Kapolda Aceh Ingatkan Pentingnya Profesionalisme Personel SDM Menjelang Rekrutmen Polri 2026
BANDA ACEH Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., memberikan arahan langsung kepada seluruh personel Biro Sumber Daya M
NASIONAL
MEDAN –Pendaftaran calon kepala daerah dan wakil kepala daerah Kota Medan untuk Pilkada 2024 resmi ditutup pada 29 Agustus 2024. Tiga pasangan calon (paslon) yang telah mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Medan siap bersaing dalam pemilihan yang dijadwalkan berlangsung pada 27 November 2024. Penutupan pendaftaran ini menandai akhir dari proses panjang seleksi calon dan memberikan gambaran tentang kontestasi politik yang akan berlangsung di kota terbesar ketiga di Indonesia ini.
Dari ketiga paslon yang mendaftar pada hari terakhir, dua di antaranya menjadi kejutan. Berikut adalah rincian tentang ketiga pasangan calon yang akan bertarung dalam Pilkada Medan:
1. Rico Waas – Zaki Harahap: Koalisi Partai BesarPasangan calon Rico Waas – Zaki Harahap merupakan yang pertama mendaftarkan diri ke KPU Medan pada pagi hari, 29 Agustus 2024. Mereka mendatangi kantor KPU menggunakan kendaraan becak motor, menunjukkan simbol keberpihakan mereka pada keberagaman masyarakat Medan.
Rico Waas adalah keponakan dari Surya Paloh, Ketua Umum DPP Partai Nasdem, sedangkan Zaki Harahap adalah kader Partai Gerindra yang menjabat sebagai Wakil Ketua Gerindra Sumut. Zaki juga merupakan putra dari Saleh Harahap, mantan Bupati Tapanuli Selatan. Sejak kecil, Zaki telah akrab dengan dunia politik melalui keterlibatannya dengan ayahnya.
Pasangan ini didukung oleh koalisi yang kuat, terdiri dari delapan partai politik, yakni Gerindra, Nasdem, PKB, PAN, Perindo, Demokrat, Golkar, dan PSI. Dukungan dari partai-partai besar ini menunjukkan kekuatan politik yang solid di balik Rico dan Zaki.
2. Prof Ridha Dharmajaya – Abdul Rani: Pasangan KejutanPasangan kedua yang mendaftar adalah Prof Ridha Dharmajaya – Abdul Rani. Mereka datang ke kantor KPU Medan pada siang hari dengan diiringi salawat, menandai dukungan dari masyarakat dan kelompok-kelompok agama.
Prof Ridha Dharmajaya adalah seorang dokter spesialis bedah yang juga menjabat sebagai Guru Besar di Universitas Sumatera Utara (USU). Sementara itu, Abdul Rani adalah politisi senior dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Medan dan Ketua DPC PPP Kota Medan.
Ridha dan Rani didukung oleh tujuh partai politik, termasuk PDI Perjuangan, PPP, Partai Ummat, Hanura, Gelora, dan PKN. Ridha menjelaskan bahwa keputusannya untuk mencalonkan diri didorong oleh keinginan untuk membawa perubahan positif bagi Kota Medan. Menurutnya, kondisi kota saat ini telah membuat masyarakat merasa jenuh, dan dia ingin memberikan harapan baru melalui kepemimpinannya.
3. Hidayatullah – Yasir Ridho Lubis: Dukungan PKSPasangan calon ketiga yang mendaftar adalah Hidayatullah – Yasir Ridho Lubis, yang mendaftar ke KPU Medan pada malam hari, sekitar pukul 22.14 WIB. Mereka datang dengan teatrikal meriah di depan kantor KPU, mengenakan pakaian putih dan peci, serta diiringi dengan salawat dan teriakan takbir dari para pendukung.
Hidayatullah adalah politisi senior dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan saat ini merupakan anggota DPR-RI dari daerah pemilihan Sumatera Utara I, yang mencakup Deli Serdang, Serdang Bedagai, Kota Medan, dan Kota Tebing Tinggi. Sebelumnya, Hidayatullah juga telah menjabat sebagai anggota DPRD Deli Serdang dan DPRD Sumut.
Yasir Ridho Lubis adalah kader Golkar yang pernah menjabat sebagai Ketua KNPI Sumut dan Ketua DPD Golkar Sumut. Meskipun hasil musyawarah daerah (musda) Golkar sempat dibatalkan, Yasir tetap melanjutkan pencalonannya dengan dukungan penuh dari PKS.
PenutupDengan ditutupnya pendaftaran calon, ketiga pasangan ini kini bersiap untuk menghadapi tahapan berikutnya dalam Pilkada Medan 2024. Masing-masing pasangan membawa dukungan partai politik yang kuat dan visi yang berbeda untuk masa depan kota. Kompetisi ini diprediksi akan berlangsung sengit, mengingat ketiga paslon memiliki basis dukungan yang signifikan dan latar belakang yang beragam.
Pilkada Medan 2024 akan menjadi arena pertarungan politik yang menarik, dengan masing-masing pasangan calon berusaha memenangkan hati pemilih dan menghadirkan solusi atas tantangan-tantangan yang dihadapi kota ini. Warga Medan kini menantikan siapa yang akan keluar sebagai pemenang dan siap memimpin kota menuju perubahan yang lebih baik.
(N/014)
BANDA ACEH Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., memberikan arahan langsung kepada seluruh personel Biro Sumber Daya M
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, menerima kunjungan diplomatik dari perwakilan Kedutaan Besar Keraja
PENDIDIKAN
DENPASAR Personel Subsatgas Pam Jalur melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di Jalan Teuku Umar, Denpasar, dalam rangka mendukung Ope
NASIONAL
DENPASAR Polda Bali menerima audiensi dari Panitia Nasional Perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948, Rabu (11/3/2026). Audiensi me
NASIONAL
JAKARTA DPR RI Akan Bawa RUU PPRT dan Hak Cipta ke Paripurna Besok, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, memastikan Rancangan UndangU
POLITIK
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan masyarakat di wilayah pesisir Indonesia waspada terhadap pot
NASIONAL
REJANG LEBONG Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyoroti dugaan praktik ijon proyek yang melibatkan Bupati Rejang Lebong, Muha
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Empat Tahun Buron, Terpidana Kasus Cabul Akhirnya Ditangkap Kejati Aceh. Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Aceh ber
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemanggilan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, terkait kasus dugaan korup
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Calon Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Agus Sugiarto, memaparkan tujuh masalah mendasar yang masih di
EKONOMI