Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Masuk Babak Baru, Empat Prajurit TNI Segera Disidang
JAKARTA Kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, memasuki babak baru. Empat prajurit TNI yang diduga
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA-Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta nomor urut 2, Kun Wardana Abyoto, menyoroti pentingnya penanganan kesehatan mental di kalangan anak muda Jakarta. Dalam sebuah acara bertajuk “Dialog Jakarta: Ragam Perspektif Membangun Kota” yang berlangsung di Universitas Indonesia (UI), Depok, pada Kamis (7/11/2024), Kun menyampaikan gagasan inovatifnya untuk menyediakan layanan konsultasi daring sebagai bentuk dukungan kesehatan mental.
Kun menilai bahwa tingginya tekanan hidup yang dialami anak muda di Jakarta membutuhkan perhatian khusus. Menurutnya, layanan curhat online bisa menjadi salah satu solusi praktis untuk membantu mereka yang sedang menghadapi tantangan emosional.
“Jadi, 1 dari 3 anak muda memiliki masalah di mental. Intinya, kita bisa curhat online,” ujar Kun dalam sesi dialog tersebut. Ia menegaskan bahwa pentingnya memberikan ruang aman bagi generasi muda agar mereka dapat mengekspresikan perasaan dan pikiran tanpa takut dihakimi atau diabaikan.
Gagasan Layanan Curhat Online untuk Anak Muda Jakarta Layanan curhat online yang ditawarkan Kun ini, jika terwujud, akan memudahkan anak muda untuk berbicara dengan konselor atau tenaga ahli tanpa harus datang langsung ke pusat layanan kesehatan mental. Kun menyebutkan bahwa layanan ini dirancang agar mudah diakses dan dapat dimanfaatkan tanpa biaya.
“Anak muda yang membutuhkan bantuan bisa langsung mengakses layanan ini tanpa harus merasa canggung. Kami ingin mereka tahu bahwa ada tempat yang bisa mereka tuju ketika mereka merasa sendirian,” tambah Kun.
Layanan curhat online ini rencananya akan disertai dengan tim konselor yang berkompeten, yang akan memberikan pendampingan psikologis serta bimbingan yang diperlukan. Dengan platform ini, anak-anak muda di Jakarta bisa mendapatkan dukungan mental yang sangat mereka butuhkan, terutama di masa-masa penuh tantangan seperti saat ini.
Angka Gangguan Mental di Kalangan Anak Muda yang Meningkat Masalah kesehatan mental di kalangan anak muda menjadi semakin signifikan seiring meningkatnya beban hidup dan tekanan sosial. Menurut beberapa penelitian yang disampaikan Kun, sekitar satu dari tiga anak muda di Jakarta mengalami masalah mental, mulai dari stres, kecemasan, hingga depresi.
“Angka ini sangat mengkhawatirkan dan perlu menjadi perhatian serius. Kami tidak ingin anak-anak muda kita merasa tidak berdaya atau kehilangan harapan. Mereka adalah masa depan kota ini,” ucap Kun dengan nada penuh kepedulian.
Dalam paparannya, Kun juga menyebutkan bahwa Jakarta, sebagai kota metropolitan yang serba cepat, tidak hanya menuntut produktivitas tinggi, tetapi juga memicu tingkat stres yang tinggi di kalangan masyarakat, terutama anak muda. “Oleh karena itu, kita perlu menciptakan suasana yang mendukung kesehatan mental mereka,” tambah Kun.
Dukungan dari Masyarakat dan Akademisi Langkah yang diusulkan Kun mendapat tanggapan positif dari berbagai pihak, termasuk akademisi yang hadir dalam dialog tersebut. Rektor Universitas Indonesia, Prof. Dr. Ari Kuncoro, memberikan apresiasi terhadap gagasan ini. Menurutnya, kesehatan mental adalah salah satu aspek yang sering terlupakan, padahal dampaknya sangat besar terhadap kesejahteraan generasi muda.
“Gagasan ini sangat baik, karena kesehatan mental adalah isu krusial yang sering diabaikan. Kami berharap layanan ini nantinya benar-benar terwujud dan bisa membantu banyak anak muda di Jakarta,” ujar Prof. Ari.
Komitmen Kun untuk Jakarta yang Lebih Baik Di akhir sesi dialog, Kun menegaskan bahwa gagasannya tidak hanya sekadar wacana, tetapi akan menjadi salah satu program nyata yang akan diwujudkan jika ia terpilih. Ia berjanji untuk membangun infrastruktur yang lebih mendukung kesehatan mental, termasuk pelatihan untuk tenaga ahli yang akan melayani anak-anak muda dalam layanan curhat online ini.
“Kesehatan mental adalah kunci bagi anak muda untuk mencapai potensi mereka. Kami ingin mereka tumbuh dengan perasaan aman, bukan malah terbebani oleh tekanan hidup yang berlebihan,” tegas Kun.
Dengan komitmen ini, Kun berharap agar anak-anak muda di Jakarta dapat meraih masa depan yang lebih baik tanpa terhalang oleh masalah mental. Layanan curhat online diharapkan menjadi langkah awal untuk mewujudkan Jakarta yang lebih sehat dan inklusif, di mana setiap orang merasa didukung dan diperhatikan. (J)
JAKARTA Kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, memasuki babak baru. Empat prajurit TNI yang diduga
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan kesiapan pemerintah untuk mempercepat pembangunan huni
NASIONAL
JAKARTA Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan pada perdagangan hari ini, Kamis (16/4/2026). Harg
EKONOMI
JAKARTA Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap masih adanya ketidaktepatan sasaran dalam program Penerima Bantuan Iuran (PBI)
NASIONAL
JAKARTA Mantan Wakil Menteri Luar Negeri RI Dino Patti Djalal mengingatkan pemerintah untuk berhatihati dalam menyikapi isu kerja sama
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah Indonesia menolak tawaran pinjaman dari International Monetary Fu
EKONOMI
BANDA ACEH Pemerintah Aceh melibatkan sejumlah guru besar dan akademisi dalam pembahasan perubahan UndangUndang Nomor 11 Tahun 2006 ten
PEMERINTAHAN
JAKARTA Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa musim kemarau 2026 di Indonesia diprediksi lebih kering diba
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) menetapkan kuota Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan mencapai 96,8 juta
NASIONAL
JAKARTA Panglima TNI Agus Subiyanto memastikan masa penugasan prajurit TNI dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon
NASIONAL