37 Siswa dan Guru di Timor Tengah Selatan Diduga Keracunan MBG
NTT Sebanyak 37 siswa dan enam guru dari tiga sekolah di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara
PERISTIWA
BANTEN – Polemik dugaan kekerasan yang menimpa Kepala SMAN 1 Cimarga, DP, memicu tindakan tegas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.
DP dinonaktifkan dari jabatannya karena dianggap tidak mampu menciptakan kondisi sekolah yang kondusif.
Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menegaskan bahwa langkah tersebut diambil untuk menjaga ketertiban di lingkungan sekolah. "Kalau dia tidak bisa membuat nyaman, tenteram, damai, membuat kondusif, berarti kepala sekolahnya enggak benar.Baca Juga:
Saya minta segera nonaktifkan kepala sekolah ini dalam proses," ujar Dimyati, Selasa (14/10/2025).
Kasus ini bermula ketika DP menegur seorang siswa berinisial ILP yang ketahuan merokok di kantin belakang sekolah pada Jumat, 10 Oktober 2025.
Menurut pengakuan ILP, kepala sekolah menampar pipinya dan mencubit bagian belakang tubuhnya, meski DP menegaskan tindakannya dilakukan secara refleks karena kesal melihat perilaku murid tersebut.
"Suara saya kencang, dia lari, saya kejar… saya keplek (tampar) sekali. Namanya perempuan, terus saya cubit dibelakang," kata DP. Kepala sekolah membantah menendang siswa seperti yang ramai diberitakan.
Akibat peristiwa ini, ratusan siswa melakukan aksi mogok belajar pada Senin (13/10/2025). Sebanyak 19 ruang kelas dilaporkan kosong, sementara di pintu gerbang sekolah terpampang spanduk bertuliskan "Kami Tidak Akan Sekolah, Sebelum Kepsek Dilengserkan."
Orangtua ILP pun melaporkan kasus ini ke Polres Lebak agar DP diproses secara hukum. "Saya enggak puas, enggak ridho sampai anak saya ditampar, saya pingin ke jalur hukum pokoknya," ujar ibunda korban.
Dimyati menekankan bahwa pendekatan hukum lebih baik daripada konflik emosional. Ia juga memastikan Pemprov Banten akan memberikan bantuan hukum jika proses pemeriksaan masuk ranah pidana. "Kalau kepala sekolah ini enggak salah, ya kita perbaiki, rehabilitasi," tambahnya.
Saat ini, Pemprov Banten masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran dugaan kekerasan dan menentukan langkah lanjutan terkait status DP.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyentuh isu penting mengenai disiplin, perlindungan siswa, dan peran kepala sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.*
NTT Sebanyak 37 siswa dan enam guru dari tiga sekolah di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara
PERISTIWA
ASAHAN Wakil Bupati Asahan, Rianto, menegaskan komitmen kuatnya dalam menjaga kelestarian infrastruktur jalan. Ia mengimbau para pengusa
PEMERINTAHAN
BANTEN Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala BKKBN Wihaji mengunjungi wilayah adat Baduy di Kabupaten Lebak, Ba
NASIONAL
JAKATA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengklarifikasi polemik rencana penentuan status aktivis HAM oleh tim asesor yang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Rencana pemerintah untuk menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) dalam 23 tahun ke depan dinilai belum realistis tanpa tr
EKONOMI
JAKARTA Mantan istri komedian Andre Taulany, Rien Wartia Trigina atau Erin, melaporkan balik asisten rumah tangganya berinisial HW ke Po
ENTERTAINMENT
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Belawan menuntut hukuman mati terhadap terdakwa Aditya Ramdani dalam perkara peredaran
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari meminta masyarakat tidak terjebak pada potongan pernyataan dalam p
NASIONAL
BATU BARA Masyarakat Kabupaten Batu Bara kini sedang menanggung beban ganda. Dua kebutuhan pokok vital, yakni gas Elpiji 3 kg dan minyak
EKONOMI
BANDA ACEH Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh meminta Pemerintah Aceh mencabut Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur pembatasa
PEMERINTAHAN