Diduga Tangkap Ikan Ilegal, 19 Nelayan Indonesia Diamankan Otoritas Thailand
JAKARTA Sebanyak 19 warga negara Indonesia yang merupakan nelayan asal Aceh Timur ditangkap otoritas Thailand setelah diduga melakukan p
NASIONAL
MEDAN -Dalam Debat Perdana Pemilihan Wali Kota Medan (Pilwakot) yang digelar pada Jumat (8/11/2024), Cawalkot nomor urut 2, Ridha Dharmawijaya, menegaskan bahwa Wali Kota Medan saat ini, Bobby Nasution, tidak kompeten dalam mengelola sistem transportasi publik di kota tersebut. Ridha menyatakan, pengelolaan transportasi di Medan selama ini gagal memenuhi harapan warga, khususnya dalam mengatasi masalah kemacetan dan ketidaknyamanan dalam moda transportasi.
“Kayaknya cukup kita berkelit dan tutup mata lihat kesulitan warga. Kalau Ridha-Rani jawabannya tegas bahwa Wali Kota Medan tidak kompeten dalam mengelola sistem transportasi Kota Medan,” ujar Ridha dengan tegas dalam sesi debat tersebut.
Ridha melanjutkan, menurutnya, Wali Kota Bobby Nasution tampak tidak peduli terhadap penderitaan yang dialami warganya, terutama terkait ketidaknyamanan yang dirasakan saat menggunakan transportasi publik di tengah terik panas matahari. Kondisi ini, kata Ridha, semakin memperburuk kualitas hidup warga Medan, yang seharusnya mendapat perhatian serius dari pemerintah kota.
Dalam kesempatan tersebut, Ridha juga memaparkan visi dan misinya terkait pembenahan sistem transportasi di Medan. Menurutnya, jika pasangan Ridha-Rani terpilih memimpin kota ini, mereka akan fokus pada upaya perbaikan transportasi publik dengan tujuan menciptakan sistem yang terintegrasi, murah, dan nyaman bagi seluruh warga.
“Jika Ridha-Rani memimpin, maka kami akan fokus benahi transportasi publik, terintegrasi, murah, dan nyaman. Kami ingin masyarakat beralih ke transportasi publik dari transportasi pribadi, mengurangi macet, kota tertata, warga sehat sejahtera,” kata Ridha. Ia menambahkan bahwa pengelolaan transportasi publik yang efisien dan modern akan membantu mengurangi tingkat kemacetan yang selama ini menjadi masalah utama di Medan.
Sementara itu, dalam debat yang sama, Cawalkot nomor urut 3, Hidayatullah, juga mengemukakan pandangannya terkait masalah transportasi di Medan. Menurut Hidayatullah, bus listrik merupakan salah satu solusi yang dapat diandalkan untuk mengatasi kemacetan dan mendukung kelestarian lingkungan. Hidayatullah menilai bus listrik sebagai harapan besar untuk sistem transportasi masa depan di kota Medan.
“Masalah mengurai kemacetan bagi kami adalah masalah yang harus segera diatasi. Bus listrik memiliki harapan besar untuk mengurangi kemacetan. Ini adalah awal yang baik, meskipun belum bisa dinilai sepenuhnya, namun harapan kami tetap tinggi terhadap bus listrik,” ungkap Hidayatullah dalam debat.
Tidak ketinggalan, Cawalkot nomor urut 1, Rico Waas, juga menyampaikan visinya mengenai transportasi publik. Rico menekankan pentingnya keberadaan moda transportasi massal yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat kota Medan. Ia menambahkan bahwa solusi transportasi yang baik adalah yang dapat menjangkau setiap titik di kota dan memberikan kenyamanan kepada warga.
“Mari kita jalankan proses ini melihat ke depan, bahwa ada produk transportasi massal yang berfungsi. Moda transportasi yang baik harus dapat sampai ke titik rumah dan bisa diakses seluruh masyarakat Kota Medan,” kata Rico.
Debat Pilwakot Medan yang berlangsung di Medan ini menjadi ajang bagi para calon wali kota untuk menyampaikan visi, misi, serta program unggulan mereka. Isu transportasi publik yang selama ini menjadi keluhan warga Medan, tampaknya menjadi salah satu topik utama yang diangkat oleh para calon, dengan masing-masing menawarkan solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Sistem transportasi publik di Medan memang telah lama menjadi perhatian, mengingat kondisi kemacetan yang semakin parah serta terbatasnya pilihan moda transportasi yang nyaman dan terjangkau. Sejumlah calon wali kota, termasuk Ridha Dharmawijaya, Hidayatullah, dan Rico Waas, berjanji akan memberikan perhatian khusus untuk meningkatkan layanan transportasi publik demi kenyamanan dan kesejahteraan warga kota Medan.
(N/014)
JAKARTA Sebanyak 19 warga negara Indonesia yang merupakan nelayan asal Aceh Timur ditangkap otoritas Thailand setelah diduga melakukan p
NASIONAL
JAKARTA Wakil Presiden ke10 dan ke12, Jusuf Kalla (JK), menyampaikan keprihatinannya atas kasus penyerangan terhadap Wakil Koordinator
POLITIK
MEDAN Proses pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Medan telah mencapai leb
PEMERINTAHAN
MEDAN Menjelang Idul Fitri, umat Muslim di Indonesia diwajibkan untuk membayar zakat fitrah sebagai bentuk penyucian diri setelah sebula
AGAMA
JAKARTA Gerakan Nurani Bangsa (GNB) mengecam keras aksi penyerangan terhadap Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang d
POLITIK
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan praktik pemerasan yang melibatkan Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman. D
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dua anggota komplotan perampok bersenjata tajam yang menyerang seorang warga di siang bolong di Kecamatan Medan Belawan, Sumatera
HUKUM DAN KRIMINAL
SIANTAR Anggota DPR RI dari Komisi III Fraksi Partai Golkar, Mangihut Sinaga, meresmikan Rumah Aspirasi di Jalan SuriSuri, Kota Siantar
PEMERINTAHAN
BATU BARA Warga Dusun Pasar Benteng Sungai, Desa Dahari Selebar, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara, mengeluhkan kondisi akses jalan
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Warga Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria paruh bay
HUKUM DAN KRIMINAL