Bukan Soal Emas 74 Kg! Kubu Febrie Adriansyah Ungkap Fokus Utama di Praperadilan
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
JAKARTA –Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, mengungkapkan bahwa pembentukan kabinet untuk pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka masih dalam proses pematangan. Dasco mengonfirmasi bahwa kursi menteri yang akan diisi oleh kader Gerindra tidak akan banyak.
Dalam pernyataan yang disampaikan di Hutan Kota GBK, Jakarta Pusat, pada Senin (16/9/2024), Dasco menekankan bahwa Gerindra hanya akan memiliki sedikit kursi di kabinet mendatang. “Ya dari Gerindra sedikitlah, sedikit,” kata Dasco, menegaskan bahwa meskipun nama-nama calon menteri dari partai yang dipimpinnya telah ditetapkan, namun informasi tersebut belum bisa dipublikasikan secara resmi.
Dasco mengungkapkan bahwa meskipun nama-nama calon menteri dari Gerindra sudah ada, dia belum dapat mengungkapkan sosok-sosok tersebut kepada publik. “Ya kalau dari Gerindra sudah ada nama-namanya, tapi mohon maaf belum bisa dipublikasi,” ujarnya. Hal ini menunjukkan bahwa proses seleksi dan pengumuman nama-nama menteri masih dalam tahap internal dan belum final.
Dasco juga menjelaskan bahwa pembahasan mengenai susunan kabinet saat ini masih bersifat dinamis. Proses ini melibatkan beberapa pertimbangan dan keputusan yang harus diselesaikan oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto. “Saya juga belum tahu progresnya sampai mana. Karena itu adalah hak prerogatif pak presiden terpilih,” jelasnya. Menurut Dasco, Prabowo saat ini sedang fokus pada penyelesaian nomenklatur kabinet, termasuk jumlah dan kriteria menteri yang akan mengisi posisi-posisi tersebut.
Dasco menjelaskan bahwa Prabowo Subianto sedang berusaha menyelesaikan berbagai aspek terkait kabinet mendatang. “Beliau pada saat ini memang berkonsentrasi untuk menuntaskan nomenklatur, menuntaskan jumlah dan menuntaskan kriteria yang akan mengisi kabinet yang akan datang,” imbuh Dasco. Proses ini mencakup evaluasi mendalam mengenai kriteria yang dibutuhkan untuk setiap posisi menteri serta menentukan susunan kabinet yang paling sesuai dengan visi dan misi pemerintahan mendatang.
Masyarakat dan pengamat politik tentunya menantikan susunan kabinet yang akan diumumkan oleh Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Kabinet ini diharapkan dapat membawa perubahan positif dan mengimplementasikan berbagai kebijakan strategis untuk pembangunan nasional. Penentuan menteri dari berbagai partai, termasuk Gerindra, merupakan langkah penting dalam mewujudkan tujuan-tujuan tersebut.
Sementara itu, Sufmi Dasco Ahmad memastikan bahwa Gerindra tetap berkomitmen untuk mendukung pemerintahan baru dan berkontribusi secara konstruktif dalam proses pengambilan keputusan kabinet. Proses pematangan ini diharapkan dapat menghasilkan kabinet yang efisien dan efektif dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan yang akan datang.
(K/09)
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyiapkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kehutanan untuk diperbantukan
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta mengecam praktik pembakaran hutan dan lahan yang diduga dilakukan untu
NASIONAL
BENER MERIAH Ribuan warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Desa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pendampingan peningkatan produktivitas bagi 20 perusahaan mulai Septembe
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemarau yang berpotensi semakin keri
NASIONAL
JAKARTA Universitas Paramadina mempertemukan akademisi, pendidik, praktisi, pembuat kebijakan dan mahasiswa dari Indonesia, Inggris serta
PENDIDIKAN
JAKARTA Pakar kebijakan publik Bonatua Silalahi menempuh jalur sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) setelah pengaduannya ter
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan terhadap dua anak di Sidikalang, Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengklaim menemukan 40 kete
NASIONAL