Kirimkan Hak Jawab, Ini Penjelasan Kepala SPPG Medan Tembung 3
MEDAN Setelah delapan hari terakhir viral, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Medan Tembung 3, akhirnya mengirimkan Surat Hak Jawab
HUKUM DAN KRIMINAL
SEMARANG – Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud Md, menggelar kampanye akbar yang megah di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang, Jawa Tengah pada Sabtu (10/2). Acara tersebut menjadi sorotan utama di tengah gebyar demokrasi menjelang pemilihan presiden.
Sejak pagi hari, suasana di sekitar Lapangan Pancasila Simpang Lima sudah mulai ramai oleh massa pendukung dan simpatisan yang berdatangan dari berbagai penjuru. Mereka membanjiri lapangan tersebut dengan semangat dan antusiasme yang luar biasa, membawa spanduk, bendera, dan atribut pendukung Ganjar-Mahfud.
Kampanye akbar ini tidak hanya menjadi ajang untuk menggalang dukungan politik semata, tetapi juga sebagai momentum penting untuk menyampaikan visi dan misi pasangan Ganjar-Mahfud kepada masyarakat. Panggung besar yang berdiri di tengah lapangan menjadi tempat bagi kedua calon untuk menyampaikan pidato-pidato politik yang memukau.
Ganjar Pranowo dan Mahfud Md tampil di panggung dengan penuh karisma dan kepercayaan diri. Mereka mengajak seluruh pendukungnya untuk bersatu dalam membangun masa depan yang lebih baik untuk Indonesia. Dengan suara lantang dan penuh semangat, keduanya menyuarakan komitmen mereka untuk memajukan negeri ini melalui program-program pro-rakyat dan inovatif.
Tidak hanya itu, kampanye akbar ini juga menjadi momentum untuk menggalang solidaritas dan kebersamaan di antara masyarakat Jawa Tengah. Berbagai elemen masyarakat, dari berbagai latar belakang dan golongan, bersatu padu dalam mendukung Ganjar-Mahfud sebagai pilihan terbaik bagi Indonesia ke depan.
Di tengah sorak-sorai dan riuhnya massa yang memadati lapangan, Ganjar Pranowo dan Mahfud Md mengajak seluruh pendukungnya untuk tetap menjunjung tinggi etika politik. Mereka menekankan pentingnya menjalankan kampanye dengan santun dan menjaga kedamaian serta ketertiban selama proses pemilihan berlangsung.
Sebagai pasangan yang menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, Ganjar-Mahfud berkomitmen untuk menghadirkan perubahan yang positif bagi masyarakat Indonesia. Mereka percaya bahwa dengan dukungan dari semua elemen masyarakat, Indonesia dapat menjadi negara yang lebih maju, adil, dan sejahtera.
Kampanye akbar di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang, Jawa Tengah, tidak hanya menjadi ajang politik semata, tetapi juga sebagai perwujudan semangat persatuan dan kesatuan dalam menyongsong masa depan yang lebih baik untuk Indonesia.
(A/08)
MEDAN Setelah delapan hari terakhir viral, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Medan Tembung 3, akhirnya mengirimkan Surat Hak Jawab
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Tim PSSI dikabarkan tengah memproses naturalisasi Demiane Agustien, pemain muda yang saat ini terdaftar di Arsenal U21. Pemain
OLAHRAGA
JAKARTA Kredit Usaha Rakyat (KUR) BCA 2026 dapat menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMK
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pejabat Badan Nasional Penanggulangan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 14 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggu
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Aksi demonstrasi mahasiswa yang mengatasnamakan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Eksekutif Kota Binjai di Kantor Wa
PERISTIWA
JAKARTA Pemerintah berencana membagikan ponsel gratis yang dilengkapi rekening digital untuk menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat di lingkungan Badan Nasion
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Tamsil Linrung menerima audiensi Denny Indrayana, Refly Harun, dan sejumlah perwaki
POLITIK
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menggelar ekspose atau gelar perkara terkait operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan
HUKUM DAN KRIMINAL