Menyusuri Kebun Melon dan Rumah Tempe Koro, Inisiatif Srikandi Aceh Dukung Pembangunan Ekonomi Lokal
BANDA ACEH Matahari Kamis pagi (2/4/2026) menyinari Gampong Lam Manyang, Kecamatan Peukan Bada, saat rombongan tiga srikandi Aceh keluar
EKONOMI
JAKARTA — Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Mendiktisaintek RI), Brian Yuliarto, menegaskan komitmen Indonesia dalam memperkuat pendidikan dan pelatihan teknis serta kejuruan (TVET) sebagai strategi utama menciptakan sistem pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.
Hal ini disampaikan dalam forum ke-12 BRICS (Brazil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan), yang kali ini juga dihadiri Indonesia sebagai anggota baru.
"Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia melalui TVET," ujar Menteri Brian dalam pernyataan resmi dari Jakarta, Sabtu (7/6/2025).
Ia menyampaikan bahwa TVET memiliki peran strategis dalam membekali generasi muda dengan keterampilan praktis yang dibutuhkan dunia kerja, sekaligus menjembatani kesenjangan antara pendidikan dan industri.
Sejak tahun 2016, Indonesia telah memprioritaskan revitalisasi sekolah menengah kejuruan sebagai bagian dari transformasi pendidikan vokasional.
Saat ini, terdapat lebih dari 14.000 SMK yang tersebar di seluruh Indonesia, melayani lebih dari 4,9 juta siswa, termasuk siswa berkebutuhan khusus.
Pemerintah juga mendukung akses pendidikan bagi pelajar dari keluarga kurang mampu melalui Program Indonesia Pintar (PIP), yang menyediakan bantuan pendidikan secara berkelanjutan.
Dalam lingkup pendidikan tinggi, Kemdiktisaintek meluncurkan Program Diktisaintek Berdampak, yang bertujuan menjadikan politeknik sebagai pusat pendidikan terapan, inovasi, dan riset yang relevan dengan kebutuhan industri.
"Kami memperluas program diploma dan gelar terapan, serta memperkuat kemitraan industri-akademisi agar lulusan dibekali keterampilan abad ke-21," tegas Brian.
Ia juga menyoroti pentingnya integrasi transformasi digital dan kompetensi ekonomi hijau ke dalam sistem TVET nasional.
Sebagai anggota baru BRICS, Indonesia menunjukkan antusiasme tinggi untuk berpartisipasi aktif dan membangun kerja sama global dalam bidang pendidikan vokasional.
Pada forum tersebut, Indonesia resmi mengakses Nota Kesepahaman BRICS Network University (NU), membuka peluang bagi 22 universitas Indonesia untuk bergabung dalam berbagai kelompok tematik lintas negara.
BANDA ACEH Matahari Kamis pagi (2/4/2026) menyinari Gampong Lam Manyang, Kecamatan Peukan Bada, saat rombongan tiga srikandi Aceh keluar
EKONOMI
BANDA ACEH Perselisihan antara Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi dan Hasan Basri, akhirnya menemui titik temu. Langkah
POLITIK
MEDAN Kasus dugaan penganiayaan yang menjerat Junara Hutahaean memunculkan kontroversi di persidangan Pengadilan Negeri Medan. Tim penas
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang pria berusia 52 tahun yang bekerja sebagai penjaga malam ditemukan tewas di dalam sebuah ruko di Jalan Ring Road, Kecamata
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat, Wahyu Trah Utomo, membantah pernyataan Ammar Zoni dalam pleidoi pribadinya yang menyebut nar
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai pekan depan akan melaksanakan pemeriksaan maraton terhadap penyelenggara ibadah haji kh
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Dalam rangka mempersiapkan supervisi tingkat Provinsi Sumatera Utara, Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Binjai menggelar kegiatan p
PEMERINTAHAN
BINJAI Pemerintah Kota Binjai melalui Sekretaris Daerah (Sekdako) Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., M.M., bersama Kepala Bada
PEMERINTAHAN
JAKARTA Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat pemanfaatan kayu ha
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR, Hinca Panjaitan dari Fraksi Demokrat, menyuarakan kemarahan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ka
POLITIK