dari Kapolri kepada masyarakat terdampak bencana di wilayah
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menempati posisi teratas dalam survei popularitas menteri Kabinet Merah Putih versi Indeks
NASIONAL
JAKARTA Hasil survei nasional terbaru Indekstat menempatkan sektor ekonomi sebagai isu paling mendesak yang harus segera diselesaikan ol
EKONOMI
JAKARTA Survei terbaru Indekstat mengungkap bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi program pemerintahan PrabowoGibran yang pa
PEMERINTAHAN
JAKARTA Survei terbaru lembaga Indekstat mengungkap ketidakpastian publik terhadap potensi kembalinya peran TNI dan Polri dalam politik
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Survei terbaru yang dirilis lembaga Indekstat menunjukkan adanya perbedaan signifikan tingkat keyakinan publik terhadap masa dep
NASIONAL
ACEH TENGAH Lubang tanah raksasa di Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, Aceh, terus meluas hingga mencapai luas sekitar 27.000 meter persegi.
PERISTIWA