Kapolda Aceh Ruddi Setiawan Terima Penghargaan AMSI sebagai Tokoh Humanis Pemelihara Kamtibmas
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan menerima penghargaan dari Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Provinsi Aceh sebagai
NASIONAL
DELI SERDANG — Aktivitas belajar mengajar di Sekolah Al-Washliyah Petumbukan, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang terganggu setelah bangunan sekolah tersebut disegel oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang.
Penyegelan dilakukan pada Minggu (13/7) dan menyebabkan siswa Madrasah Tsanawiyah harus belajar di luar gedung sekolah pada hari pertama tahun ajaran baru, Senin (14/7/2025).
Penyegelan ini dipicu oleh konflik kepemilikan lahan dan bangunan sekolah yang diklaim sebagai aset milik Pemkab Deli Serdang.
Namun, di sisi lain, pihak Al-Washliyah menyatakan bahwa tanah tempat sekolah itu berdiri merupakan tanah wakaf milik organisasi mereka.
"Tanah ini milik Al-Washliyah dalam bentuk wakaf. Dan kami akan pertahankan sampai titik darah penghabisan," ujar Ketua PW Al-Washliyah Sumut, Dedi Iskandar Batubara, yang juga merupakan anggota DPD RI.
Dedi menyesalkan tindakan sepihak dari Pemkab Deli Serdang yang menurutnya telah melanggar komitmen yang sebelumnya dibicarakan.
Ia menyebut bahwa langkah penyegelan ini sebagai tindakan yang tidak manusiawi dan mencederai dunia pendidikan.
"Pemkab Deli Serdang sudah zalim dan tidak komit dengan kesepakatan-kesepakatan yang sudah dibicarakan sebelumnya," ucap Dedi saat dikonfirmasi.
Penyegelan dilakukan oleh Dinas Pendidikan Deli Serdang dengan pengamanan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Pintu masuk sekolah dijaga ketat dan tidak diizinkan digunakan untuk kegiatan belajar oleh siswa maupun guru.
Dalam surat berita acara serah terima yang beredar, Pemkab Deli Serdang menyatakan bahwa bangunan sekolah tersebut adalah bagian dari aset daerah berdasarkan Permendagri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah.
Meski begitu, pihak Al-Washliyah tetap bersikukuh bahwa tanah tersebut merupakan milik mereka berdasarkan status tanah wakaf.
Akibat penyegelan ini, ratusan siswa terpaksa belajar di luar ruangan tanpa fasilitas memadai.
Hal ini menimbulkan keprihatinan dari orang tua siswa dan publik yang menilai bahwa kepentingan pendidikan tidak boleh dikorbankan karena konflik administratif.
Sejumlah tokoh pendidikan dan masyarakat sipil mendorong agar Pemkab Deli Serdang dan Al-Washliyah duduk bersama mencari solusi terbaik yang tidak merugikan peserta didik.*
(vv/a008)
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan menerima penghargaan dari Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Provinsi Aceh sebagai
NASIONAL
BINJAI Calon Kader Cabang Pemuda Pancasila Binjai Selatan membagikan ratusan nasi kotak kepada masyarakat dan pengendara yang melintas d
NASIONAL
JAKARTA Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan mantan Staf Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Syai
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto, mempertanyakan lambannya pengun
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK mengusulkan tambahan pagu anggaran tahun 2027 sebesar Rp 774,31 miliar. Usulan tersebut di
NASIONAL
MEDAN Sebanyak 160 warga Desa Kuta Tengah, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengungsi menyusul aktivitas erupsi Gunung Sinabung yang masi
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memperkuat kolaborasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut dan pemerintah kab
OLAHRAGA
LAS VEGAS Duane Keffe D Davis, pria yang dituduh mengatur pembunuhan rapper Tupac Shakur, dinyatakan bersalah atas pembunuhan tingkat
ENTERTAINMENT
JAKARTA Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyoroti potensi kabut asap kebakaran hutan dan lahan atau karhutla dari negara tetangga yan
NASIONAL
ACEH UTARA Wartawan lokal Haiqal Fikri resmi melaporkan dua prajurit TNI AD dari Koramil 10/Tanah Luas, Aceh Utara, ke Detasemen Polisi
HUKUM DAN KRIMINAL