Legislator Fraksi PKS Sebut Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK “Absurd dan Mengada-ada”
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Nasir Djamil, menilai pengakuan Presiden ke7 RI, Joko Widodo (Jokowi), yang menyatak
POLITIK
JAKARTA -Pj Walikota Bekasi, Raden Gani Muhammad, menegaskan ketidakterlibatan pemerintah dalam upaya memenangkan pasangan calon tertentu dalam sidang sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi. Dalam kesaksiannya sebagai saksi dari Prabowo-Gibran, Gani mengungkapkan bahwa tugasnya dijalankan tanpa memihak kepada kepentingan politik tertentu.
Dengan tegas, Gani menyatakan bahwa pihaknya tidak pernah menerima arahan atau perintah dari pimpinan untuk memenangkan pasangan calon manapun. “Pendekatan kami dalam pelaksanaan tugas berdasarkan pada pendekatan normatif dalam menjalankan tugas pemerintah dan pembangunan di Kota Bekasi,” ujarnya dengan lugas.
Sebagai seorang Pejabat Walikota yang sedang menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Pj), Gani menekankan bahwa dirinya tidak memiliki basis politik. Ia menjelaskan bahwa sebagai seorang Pj, diperlukan waktu untuk memahami dan mengenal aparatur yang ada di Kota Bekasi. Menurutnya, tidak mungkin mengkondisikan aparatur Kota Bekasi untuk memihak pada salah satu pasangan calon tanpa dukungan yang memadai.
Dalam penjelasannya, Gani juga menyoroti kompleksitas dari kondisi Kota Bekasi, dengan jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mencapai 11 ribu. Ia menekankan bahwa pengarahan atau pengkondisian yang terkait dengan pemenangan atau netralitas tidaklah mudah, membutuhkan dukungan anggaran dan sarana prasarana yang memadai.
Gani juga menekankan pentingnya pemahaman dan pengenalan teritorial, struktur, dan budaya masyarakat dalam upaya menjaga netralitas. Ia mengakui bahwa untuk mencapai tujuan tertentu, pemahaman terhadap kondisi masyarakat dan lingkungan sangatlah penting.
Kesaksian Gani Muhammad ini memberikan gambaran yang jelas mengenai komitmen dan prinsip netralitas dalam menjalankan tugas sebagai Pejabat Walikota Bekasi. Dalam tengah-tengah gejolak politik, penegasan ini menjadi sorotan penting yang menggarisbawahi pentingnya integritas dan independensi dalam penyelenggaraan pemerintahan.
(K/09)
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Nasir Djamil, menilai pengakuan Presiden ke7 RI, Joko Widodo (Jokowi), yang menyatak
POLITIK
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina, Muhammad Kerry Adrianto Riza, mengungkit
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menyambut awal Ramadan 1447 Hijriah yang jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau masyarakat
NASIONAL
BINJAI Dewan Pimpinan Daerah Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPD AMPI) Kota Binjai menggelar Gebyar Safari Ramadhan di Masjid Agung
NASIONAL
MEDAN Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Mahasiswa Sumatera Utara (PB IMSU), Lingga Pangayumi Nasution, menegaskan bahwa penertiban lapak
PEMERINTAHAN
MEDAN Tren game penghasil uang kembali menarik perhatian masyarakat, kali ini melalui aplikasi Junglee Ludo yang menawarkan saldo DANA g
EKONOMI
MEDAN Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan menangkap seorang pria lanjut usia berinisial L (65), yang diduga mencabuli puluhan sisw
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan tiga arah utama pembenahan pelayanan publik di Kota Medan, yakni percepatan
PEMERINTAHAN
BOGOR Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah Kota Bogor resmi membuka Bogor ICMI Islamic Festival (BiiFest) 2026 p
NASIONAL
BANDA ACEH Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh menangkap seorang petani asal Aceh Tengah berinisial AW (58) yang diduga membawa 50 kil
HUKUM DAN KRIMINAL