Viral di Medsos, Pria Asyik Isap Sabu di Halaman Warga Binjai Ditahan Polisi
BINJAI Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria mengisap narkoba jenis sabusabu di halaman rumah warga Kota Binjai, Sumatera Utara
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA -Sidang sengketa hasil Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK) memasuki babak baru dengan perdebatan hangat terkait bantuan sosial (bansos) yang dinilai memiliki kaitan elektoral dengan partai politik. Hal ini menjadi sorotan ketika Hakim Konstitusi Arief Hidayat menyoroti kenaikan suara Partai Golkar pada pemilu tersebut.
Dalam suasana yang tegang namun penuh kecerdasan, Hakim Arief Hidayat menegaskan pandangannya bahwa bansos tampaknya lebih terkait dengan elektoral pileg (Pemilihan Legislatif). Hal ini menjadi perbincangan serius karena bansos merupakan salah satu aspek penting dalam program pemerintah yang mempengaruhi opini publik, terutama dalam konteks politik.
Momen menarik terjadi saat empat menteri, yakni Menko PMK Muhadjir Effendy, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Sosial Tri Rismaharini memberikan keterangan di hadapan Hakim MK. Hakim Arief mengajukan pertanyaan khusus kepada mereka terkait sorotan atas pembahasan bansos dalam persidangan.
“Apa yang menjadi pokok perhatian dalam persidangan ini adalah bagaimana bansos berkaitan dengan elektoral, terutama dalam konteks pileg,” ujar Hakim Arief, menyoroti kenaikan suara Partai Golkar yang menjadi sorotan dalam pembahasan tersebut.
Sorotan khusus diberikan kepada Airlangga Hartarto, yang tidak hanya menjabat sebagai Menko Perekonomian, tetapi juga sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Tersenyum, Airlangga diharapkan untuk memberikan penjelasan terkait kenaikan suara partainya dalam Pemilu 2024.
Perlu dicatat bahwa sidang sengketa pilpres diajukan oleh Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. Mereka menyebut kenaikan bansos pada tahun tersebut sebagai strategi untuk memenangkan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Perdebatan yang terjadi di sidang ini mencerminkan kompleksitas politik dan hukum yang tengah dihadapi oleh negara dalam menyelesaikan sengketa hasil pilpres. Suara Hakim Konstitusi yang kritis dan penuh pertanyaan menunjukkan kematangan dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pengadilan yang adil.
Dengan berbagai pihak yang terlibat dan berbagai argumen yang diajukan, publik diharapkan untuk tetap mengikuti perkembangan sidang dengan bijak dan objektif, serta menghormati proses hukum yang berlangsung.
(K/09)
BINJAI Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria mengisap narkoba jenis sabusabu di halaman rumah warga Kota Binjai, Sumatera Utara
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, untu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 138,03 poin atau 1,89 persen ke level 7.164 pada perdagangan Kamis (26/3/2026)
EKONOMI
MEDAN Tekanan terhadap personel Polda Sumatera Utara berinisial Iptu VTG meningkat. Kuasa hukum terpidana Rahmadi, Ronald M. Siahaan, me
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dijadwalkan mengunjungi Indonesia pada 27 Maret 2026 untuk bertemu dengan Presiden Prabowo
INTERNASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, gejolak harga minyak dunia akibat konflik antara Amerika Serikat dan Israel me
EKONOMI
JAKARTA Iran mulai membuka akses Selat Hormuz bagi kapalkapal dari negara tertentu yang dianggap sahabat. Dalam pernyataan resmi Konsul
INTERNASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Mayjen Yudi Abrimantyo, resmi menanggalkan jabatannya setelah empat prajurit BAIS d
NASIONAL
JAKARTA Direktur PT Bank Central Asia, Santoso Liem, menyampaikan optimisme terhadap jajaran Otoritas Jasa Keuangan yang baru dilantik.
EKONOMI
JAKARTA Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyatakan pihaknya akan menggelar rapat untuk membahas dugaan pelecehan seksual yang me
NASIONAL