Instagram–Facebook Dibanjiri Iklan Judol, Komdigi Siapkan Pertemuan dengan Meta
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) akan segera melakukan pertemuan dengan pihak Meta menyusul meningkatnya temuan kome
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan bahwa pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tidak dimaksudkan untuk membebani siswa, dan tidak memerlukan bimbingan belajar (bimbel) tambahan di luar jam sekolah.
Sekretaris Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen, Muhammad Yusro, menyampaikan bahwa pihak sekolah maupun guru sebaiknya tidak mengarahkan siswa mengikuti bimbel khusus TKA, karena pemerintah telah menyediakan materi simulasi dan latihan resmi secara daring.
"Kami harap guru dan sekolah tidak mengarahkan siswa ikut bimbel khusus TKA. Kemendikdasmen sudah menyediakan simulasi dan latihan melalui portal resmi agar pelaksanaan TKA tidak menambah beban murid dan orang tua," ujar Yusro dalam siaran pers resmi Kemendikdasmen, Sabtu (11/10).Baca Juga:
Menurut Yusro, TKA bukan sekadar ujian, melainkan bagian dari upaya nasional menghadirkan pendidikan yang bermutu, adil, dan berpihak pada siswa.
Ia menegaskan pentingnya integritas dalam pelaksanaan TKA dan mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk sekolah dan pemerintah daerah, untuk mendukung penuh penyelenggaraannya.
"TKA bukan sekadar tes, melainkan bagian dari upaya kita bersama untuk menghadirkan pendidikan bermutu untuk semua. Melalui asesmen yang berintegritas, kita menegakkan prinsip keadilan dan kesempatan yang sama bagi setiap anak Indonesia untuk menunjukkan potensi terbaiknya," jelasnya.
BSKAP juga akan terus memperluas sosialisasi dan pendampingan teknis di berbagai daerah guna memastikan pelaksanaan TKA berjalan lancar, jujur, dan bermakna.
Yusro menegaskan bahwa hasil TKA tidak akan menentukan kelulusan siswa, karena kewenangan tersebut tetap berada di tangan masing-masing satuan pendidikan.
Meski begitu, TKA memiliki manfaat besar bagi berbagai pihak:
- Bagi siswa, TKA menjadi alat asesmen yang adil, tidak bias terhadap latar belakang sekolah maupun wilayah, dan memberi kesempatan setara untuk menunjukkan kemampuan akademik.
- Bagi sekolah, hasil TKA dapat digunakan sebagai bahan refleksi dan perbaikan proses pembelajaran.
- Bagi pemerintah daerah, data TKA menjadi dasar dalam pemetaan mutu pendidikan berbasis data, termasuk literasi, numerasi, dan penguasaan bahasa Inggris.
Lebih lanjut, Yusro menyebutkan bahwa TKA akan memiliki peran strategis dalam proses Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2026.
Keputusan Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) menyatakan bahwa nilai TKA akan digunakan sebagai salah satu alat validasi terhadap nilai rapor calon mahasiswa.
"Mulai tahun depan, TKA menjadi salah satu validator nilai rapor dalam seleksi berbasis prestasi. Ini menandakan bahwa TKA diakui sebagai asesmen nasional yang kredibel, berpihak pada murid, dan memberi peluang setara bagi semua," ungkap Yusro.
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) akan segera melakukan pertemuan dengan pihak Meta menyusul meningkatnya temuan kome
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberikan klarifikasi terkait beredarnya informasi mengenai dugaan dua desa di I
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah mulai menggulirkan paket stimulus ekonomi senilai Rp26,34 triliun pada semester II 2026. Kebijakan yang mulai berlaku
NASIONAL
JAKARTA Programprogram strategis nasional yang dijalankan pemerintah diminta tetap mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah memberikan apresiasi kepada masyarakat yang berpartisipasi dalam jajak pendapat (polling) penentuan logo resmi Hari U
NASIONAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan Senin (29/6/2026). Bursa saham domestik melema
EKONOMI
JAKARTA Sengketa kepemilikan lahan seluas 3.710 meter persegi di Jalan Gelatik, Kelurahan Sawah, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selat
NASIONAL
JAKARTA Anggota Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS), Ir. JP Latumahina, mendorong Presiden Prabowo Subianto melakukan evaluasi menye
NASIONAL
JAKARTA Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) kembali menggelar forum akademik The Colors of Commun
PENDIDIKAN
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., meresmikan tiga fasilitas baru di lingkungan Polda Aceh, yakni Klinik P
NASIONAL