Kejagung Sebut Dadan Hindayana Cs Bersekongkol dalam Korupsi Program MBG
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN)
HUKUM DAN KRIMINAL
BANJARNEGARA – Kunjungan Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet), ke Banjarnegara, Jawa Tengah, menjadi momen penting dalam upaya merajut kebersamaan lintas agama. Dalam pertemuan dengan tokoh-tokoh agama, Bamsoet menegaskan urgensi menjaga perdamaian dan persatuan bangsa sebagai fondasi utama bagi kemajuan Indonesia.
Dalam suasana Ngobrol Perkara Iman (NGOPI) Lintas Agama, Bamsoet menyoroti pentingnya nilai-nilai universal dalam ajaran agama yang menempatkan kedamaian sebagai hal yang fundamental. Baginya, kehidupan yang damai adalah hak setiap individu dan merupakan prinsip yang dijunjung tinggi oleh setiap agama.
Kesadaran akan heterogenitas masyarakat Indonesia menjadi fokus utama dalam pembicaraannya. Dengan populasi yang mencapai lebih dari 273 juta jiwa, dan keberagaman suku, bahasa, agama, serta kepercayaan, Bamsoet memandang pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan ini. Terutama menjelang Pemilu 2024, di mana negara akan menghadapi ujian dalam mempertahankan stabilitas dan keutuhan bangsa.
Bamsoet memperingatkan bahwa tantangan tidak hanya datang dari dalam negeri, tetapi juga dari luar. Dengan posisi geografis yang strategis, Indonesia menjadi sasaran berbagai kepentingan global, sehingga menjaga stabilitas internal menjadi hal yang sangat penting.
Pesan Bamsoet bukan hanya sekadar sebuah peringatan, tetapi juga sebuah ajakan untuk bersama-sama merajut persatuan dan menjaga keutuhan bangsa. Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 harus disambut dengan sukacita, namun juga diimbangi dengan kehati-hatian agar tidak menjadi panggung bagi konflik dan ketegangan. Hal ini ditekankan untuk menghindari dimanfaatkannya momen demokrasi oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah bangsa demi kepentingan golongannya sendiri.
Dengan kata lain, kunjungan Bamsoet bukan hanya sekadar seremonial, tetapi juga sebuah panggilan moral untuk menjaga persatuan, mendukung demokrasi, dan mencegah polarisasi yang dapat mengancam keutuhan bangsa. Ini merupakan panggilan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk bersatu padu dalam menjaga keutuhan dan kemajuan bangsa.
(A/08)
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN)
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap nilai dugaan pemerasan dalam kasus pengurusan dokumen keimigrasian yang menjerat W
HUKUM DAN KRIMINAL
TANJAB TIMUR Pemanfaatan rumah dinas bagi pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Tanjung Jabung Timur dinilai belum opti
NASIONAL
JAKARTA Penetapan tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai tersangka dalam dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergiz
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Aksi kekerasan terhadap pasangan suami istri di kawasan Terowongan Tembung, Jalan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
SIMALUNGUN Jauh sebelum agama Islam dan Kristen berkembang di Tanah Simalungun, masyarakat setempat telah mengenal sistem kepercayaan as
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah menjalani pemeriksaan i
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Harga emas Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali melemah pada perdagangan Kamis (4/6/2026). Penurunan ini te
EKONOMI
MEDAN Polemik terkait akomodasi peserta ASEAN Boys Championship U19 di Medan, Sumatera Utara, kembali mencuat setelah adanya perbedaan
OLAHRAGA
JAKARTA Nilai tukar rupiah kembali dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (4/6/2026), dan semakin men
EKONOMI