DEPOK - Sebuah video yang memperlihatkan Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah disoraki oleh para hadirin saat mengajak menyumbang melalui QRIS dalam acara wisuda viral di media sosial.
Sorakan itu terjadi dalam acara Wisuda FISIP dan FIB UI yang digelar di Balairung UI pada 11 September 2025 dan disiarkan melalui kanal YouTube UI.Dalam video tersebut, Rektor Heri terdengar mengajak hadirin untuk menyumbangkan uang mereka ke program Dana Abadi UI, dengan target penghimpunan dana hingga Rp 8 miliar pada Februari 2026. Namun, momen itu justru direspons riuh oleh para hadirin, sebagian menyoraki hingga viral dengan narasi negatif.
Klarifikasi dari Pihak UIMenanggapi video viral tersebut, Direktur Humas, Media, Pemerintah, dan Internasional UI, Arie Afriansyah, memberikan klarifikasi dan menyebut adanya kesalahpahaman dan misinformasi dari video yang beredar.
"Saat itu MC sedang memperkenalkan Dana Abadi UI. Bapak Rektor hanya diminta berpartisipasi dalam sesi tersebut untuk mengajak secara simbolis, bukan meminta dana langsung," jelas Arie, Senin (15/9/2025).Arie menegaskan, Dana Abadi UI adalah program jangka panjang yang dikelola untuk kepentingan sivitas akademika, termasuk pengembangan riset, pemberian beasiswa penuh, dan peningkatan fasilitas kampus.
"Dana ini dihimpun dari berbagai sumber seperti alumni, donatur, dan kerja sama filantropis. Tidak ada paksaan atau target sumbangan dari wisudawan dan orang tua," tambahnya.