Gubernur Sumut, Bobby Nasution, bersama Wakil Walikota Medan, Zakiyuddin Harahap, mendampingi Menteri Dikdasmen, Abdul Mu'ti, dalam acara peresmian sekolah penerima bantuan revitalisasi satuan pendidikan di SMK Negeri 7 Medan pada Minggu, 4 Januari 2
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Program ini disampaikan Bobby Nasution dalam acara Peresmian Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 di SMK Negeri 7 Medan, yang juga dihadiri oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Abdul Mu'ti, pada Minggu (4/1/2026).
Dalam sambutannya, Bobby Nasution menjelaskan bahwa Pemprov Sumut mengambil langkah cepat untuk memastikan pendidikan tetap berjalan lancar meskipun ada tantangan akibat bencana alam yang melanda.
Sebanyak 50 SMA/SMK di Sumut dilaporkan terdampak banjir dan longsor pada awal tahun ini.
Namun, Gubernur memastikan bahwa kegiatan belajar mengajar akan tetap berjalan, meskipun ada beberapa sekolah yang belum dapat beroperasi secara maksimal.
"Meski ada dua sekolah yang belum bisa beroperasi sepenuhnya karena dampak bencana, kami pastikan penanganan dan pemulihan terus berjalan. Senin esok, semester genap dimulai dan Pemprov Sumut sudah siap melaksanakan kegiatan belajar mengajar," ujar Bobby Nasution.
Sekolah Gratis untuk Kepulauan Nias dan Daerah Terdampak Bencana
Sebagai bentuk perhatian terhadap pendidikan, Bobby Nasution juga mengumumkan bahwa seluruh SMA dan SMK di Kepulauan Nias dan beberapa daerah yang terdampak bencana akan mendapatkan sekolah gratis pada tahun 2026.
Selain itu, Gubernur juga menyampaikan rencana untuk membangun sekolah unggulan dan sekolah rakyat di kawasan tersebut, guna mewujudkan visi Presiden untuk menciptakan generasi Indonesia yang unggul.
"Di Kepulauan Nias, masih banyak desa tertinggal yang membutuhkan perhatian lebih. Kami akan menggratiskan biaya sekolah di sana, serta membangun sekolah unggulan dan sekolah rakyat untuk mendukung visi Presiden," tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Dikdasmen Abdul Mu'ti juga memberikan apresiasi atas langkah cepat Pemprov Sumut dalam menangani pendidikan di tengah kondisi sulit.
Abdul Mu'ti menjelaskan bahwa pemerintah pusat terus berupaya mewujudkan Asta Cita keempat Presiden, yaitu membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkualitas.
"Secara nasional, anggaran revitalisasi pendidikan mencapai Rp16,9 triliun untuk lebih dari 16 ribu sekolah. Untuk Sumut, kami telah mengalokasikan anggaran revitalisasi sebesar Rp852 miliar, yang akan mencakup 897 satuan pendidikan," ujar Abdul Mu'ti.
Revitalisasi pendidikan di Sumut mencakup perbaikan fasilitas sekolah, termasuk distribusi 1.778 papan interaktif digital yang akan digunakan untuk mendukung pembelajaran berbasis teknologi.
Dengan adanya alat ini, diharapkan proses pembelajaran menjadi lebih modern dan efektif, mendukung kemajuan pendidikan di Sumut.*