Harga Emas Antam Hari Ini Masih Bertahan di Rp 2,614 Juta per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
JAKARTA Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau tidak mengalami perubahan pada perdagangan Minggu (19/7/2026).
EKONOMI
JAKARTA – Suasana haru dan kegembiraan di Markas Tim Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) tiba-tiba terganggu oleh insiden mengejutkan ketika seorang pria yang mengaku sebagai relawan AMIN, bernama Zacky, secara dramatis menurunkan bendera Partai NasDem. Kejadian ini memunculkan pertanyaan dan meninggalkan dampak yang mendalam di kalangan para pengamat politik dan masyarakat.
Peristiwa tak terduga tersebut terjadi di Markas Pemenangan Diponegoro 10, Menteng, Jakarta Pusat, sekitar pukul 11.16 WIB pada tanggal 21 Maret 2024. Zacky melakukan tindakan kontroversial ini setelah pasangan Anies-Cak Imin melakukan jumpa pers, memancing reaksi dan perhatian sejumlah petugas keamanan dan relawan Timnas AMIN yang hadir di lokasi.
Menurut keterangan Zacky, tindakan penurunan bendera tersebut adalah bentuk ekspresi kekecewaannya terhadap Partai NasDem. Dia merasa bahwa partai tersebut telah mengkhianati kepercayaan para relawan AMIN dengan bergabung dengan kubu politik lainnya.
“Betul (kecewa dengan NasDem), karena barusan dikomando saya harus siap,” ungkap Zacky kepada wartawan di markas Timnas AMIN. “Karena beliau (Ketum NasDem) sudah berkoalisi, berkumpul dengan mereka. Mereka bergabung. Menurut berita bahwa NasDem ini istilahnya sudah menerima hasil keputusan dan mengucapkan selamat,” tambahnya.
Perlu dicatat bahwa Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, sebelumnya telah menyatakan penerimaan partainya terhadap hasil rekapitulasi Pemilu 2024, serta memberikan ucapan selamat kepada paslon Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai pemenang Pilpres 2024
Namun, respons keras Zacky terhadap tindakan partainya tersebut mencerminkan ketegangan yang terjadi di antara pendukung politik di Indonesia pasca-pemilihan. Insiden ini juga menyoroti perpecahan yang mungkin terjadi di antara kelompok-kelompok politik, serta kompleksitas perubahan dinamika politik di tingkat nasional.
Dengan suasana politik yang tegang dan polarisasi yang semakin meningkat, peristiwa penurunan bendera ini menambah warna pada kisah pascapemilihan yang sarat dengan emosi dan perdebatan. Bagaimana insiden ini akan berdampak pada arah politik nasional dan dinamika koalisi yang ada, tetap menjadi pertanyaan yang menarik untuk diikuti.
(AS)
JAKARTA Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau tidak mengalami perubahan pada perdagangan Minggu (19/7/2026).
EKONOMI
LONDON Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada Tim Nasional Inggris setelah sukses mengama
INTERNASIONAL
MEDAN PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) resmi merilis jadwal pelayaran KM Kelud melalui Pelabuhan Belawan untuk periode Agustus 20
EKONOMI
JAKARTA Pelonggaran metodologi penyaringan saham Extreme Price Increase (EPI) oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) membuka p
EKONOMI
BANDA ACEH Konsep ekonomi Islam tidak hanya mengatur bagaimana seseorang memperoleh harta, tetapi juga mengajarkan cara mengelola, mendi
AGAMA
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap salah satu penyebab utama masih maraknya kepala daerah terjerat kasus korupsi. Ber
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia resmi menghapus mekanisme lunas tunda ganti dalam penyelenggaraan ibada
PEMERINTAHAN
JAKARTA Rencana Presiden RI Prabowo Subianto meluncurkan motor listrik nasional dalam beberapa pekan ke depan terus menjadi perhatian pu
NASIONAL
MAGELANG Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono menanggapi safari politik Presiden ke
POLITIK
JAKARTA Kementerian Koperasi (Kemenkop) RI mulai menyasar kalangan milenial dan Generasi Z (Gen Z) untuk meningkatkan minat generasi mud
EKONOMI