KPK Sita Uang Rp3,3 Miliar, Emas, dan Kripto dalam OTT Kasus Dugaan Korupsi BNPB
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai sekitar Rp3,3 miliar, emas seberat ratusan gram, hingga aset kripto da
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN — Dalam upaya memperkuat kesiapan siswa menghadapi dunia kerja, Asosiasi Alumni Teknologi Teladan (AATT) bekerja sama dengan UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah I Provinsi Sumatera Utara serta Lembaga Pelatihan Kerja Teknik Indonesia (LPK-TI) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Perkenalan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di SMK Swasta Teladan Medan, Senin (27/5/2025).
Kegiatan edukatif ini diikuti oleh 50 siswa dari berbagai jurusan teknik dan disambut hangat oleh para guru serta pihak yayasan.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Badan Pengurus YPTT SMK-SMU Swasta Teladan Medan, Herbet Sibuea, S.E., M.Si., yang menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi strategis ini.
"Sosialisasi K3 sangat penting untuk membekali siswa sebelum terjun ke dunia industri. Semoga kerja sama ini terus berlanjut untuk kebaikan bersama," ujarnya.
Kepala SMK Swasta Teladan Medan, Drs. Effendi Siregar, menegaskan pentingnya pembiasaan budaya kerja yang aman sejak dari bangku sekolah.
Menurutnya, siswa harus dibekali tidak hanya dengan keterampilan teknis, tetapi juga mental dan perilaku kerja yang bertanggung jawab.
Ketua AATT, Partaonan Harahap, S.T., M.T., IPM, yang hadir bersama jajaran pengurus lainnya menyampaikan bahwa sinergi antara sekolah, pemerintah, dan dunia industri sangat penting dalam mencetak tenaga kerja yang berkualitas dan sadar K3.
"K3 bukan hanya aturan, tapi budaya kerja yang menyelamatkan nyawa. Kami ingin siswa Teladan punya nilai tambah di dunia kerja," tegasnya.
Sementara itu, Kepala UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah I, Sevline Rosdiana Butet, S.Pi., M.M., menyampaikan bahwa edukasi K3 harus dimulai sejak dini untuk meminimalisir kecelakaan kerja di masa depan.
"Kami mendukung penuh AATT yang aktif menjembatani kebutuhan industri dengan pendidikan," ucapnya.
Pemateri dari LPK-TI, Rahmattulah, S.T., M.Si., ASEAN Eng, turut memberikan wawasan teknis dan praktis seputar standar K3 serta pentingnya disiplin penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dalam setiap pekerjaan.
Kegiatan ini mencakup penyampaian materi dasar K3, simulasi risiko kerja, pengenalan APD, hingga pemutaran video edukatif.
Para peserta juga mendapatkan sertifikat partisipasi sebagai bentuk pengakuan atas keterlibatan aktif mereka.
Acara ini diharapkan dapat menjadi langkah awal membentuk generasi muda yang siap kerja, kompeten, dan peduli terhadap keselamatan diri serta lingkungan kerja.*
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai sekitar Rp3,3 miliar, emas seberat ratusan gram, hingga aset kripto da
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Denny Indrayana bersama perwakilan Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), Partai Ummat, dan Forum Purnawirawan Perwira (FPP)
HUKUM DAN KRIMINAL
KONAWE SELATAN Sebanyak 63 siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah atas (SMA) di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, didu
PERISTIWA
LANGKAT Satuan Reserse Narkoba Polres Langkat menggerebek sebuah barak yang diduga menjadi tempat penyalahgunaan narkoba di Dusun Ampera
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap alasan tidak menahan Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Benc
HUKUM DAN KRIMINAL
YOGYAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan penyalahgunaan dana siap pakai (DSP) kebencanaan di lingkungan Badan Nas
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa
HUKUM DAN KRIMINAL
TOBA Kawasan Danau Toba di Sumatera Utara diselimuti kabut asap pada Rabu, 14 Oktober 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisik
PARIWISATA
SERDANG BEDAGAI Kecelakaan beruntun yang melibatkan satu angkutan umum dan dua truk terjadi di Jalan Lintas MedanTebing Tinggi, tepat
PERISTIWA
YOGYAKARTA Forum Badan Eksekutif Mahasiswa Daerah Istimewa Yogyakarta (Forum BEM seDIY) mendesak Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka
POLITIK