Bursa Wirausaha Unggulan Sumut Digelar di USU, UMKM Dapat Akses Pembiayaan hingga Business Matching
MEDAN Bursa Wirausaha Unggulan Sumatera Utara digelar di Universitas Sumatera Utara (USU), Kamis, 20 Agustus 2026. Kegiatan bertema Ber
EKONOMI
JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) mengumumkan rencana pembangunan empat Sekolah Garuda baru dengan total anggaran sekitar Rp200 miliar untuk setiap sekolah.
Empat lokasi pembangunan tersebut berada di Belitung Timur (Bangka Belitung), Timor Tengah Selatan (Nusa Tenggara Timur), Konawe Selatan (Sulawesi Tenggara), dan Bulungan (Kalimantan Utara).
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengatakan, pembangunan Sekolah Garuda baru ini menjadi bagian dari upaya pemerataan pendidikan unggulan di seluruh wilayah Indonesia.Baca Juga:
"Untuk sekolah baru kira-kira karena dia membuat baru ya itu sekitar Rp200 miliar satu sekolah," ujar Brian usai pengenalan Sekolah Garuda di SMAN Unggulan MH Thamrin, Jakarta Timur, Rabu (8/10).Brian menargetkan keempat sekolah baru tersebut dapat selesai dibangun dan mulai menerima siswa pada tahun ajaran 2026.
"Targetnya mulai tahun depan penerimaan siswa baru 2026 itu akan sudah menerima empat sekolah. Untuk yang transformasi, mungkin tahun depan bisa nambah 30," jelasnya.Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa pembangunan sekolah baru difokuskan di daerah yang belum memiliki sekolah unggulan. Hingga tahun 2029, pemerintah menargetkan terbangunnya 20 Sekolah Garuda baru dan 80 Sekolah Garuda transformasi.
"Justru yang 80 sekolah itu adalah yang eksisting, seperti MH Thamrin ini," tambahnya.Pemerintah juga menggelar pengenalan serentak Sekolah Garuda di 16 titik di seluruh Indonesia, terdiri atas 12 Sekolah Garuda transformasi dan 4 Sekolah Garuda baru.
Adapun 12 Sekolah Garuda transformasi tersebut meliputi:- SMAN 10 Fajar Harapan (Aceh)
- SMA Unggul Del (Sumatera Utara)
- MAN Insan Cendekia Ogan Komering Ilir (Sumatera Selatan)
- SMAN Unggulan MH Thamrin (DKI Jakarta)
- SMA Cahaya Rancamaya (Jawa Barat)
- SMA Taruna Nusantara dan SMA Pradita Dirgantara (Jawa Tengah)
- SMAN 10 Samarinda (Kalimantan Timur)
- SMAN Banua BBS (Kalimantan Selatan)
- MAN Insan Cendekia Gorontalo (Gorontalo)
- SMAN Siwalima Ambon (Maluku)
- SMA Averos Sorong (Papua Barat Daya)
Program Sekolah Garuda merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto, yang bertujuan menghadirkan pendidikan unggulan merata di seluruh pelosok Tanah Air.
Dengan hadirnya Sekolah Garuda, pemerintah berharap dapat mencetak generasi unggul, berdaya saing global, dan siap berkontribusi dalam kemajuan bangsa.*(cn/mt)
Baca Juga:
MEDAN Bursa Wirausaha Unggulan Sumatera Utara digelar di Universitas Sumatera Utara (USU), Kamis, 20 Agustus 2026. Kegiatan bertema Ber
EKONOMI
JAKARTA Polres Metro Jakarta Selatan menetapkan artis Ruben Onsu sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan. Pen
ENTERTAINMENT
BALIKPAPAN Ketika sebagian besar masyarakat Indonesia merayakan Hari Ulang Tahun ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia, ribuan pekerja mi
EKONOMI
BENER MERIAH Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, Aceh, menuntaskan persiapan paket pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyiapkan bantuan permodalan senilai Rp50 miliar bagi pelaku usaha mikro, ke
PEMERINTAHAN
ACEH TENGAH Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah mempercepat persiapan relokasi warga Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, yang tinggal di seki
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Kota Medan memperkuat kerja sama dengan perguruan tinggi untuk mendorong pembangunan yang berbasis ilmu pengetahuan dan
PENDIDIKAN
MEDAN Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kota Medan mendapat peluang untuk memperluas pasar setelah Ketua Dewan Kerajinan Na
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Kepala Kepolisian Daerah Aceh Inspektur Jenderal Ruddi Setiawan menerima kunjungan silaturahmi jajaran Yayasan Pendidikan Isl
NASIONAL
MEDAN Penanganan laporan dugaan intimidasi dan perampasan alat kerja jurnalistik yang dialami jurnalis Deddy Irawan kembali dipersoalkan
HUKUM DAN KRIMINAL