BREAKING NEWS
Jumat, 18 September 2026

8 Dosen IBKI Lulus Program Hibah Penelitian dan Pengabdian Kemendiktisaintek 2025

Raman Krisna - Selasa, 09 September 2025 13:41 WIB
8 Dosen IBKI Lulus Program Hibah Penelitian dan Pengabdian Kemendiktisaintek 2025
(dari kiri ke kanan) Tampe Tua Ginting, SP, MP, Aji Prabowo, S. Mn, MM, Prof. Dr. Togu Harlen Lbn. Raja, SE, M. Si, Karina Silaen, S. Mn, MM, Lasman Eddy Bachtiar, SE, MM dan Edward Alezandro Lbn. Raja, S. Ked, SE, MM, M. Biomed, PhD. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN — Sebanyak delapan dosen Institut Bisnis dan Komputer Indonesia (IBKI) dinyatakan lulus seleksi Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Kedelapan dosen tersebut yakni:

- Prof. Dr. Togu Harlen Lumban Raja, SE, M.Si

- Edward Alezandro Lumban Raja, SE, S.Ked, M.Biomed, MM, PhD

- Tampe Tua Ginting, SP, MP

- Aji Prabowo, S.Mn, MM

- Karina Silaen, SE, M.Si

- Dedi Leman, S.Kom, M.Kom

- Arif Muhajir, SP, M.Si

- Lasman Eddy Bachtiar, SE, MM

Kabar gembira ini disampaikan langsung oleh Rektor IBKI, Prof. Dr. Togu Harlen Lumban Raja, dalam keterangannya di Medan, Selasa (9/9/2025).

Rektor menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh dosen yang berhasil lolos dalam program kompetitif tersebut.

Ia juga mendorong para dosen yang belum berhasil untuk tidak patah semangat dan segera mempersiapkan proposal yang lebih matang untuk seleksi tahun berikutnya.

"Saya secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Kemendiktisaintek atas dukungan terhadap program penelitian dan pengabdian dosen. Program ini sangat penting untuk kemajuan perguruan tinggi dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat," ujar Prof. Togu.

Menurutnya, keberhasilan ini bukan hanya menjadi prestasi bagi individu dosen, melainkan juga bentuk kontribusi nyata IBKI dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi: Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengembangan, serta Pengabdian kepada Masyarakat.

Prof. Togu menjelaskan bahwa ketiga pilar tersebut merupakan dasar utama dalam menciptakan sivitas akademika yang inovatif, terampil, dan berkarakter.

Melalui pelaksanaan penelitian dan pengabdian yang berkualitas, dosen tidak hanya berperan dalam mencetak lulusan unggul, tetapi juga berkontribusi dalam memecahkan persoalan-persoalan nyata di masyarakat.

"Penguatan karakter dan intelektual mahasiswa harus berjalan seimbang. Melalui program ini, kami percaya akan lahir banyak inovasi dan solusi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat luas," tambahnya.

Lebih lanjut, Prof. Togu menerangkan bahwa proses seleksi hibah dilakukan secara ketat dan berjenjang.

Proposal penelitian dan pengabdian terlebih dahulu dinilai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IBKI, sebelum kemudian diajukan ke Kemendiktisaintek untuk proses seleksi tingkat nasional.

Program hibah ini merupakan salah satu bentuk dukungan nyata pemerintah dalam memperkuat peran dosen sebagai agen perubahan dan inovasi, khususnya dalam mendekatkan hasil penelitian ke tengah-tengah masyarakat.

Menutup pernyataannya, Prof. Togu menyatakan bahwa IBKI akan terus mendorong dosen-dosennya untuk aktif dalam riset dan kegiatan pengabdian, sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor industri dan pemerintah daerah.

"Kami percaya, dosen yang aktif meneliti dan mengabdi akan menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan membawa semangat perubahan di tengah masyarakat," pungkasnya.*

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru