Bukan Soal Emas 74 Kg! Kubu Febrie Adriansyah Ungkap Fokus Utama di Praperadilan
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
BATU BARA – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batu Bara menghadiri kegiatan Sosialisasi Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang diselenggarakan pada tanggal 17 Oktober 2024 di Aula Hotel Banyuwangi. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman mengenai penanganan tindak pidana pemilihan pada tahapan kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2024.
Sosialisasi ini diisi oleh pemateri dari Kejaksaan dan Kepolisian, yang membawakan berbagai materi penting terkait penegakan hukum dalam pemilihan. Di antaranya adalah penekanan mengenai netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) serta berbagai aspek hukum lainnya yang berhubungan dengan pemilu. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk menciptakan pemilihan yang bersih, adil, dan demokratis di Kabupaten Batu Bara.
Ketua KPU Batu Bara dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kolaborasi antara KPU, Bawaslu, Kejaksaan, dan Kepolisian dalam menjaga integritas proses pemilihan. “Sosialisasi ini merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa semua pihak memahami aturan dan tanggung jawab mereka dalam menjaga netralitas serta mencegah tindak pidana pemilihan,” ujarnya.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi kesimpulan yang disampaikan oleh anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Batu Bara, Amin Rais Harahap. Dalam penjelasannya, Amin menegaskan perlunya kerjasama yang solid antara semua pihak dalam rangka mensukseskan pemilihan kepala daerah. “Penting bagi kita untuk selalu mengedepankan prinsip-prinsip keadilan dan transparansi agar pemilih dapat merasa aman dan nyaman saat memberikan suara mereka,” kata Amin.
Sebelum menutup kegiatan, Ketua Bawaslu Batu Bara, M Amin Lubis, juga menegaskan bahwa persiapan dalam hal mensukseskan pemilihan kepala daerah telah dilakukan dengan baik. “Kami berharap semua pihak dapat terus bekerja sama dan berkomitmen untuk menciptakan pemilihan yang tidak hanya berjalan lancar tetapi juga mengedepankan prinsip demokrasi yang sesungguhnya,” tuturnya.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman semua stakeholder mengenai pentingnya penegakan hukum dalam proses pemilihan, sehingga pelaksanaan Pemilu 2024 di Kabupaten Batu Bara dapat berjalan dengan baik dan berintegritas.
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen yang kuat, semua pihak diharapkan dapat mewujudkan pemilihan yang bersih dan demokratis, demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Batu Bara.
(N/014)
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyiapkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kehutanan untuk diperbantukan
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta mengecam praktik pembakaran hutan dan lahan yang diduga dilakukan untu
NASIONAL
BENER MERIAH Ribuan warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Desa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pendampingan peningkatan produktivitas bagi 20 perusahaan mulai Septembe
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemarau yang berpotensi semakin keri
NASIONAL
JAKARTA Universitas Paramadina mempertemukan akademisi, pendidik, praktisi, pembuat kebijakan dan mahasiswa dari Indonesia, Inggris serta
PENDIDIKAN
JAKARTA Pakar kebijakan publik Bonatua Silalahi menempuh jalur sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) setelah pengaduannya ter
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan terhadap dua anak di Sidikalang, Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengklaim menemukan 40 kete
NASIONAL