28 Armada Udara Disiapkan BNPB, Siaga Hadapi Puncak Kemarau
JAKARTA Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyiapkan 28 armada udara untuk mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutl
NASIONAL
BANDA ACEH– Tenaga Ahli Menteri Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) sekaligus Bendahara Majelis Dikdasmen Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Mohammad Sofyan, menegaskan bahwa sekolah-sekolah Muhammadiyah harus mampu mencapai standar pendidikan internasional seperti di Jerman.
"Saya berharap proses pendidikan di Sekolah-Sekolah Muhammadiyah terus meningkat, bahkan bisa berstandar seperti pendidikan di Jerman," ujar Sofyan dalam pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembelajaran Mendalam, Koding AI, dan Penguatan Pendidikan Karakter, di Hotel Kyriad Muraya, Banda Aceh, Rabu (29/10/2025).
Menurut Sofyan, kegiatan bimtek ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas para pendidik Muhammadiyah di seluruh Indonesia, termasuk di Aceh.Baca Juga:
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Direktorat Sekolah Dasar Kementerian Dikdasmen bekerja sama dengan Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah, dengan menghadirkan 14 fasilitator dan 100 peserta yang berasal dari sekolah-sekolah Muhammadiyah tingkat dasar hingga menengah atas di seluruh Aceh.
Hadir dalam acara pembukaan antara lain Dr KH Saad Ibrahim (Ketua PP Muhammadiyah), A. Malik Musa, MHum (Ketua PWM Aceh), Dr Aslam Nur (Rektor Unmuha), Dr Amiruddin (Bendahara PWM Aceh), Dr Taqwaddin (Koordinator Dikdasmen PWM Aceh), dan Dr Iskandar Muda (Ketua Majelis Dikdasmen PWM Aceh).
Dalam arahannya, Dr KH Saad Ibrahim mengingatkan bahwa penerapan teknologi dan metode pendidikan modern seperti AI dan pembelajaran mendalam tidak boleh meniru sistem Barat secara mentah.
"Kita tidak perlu meniru persis sistem pendidikan di Barat. Seperti diajarkan Prof BJ Habibie, kita harus memadukan Imtaq (iman dan takwa) serta Iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi)," tegasnya.
Saad yang dikenal sebagai tokoh yang membeli gereja untuk dijadikan masjid di Spanyol itu menekankan pentingnya sinkronisasi antara nilai-nilai teologis dan sains modern dalam pendidikan Muhammadiyah agar tetap berkarakter Islami namun berdaya saing global.
Sementara itu, Dr Taqwaddin, Koordinator Dikdasmen Muhammadiyah Aceh, menyampaikan apresiasinya kepada pihak kementerian atas dukungan penuh terhadap kegiatan bimtek ini.
"Saya sangat berterima kasih kepada Mas Sofyan atas bantuannya hingga acara penting ini dapat terlaksana. Para guru kami bahkan diinapkan di hotel berbintang pengalaman yang mungkin baru pertama kali bagi sebagian besar peserta," ujarnya dengan gembira.
Dengan pelaksanaan bimtek ini, Muhammadiyah berharap dapat memperkuat komitmen dalam mewujudkan pendidikan unggul, berkarakter, dan berdaya saing global, tanpa meninggalkan akar nilai-nilai Islam yang menjadi fondasinya.*
(M/006)
JAKARTA Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyiapkan 28 armada udara untuk mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutl
NASIONAL
JAKARTA Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat, Ahmad Muzani, mendesak negaranegara yang terlibat konflik di Timur Tengah untuk segera me
INTERNASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mempercepat sertifikasi tanah milik daerah sekaligus menuntaskan aset bermasalah guna memperkua
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Suyudi Ario Seto mengusulkan pelarangan peredaran vape di Indonesia.Hal ini terkait
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA DPR RI melalui Komisi XIII menggelar rapat kerja dengan Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, di kompleks parlemen, Senayan
NASIONAL
ACEH JAYA Warga Aceh Jaya berduka atas berpulangnya Teungku Nyak Sandang bin Lamudin, tokoh masyarakat yang dikenal luas atas jasanya me
SOSOK
ACEH UTARA Sebelum menjabat Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, yang akrab disapa Mualem, sudah memulai pembangunan sebuah masjid di kampung h
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Tim Psychotalk Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA) melakukan langkah konkret untuk mendukung pendidikan
PENDIDIKAN
JAKARTA Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan, sejumlah konglomerat dunia diamdiam mulai berinvestasi di sektor pertanian
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) terus memperkuat tata kelola aset daera
PEMERINTAHAN