BREAKING NEWS
Senin, 20 April 2026

Pemprov Aceh Pastikan Sekolah Tetap Masuk 5 Januari Meski Ratusan SMA Terdampak Bencana

T.Jamaluddin - Senin, 29 Desember 2025 14:59 WIB
Pemprov Aceh Pastikan Sekolah Tetap Masuk 5 Januari Meski Ratusan SMA Terdampak Bencana
Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) semester genap tahun ajaran 2025/2026 tetap dimulai secara serentak pada 5 Januari 2026, meski ratusan sekolah menengah atas terdampak bencana meteorologi berupa banjir dan tanah longsor.

Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, menegaskan bahwa kondisi infrastruktur akibat bencana tidak boleh menghambat pemenuhan hak pendidikan bagi anak-anak Aceh.

Pemerintah daerah, kata dia, meminta seluruh satuan pendidikan tetap melaksanakan pembelajaran sesuai jadwal.

Baca Juga:

Berdasarkan data Posko Penanganan Bencana Meteorologi Pemerintah Aceh, dari total 555 unit SMA di Aceh, sebanyak 214 sekolah terdampak bencana, dengan 78 unit di antaranya mengalami kerusakan berat.

Wilayah yang terdampak paling signifikan meliputi Kabupaten Pidie Jaya, Aceh Utara, Kota Langsa, dan Aceh Tamiang.

"Kondisi di lapangan memang menantang. Namun saya instruksikan agar proses belajar mengajar tetap dilaksanakan. Pendidikan harus hadir sebagai pemberi kepastian di tengah situasi bencana," kata M. Nasir dalam keterangan tertulis, Senin, 29 Desember 2025.

Menurut Nasir, kehadiran siswa di sekolah juga memiliki peran penting dalam pemulihan psikologis pascabencana.

Aktivitas belajar dinilai dapat membantu siswa kembali ke rutinitas dan mempercepat proses pemulihan mental.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Aceh sekaligus Juru Bicara Posko Penanganan Bencana, Murthalamuddin, mengatakan pihaknya telah menginstruksikan seluruh kepala SMA untuk memastikan KBM tetap berjalan, termasuk dengan memanfaatkan fasilitas darurat bagi sekolah yang mengalami kerusakan berat.

"Sekolah yang ruang kelasnya tidak dapat digunakan diminta menyiapkan tempat belajar sementara. KBM tidak boleh berhenti," ujar Murthalamuddin.

Ia menambahkan, pada awal masuk sekolah, peran guru akan difokuskan pada pendampingan psikososial bagi siswa.

Para pendidik diminta tidak langsung memberikan beban akademik yang berat, melainkan mengedepankan pendekatan persuasif dan empati.

"Guru saat ini memiliki peran ganda, sebagai pendidik sekaligus pendamping psikososial. Pendekatan yang humanis diperlukan agar semangat belajar siswa dapat kembali pulih," kata dia.*

(dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Presiden Prabowo Bakal Sambut Tahun Baru di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
Tegaskan Pembangunan Sumut Harus Selaras dengan Kebutuhan, Bobby Nasution: Masyarakat Harus Merasakan Manfaatnya
Kemenimipas Lepas 428 Napi Aceh Tamiang Akibat Banjir, Prioritaskan Keselamatan
Mendagri Tito: Lambatnya Data Korban Hambat Penyaluran Bantuan Bencana Sumatera
KSAD Maruli: Penanganan Banjir dan Longsor Sumatera Paling Cepat Sepanjang Pengalaman Saya
3.700 Sekolah Rusak Akibat Banjir dan Longsor di Sumatera, Pemerintah Kejar Pemulihan Jelang Tahun Ajaran Baru
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Inflasi Pengamat Ada Benarnya

Inflasi Pengamat Ada Benarnya

OlehHabiburokhmanPERNYATAAN Sekretaris Kabinet Letnan Kolonel Teddy Indrawijaya bahwa ada fenomena inflasi pengamat ada benarnya. Banyak se

OPINI